Hutang Janji Pemerintah Kepada Masyarakat Perbatasan

Menu

Mode Gelap
Presiden Jokowi Sapa Peserta Vaksinasi Merdeka di IPB Akibat Pohon Tumbang di Depok, Jalur KRL Bogor Masih Diperbaiki Breaking News, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 15 September 2021 Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini!

Headline ยท 5 Jul 2021 15:00 WIB

Hutang Janji Pemerintah Kepada Masyarakat Perbatasan


 Pemerintah Kecamatan Lumbis Pansiangan. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Pemerintah Kecamatan Lumbis Pansiangan. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Negara ini memiliki hutang janji terhadap masyarakat perbatasan yang harus dibayar dalam bentuk pembanguan, untuk meningkatkan kesejahteraan.

Hal tersebut dikemukakan oleh Pemerintah Kecamatan Lumbis Pansiangan pada postingan di media sosialnya.

Menurutnya, masyarakat perbatasan “pagar hidup” batas negara yang merupakan elemen dan entitas bangsa dan negarayang selalu menjaga perbatasan.

“Merekalah yang sesungguhnya yang menjaga negara dan sebagai eksistensi kedaulatan negara, walau mereka hidup susah tetapi tetap setia bahkan mati dan dikubur dibatas negara,” ucapnya.

Baca Juga  Ambisi Indonesia Menjadi Pemasok Baterai Kendaraan Listrik Dunia

Kemudian, keterlambatan pembanguan SDM dan Infrastruktur di perbatasan karena diakibatkan oleh perang Konfrontasi. Tahun 1963-1965 mungkin itu adalah masa sekolah bagi para orang tua diperbatasan pada masa itu, tetapi karena perang konfrontasi mereka harus mengungsi meninggalkan desa dan yang lain menjadi tukang angkut amunisi dan logistik TNI kegaris depan medan tempur.

“Akibat dari perang konfrontasi tersebut desa-desa hancur dan paling mengerikan mengakibatkan tromatik bagi masyarakat perbatasan yang sulit berintraksi dengan orang luar, melihat orang luar yang datang sebagai musuh yang membahayakan sehingga ada kecendrungan tertutup,” jelasnya.

Baca Juga  Indonesia Masuk Daftar Negara dalam Pantauan Khusus Soal Kebebasan Beragama

Lanjutnya menurut Lumbis, masyarakat perbatasan menjadi “objek kampanye” di negara ini.

“Jika menang akan memperjuangkan pembanguan perbatasan sebagai halaman depan bangsa dan negara, itu diucapkan oleh semua level tingkatan hingga Presiden, maka janji adalah hutang dan hutang harus dibayar!,” tegasnya.

Perbatasan salah satu elemen penting terhadap eksistensi dan kedaulatan negara bangsa dan negara. Negara ada karena adanya wilayah adanya pengakuan, adanya masyarakat dan adanya pemerintah. Unsur wilayah dan pengakuan kedaulatan itu menjadi ada jika ada perbatasan satu negara dengan negara lain.

Baca Juga  Indonesia Perlu Reformasi Pendidikan Bangun SDM yang Adaptif dengan Teknologi

“Maka sebagai perpanjangan pemerintah di level bawah di wilayah Kecamatan kami terus berupaya agar warga diperbatasan khususnya wilayah tempat kami, diberikan amanah untuk berupaya agar masyarakat merasa kehadiran negara yang terus berupaya menata wajah perbatasan RI,”pungkasnya. Adv

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Konsisten, Positivity Rate Selalu di Bawah Dua Persen

22 September 2021 - 23:05 WIB

Konsisten

Tangkal Hoaks, AMSI Jabar Gelar Pelatihan Literasi Berita

22 September 2021 - 21:20 WIB

AMSI

Tayangkan ‘Kuda Poni’ Live Bugil Hingga Masturbasi, Mango Live Terancam Pemutusan Akses

22 September 2021 - 17:38 WIB

Kuda Poni

DLH Ngaku Dilema untuk Menaikkan Biaya Retribusi Sampah

22 September 2021 - 16:10 WIB

Singkirkan Ronaldo dan Messi, Lewandowski Raih Sepatu Emas

22 September 2021 - 15:41 WIB

Wow… Anak Madonna Pamer Bulu Ketiak di Met Gala 2021

22 September 2021 - 15:15 WIB

Trending di Headline