Bantu Warga di Masa PPKM Darurat, 'Sulap' Minyak Jelantah jadi Sembako

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022 Terkini! Ini Ramalan Kota Bogor Hari Ini, Rabu 28 September 2022 Masih Sama, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa, 27 September 2022 Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Selasa 27 September 2022

Headline · 22 Jul 2021 12:05 WIB

Bantu Warga di Masa PPKM Darurat, ‘Sulap’ Minyak Jelantah jadi Sembako


 Organisasi Leuit Jajaka, menggalang aksi Kemanusiaan di masa PPKM Darurat, dengan cara 'menyulap' minyak jelantah menjadi sembako. (pemkotbogor/Bogordaily.net) Perbesar

Organisasi Leuit Jajaka, menggalang aksi Kemanusiaan di masa PPKM Darurat, dengan cara 'menyulap' minyak jelantah menjadi sembako. (pemkotbogor/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Kelompok Pemuda yang tergabung dalam Organisasi Leuit Jajaka, menggalang aksi Kemanusiaan di masa PPKM Darurat untuk meringankan beban warga dengan cara ‘menyulap’ minyak jelantah menjadi sembako.

Gerakan Kemanusiaan ‘Milenial Peduli’ ini muncul setelah kelompok Pemuda Leuit Jajaka melakukan diskusi secara daring, untuk memunculkan ide dan konsep untuk membantu meringankan masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid-19 ini.

Koordinator Lapangan, Agung Prayoga mengatakan, data terbaru untuk kasus baru Covid-19 di Kota Bogor menembus angka 51.952 kasus, Sabtu 17 Juli 2021.

Oleh karena itu, pihaknya sebagai kelompok muda mendorong masyarakat melaksanakan gotong royong, untuk menekan penyebaran Covid-19 di kota Bogor.

“Salah satu cara yang kami lakukan bersama pemerintah kota, dengan melakukan pengumpulan donasi minyak jelantah yang kita akan jadikan sembako untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang di kumpulkan di Sekretariat Leuit Jajaka,” kata Agung.

Jelantah

Sembako yang dibagikan oleh Organisasi Leuit Jajaka kepada warga.(pemkotbogor/Bogordaily.net)

Aksi ini kata dia, setidaknya diharapkan bisa membantu masyarakat untuk tetap di rumah dan punya bahan pokok, untuk menghadapi masa PPKM Darurat yang sedang berlangsung.

Agung menambahkan, alasan dasar memilih konsep pengumpulan minyak jelantah dikarenakan saat menganalisa permasalahan berujung kepada perekonomian.

“Kami berpikir minyak jelantah dimiliki oleh semua masyarakat. Oleh karena itu mereka bisa berkontribusi untuk saling membantu dengan menyumbangkan minyak jelantah,” katanya.

Pada Gerakan Kemanusiaan ‘Milenial Peduli’ Jilid I, pihaknya sudah bisa membagikan kurang lebih 50 paket sembako, yang dibagikan langsung kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Kami akan terus melakukan pengumpulan minyak jelantah juga botol bekas untuk terus kami jadikan sembako yang akan kita bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.***

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Pelayanan Gratis, Babinsa Curug Kawal Program TMKK

28 September 2022 - 15:40 WIB

Serka Eko Tri Ristanto Laksanakan Musyawarah Bersama Para Warga

28 September 2022 - 15:30 WIB

Muayawarah

Tempat Jual Bayi di Ciseeng Bogor Ternyata Berkedok Yayasan!

28 September 2022 - 14:28 WIB

Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Diserahkan di Kota Bogor

28 September 2022 - 13:52 WIB

Antisipasi BDB, Bapak-Bapak Diskusi Asik Bareng TNI

28 September 2022 - 13:15 WIB

Tim Kurator Upayakan Penghentian Eksekusi Aset Debitur Pailit di Jakarta Pusat

28 September 2022 - 11:43 WIB

Trending di TERKINI