Ciutan Jokowi Soal Muazin dalam Salat Idul Adha, Disoal Warganet

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor

Nasional · 21 Jul 2021 15:54 WIB

Ciutan Jokowi Soal Muazin dalam Salat Idul Adha, Disoal Warganet


 Ciutan Jokowi Soal Muazin dalam Salat Idul Adha, Disoal Warganet Perbesar

Bogordaily.net – Cuitan Presiden Joko Widodo yang menyebut ada muazin dalam Salat Idul Adha. Padahal salat tersebut tidak didahului dengan azan ataupun ikamah, dipersoalkan warganet.

“Salat Idul Adha pagi ini di halaman Istana Bogor dengan jamaah terbatas. Bertindak sebagai muazin, imam, dan khatib adalah anggota Paspampres. Kata sang khatib, “semua cobaan dapat kita lalui dengan baik bila dihadapi dengan sabar,” demikian cuitan Jokowi pada Selasa 20 Juli 2021.

Warganet pun langsung ‘menyerbu’ postingan Kepala Negara. “Min, sejak kapan sholat ied ada muadzin?? Muazin kan tukang azan, sholat ied ga pake azan min.. Coba diedit postingannya!!,” cuit pemilik akun @yippi******.

“Mukidi apa admin sih ? Woii…….sejak kapan shalat ied pake muazin ( adzan ),” cuit @nanowijaya01.

“Muazin? Wajah menyeringai dengan mata tersenyum. Mo ketawa takut kena delik Wajah dengan tangan di mulut Btw fotonya bagus Jempolan,” cuit @4addibA

Sementara itu, pendakwah Ustaz Hilmi Firdausi melalui akun Twitternya, juga menyoroti adanya muazin dalam salat Idul Adha sebagaimana diunggah Presiden Jokowi.

“Selamat hari raya Idul Adha Pak Presiden. Sedikit koreksi saja buat admin akun ini, salat Ied tidak didahului oleh Azan & Iqomah, jadi ga ada muazin. Mungkin yang dimaksud Bilal. Sehat2 selalu ya para pejabat negara, agar terus bisa mengajak rakyat Indonesia untuk bersabar,” cuit @Hilmi28.

Merespon hal ini, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat dihubungi MNC Portal, mengatakan, muazin atau bilal dalam konteks salat Idul Adha bertugas memberi tanda bahwa salat dimulai.

“Muazin dan bilal itu sebutan yang sama untuk mereka yang memiliki suara lantang dan fasih. Bukan hanya kumandang azan, tetapi juga memberi tanda salat dimulai. Kalau di salat Ied, muazin atau bilal, dia yang mengkomando: assolaatu jaami’ah,” ucap Yaqut.

Namun demikian, pria yang akrab disapa Gus Menteri ini mengakui muazin secara harfiah memiliki arti orang yang mengumandangkan azan. Sedangkan bilal itu diambil dari nama muazin pertama dalam sejarah Islam yakni Bilal bin Rabah.

“Jadi, secara harfiah, muazin itu artinya orang yang mengumandangkan azan. Bilal itu, tafa’ulan kepada sahabat Bilal, sahabat Nabi yang pertama kali mengumandangkan azan,” tutup Yaqut.***

 
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

BMKG Sebut Ada Dua Zona Berbahaya di Cianjur yang Tak Layak Dihuni

3 Desember 2022 - 10:30 WIB

BMKG Cianjur

Tok! Komisi I DPR Setujui Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI  

2 Desember 2022 - 22:42 WIB

Komisi I DPR Menyetujui Pemberhentian dengan Hormat Jenderal Andika Perkasa

2 Desember 2022 - 19:08 WIB

Jenderal Andika Perkasa

Pengendara Nakal, Tilang Manual Kembali Dilakukan Polisi

2 Desember 2022 - 18:38 WIB

tilang manual kembali

Resmikan PLUT KUMKM Biak Numfor, KemenKopUKM Ciptakan Wirausaha Unggul di Papua

2 Desember 2022 - 16:23 WIB

Biak Numfor

Kabar Duka, Eks Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan Meninggal Dunia

2 Desember 2022 - 15:17 WIB

Ferry Mursyidan Baldan Meninggal
Trending di Nasional