Dimasa PPKM Darurat, Perum BULOG Tambah Beras 200.000 Ton

Menu

Mode Gelap
Terputusnya Aliran Listrik PLN, Ini 3 Wilayah yang Terdampak Akibat Hujan Deras dan Angin, Pohon di Perum Taman Griya Tumbang Klarifikasi, Rachel Vennya: Aku Tidak Lakukan Karantina Sama Sekali Kota Bogor Diterpa Hujan Angin, Satu Mobil Ringsek Terkena Pohon Tumbang Penemuan Jasad Bayi di MTs Babakan, Kapolsek Jasinga: Diduga Dibuang Ibunya

Advetorial · 14 Jul 2021 15:36 WIB

Dimasa PPKM Darurat, Perum BULOG Tambah Beras 200.000 Ton


 Dimasa PPKM Darurat, Perum BULOG Tambah Beras 200.000 Ton Perbesar

Bogordaily.net – Sesuai instruksi Presiden pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Perum BULOG menyiapkan tambahan beras beras sebanyak 200.000 ton, untuk bantuan sosial dari Kementerian Sosial kepada penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

“BULOG siap melaksanakan penugasan menyalurkan tambahan beras untuk bantuan sosial kepada 10 juta penerima Bantuan Sosial Tunai dan 10 juta Program Keluarga Harapan, masing-masing nanti akan mendapat tambahan bantuan beras sebanyak 10 kg”, kata Dirut BULOG Budi Waseso, dalam laman bulog.go.id yang dikutip bogordaily.net.

Sebelumnya, Presiden menggelar rapat internal yang dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menkeu Sri Mulyani,
Mensos Tri Rismaharini, Mendag Moh. Lutfi, Mentan Syahrul Yasin Limpo, dan Dirut Perum BULOG Budi Waseso. Rapat tersebut secara khusus membahas tentang mekanisme pengaturan cadangan beras pemerintah.

Budi Waseso menyampaikan bahwa Bansos dicairkan seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali sejak tanggal 3 – 20 Juli 2021.

Mantan Kabareskim itu menegaskan, jajaran BULOG berkomitmen untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan untuk program ini adalah yang terbaik. Terlebih mengingat stok beras yang dikuasai BULOG saat ini ada sebanyak 1,4 juta ton yang tersebar di gudang-gudang BULOG seluruh Indonesia dalam kondisi bagus.

“Dengan adanya tambahan Bansos Beras ini maka tidak hanya masyarakat penerima Bansos saja yang merasakan manfaatnya, namun juga para petani yang juga merupakan kelompok masyarakat terdampak Covid-19 karena beras BULOG ini berasal dari beras petani yang dibeli saat panen raya sesuai amanah dari Inpres No.5 Tahun 2015”, kata Budi Waseso.

Sementara itu Mensos Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya segera mengirimkan data penerima BST dan PKH ke BULOG dan mereka menyalurkan beras itu melalui jaringannya di seluruh Indonesia.

“Penerima BST dan PKH akan mendapatkan beras sebanyak 10 kg yang disalurkan oleh pihak Bulog,” kata menteri yang akrab dipanggil Ibu Risma itu.

Peran BULOG sebagai salah satu perusahaan negara dalam menghadapi pandemi Covid-19 telah teruji, ini dibuktikan dengan besarnya penyaluran Beras KPSH (Operasi Pasar) sejak awal terjadinya pandemi dalam rangka stabilisasi harga di tingkat konsumen serta suksesnya penyaluran Beras Bantuan Presiden bagi masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Jabodetabek pada tahun lalu. (Advetorial)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bantu Pembangunan Mesjid, Universitas Ibn Khaldun Bogor Launching Buku

20 Oktober 2021 - 18:17 WIB

Ibn

Kalah Tiga Kali Beruntun, Jadi Sejarah Buruk Milan di Liga Champions

20 Oktober 2021 - 13:28 WIB

Pengedar Sabu Beromset Miliaran Rupiah, Disikat Polres Bogor

20 Oktober 2021 - 11:26 WIB

Muncul Ancaman Demo dari Fans, MU Mulai Ketar-Ketir

19 Oktober 2021 - 16:57 WIB

Truk Seruduk Warung Kosong, Terbalik di Jalan

19 Oktober 2021 - 14:18 WIB

Setelah Hina HRS, Komika McDanny Langsung Minta Maaf

19 Oktober 2021 - 14:05 WIB

Trending di Headline