Bantu Warga di Masa PPKM Darurat, 'Sulap' Minyak Jelantah jadi Sembako

Menu

Mode Gelap
Wakapolda Jatim : Bripda RB Hamili Novia dan Minta Aborsi Polisi Periksa Polisi Berinisal R Atas Kematian Novia Widyasari Novia Ambil Jurusan Pendidikan Demi Bantu Anak Kurang Mampu JK Apresiasi Sumbangsih Rizal Ramli Bagi Perekonomian Negara Polisi Mabuk Berlagak Koboi, Anak 7 Tahun Kena Peluru Nyasar

Headline · 22 Jul 2021 12:05 WIB

Bantu Warga di Masa PPKM Darurat, ‘Sulap’ Minyak Jelantah jadi Sembako


 Organisasi Leuit Jajaka, menggalang aksi Kemanusiaan di masa PPKM Darurat, dengan cara 'menyulap' minyak jelantah menjadi sembako. (pemkotbogor/Bogordaily.net) Perbesar

Organisasi Leuit Jajaka, menggalang aksi Kemanusiaan di masa PPKM Darurat, dengan cara 'menyulap' minyak jelantah menjadi sembako. (pemkotbogor/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Kelompok Pemuda yang tergabung dalam Organisasi Leuit Jajaka, menggalang aksi Kemanusiaan di masa PPKM Darurat untuk meringankan beban warga dengan cara ‘menyulap’ minyak jelantah menjadi sembako.

Gerakan Kemanusiaan ‘Milenial Peduli’ ini muncul setelah kelompok Pemuda Leuit Jajaka melakukan diskusi secara daring, untuk memunculkan ide dan konsep untuk membantu meringankan masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid-19 ini.

Koordinator Lapangan, Agung Prayoga mengatakan, data terbaru untuk kasus baru Covid-19 di Kota Bogor menembus angka 51.952 kasus, Sabtu 17 Juli 2021.

Oleh karena itu, pihaknya sebagai kelompok muda mendorong masyarakat melaksanakan gotong royong, untuk menekan penyebaran Covid-19 di kota Bogor.

“Salah satu cara yang kami lakukan bersama pemerintah kota, dengan melakukan pengumpulan donasi minyak jelantah yang kita akan jadikan sembako untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang di kumpulkan di Sekretariat Leuit Jajaka,” kata Agung.

Jelantah

Sembako yang dibagikan oleh Organisasi Leuit Jajaka kepada warga.(pemkotbogor/Bogordaily.net)

Aksi ini kata dia, setidaknya diharapkan bisa membantu masyarakat untuk tetap di rumah dan punya bahan pokok, untuk menghadapi masa PPKM Darurat yang sedang berlangsung.

Agung menambahkan, alasan dasar memilih konsep pengumpulan minyak jelantah dikarenakan saat menganalisa permasalahan berujung kepada perekonomian.

“Kami berpikir minyak jelantah dimiliki oleh semua masyarakat. Oleh karena itu mereka bisa berkontribusi untuk saling membantu dengan menyumbangkan minyak jelantah,” katanya.

Pada Gerakan Kemanusiaan ‘Milenial Peduli’ Jilid I, pihaknya sudah bisa membagikan kurang lebih 50 paket sembako, yang dibagikan langsung kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Kami akan terus melakukan pengumpulan minyak jelantah juga botol bekas untuk terus kami jadikan sembako yang akan kita bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.***

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

PKN Bogor dan RSUD Kota Bogor Gelar Pendidikan dan Informasi Seputar Layanan Hepatitis C

4 Desember 2021 - 21:31 WIB

PKN Bogor

Polisi Buru Siskaeee Atas Video Porno di Bandara YIA

4 Desember 2021 - 09:24 WIB

Video porno siskaeee yang viral di media sosial

Pemkot Bogor Menangkan Gugatan atas Pasar Induk Kemang, Dirut PD Pasar Pakuan Jaya Angkat Topi

3 Desember 2021 - 21:15 WIB

Pasar Induk Kemang

22 Istri Kepala Daerah Nikmati Pemandangan KRB Sembari Buat Ecoprint

3 Desember 2021 - 20:46 WIB

22 istri

Bima Arya Tekankan Lomba Bantu Wujudkan Visi dan Misi Kota Bogor

3 Desember 2021 - 13:27 WIB

Lomba

Bima Arya Ungkapkan Rasa Bangga Jadi Tuan Rumah Kongres Ke-V JKPI

3 Desember 2021 - 13:26 WIB

Wali Kota Bogor Bima Arya saat membuka Pameran UMKM dan Welcoming Dinner Kongres Ke-V JKPI 2021
Trending di Kota Bogor