Ikon Baru, Rancamaya Bakal Disulap Jadi Kampung Durian

Menu

Mode Gelap
Presiden Jokowi Sapa Peserta Vaksinasi Merdeka di IPB Akibat Pohon Tumbang di Depok, Jalur KRL Bogor Masih Diperbaiki Breaking News, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 15 September 2021 Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini!

Headline · 24 Jul 2021 09:52 WIB

Ikon Baru, Rancamaya Bakal Disulap Jadi Kampung Durian


 Salah seorang warga saat memperkenalkan durian Musang King yang di tanam di Rancamaya. Kedepan Rancamaya akan jadi ikon baru sebagai kampung durian.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Salah seorang warga saat memperkenalkan durian Musang King yang di tanam di Rancamaya. Kedepan Rancamaya akan jadi ikon baru sebagai kampung durian.(Istimewa/Bogordaily.net)

 

Bogordaily.net – Lahan pertanian di Kota Bogor memang saat ini sudah sempit. Namun dibalik itu, daerah yang memiliki julukan kota hujan ini mempunyai potensi, seperti halnya potensi yang ada di wilayah Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan.

Wilayah yang ada di ujung Selatan Kota Bogor itu sejak dulu memiliki potensi dan ciri khas tersendiri yaitu dengan duriannya yang lezat nan legit, sehingga tak khayal banyak masyarakat dari luar Bogor mencari durian di wilayah tersebut.

Melihat potensi itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun berencana akan menjadikan Rancamaya sebagai ikon baru yaitu dengan nama Kampung Durian.

Baca Juga  Siap-siap Tampung Air, Level Reservoir Rancamaya Rendah

Sebelum disematkan sebagai Kampung Durian, Pemkot Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengunjungi sejumlah titik yang rencananya akan ditanami ribuan bibit durian.

Kepala DKPP Kota Bogor, Anas Rasmana mengatakan, Rancamaya ini ke depan akan dijadikan basis durian atau ikon durian di Kota Bogor. Hal itu, karena masyarakatnya banyak yang menjual durian, bahkan hampir di sepanjang Jalan Rancamaya dihiasi dengan beragam durian.

“Tapi sekarang ini durian yang dijual ternyata banyak dari luar. Nah, kita ingin mengembalikan bahwa durian-durian yang dijual itu merupakan hasil dari masyarakatnya itu sendiri, sehingga kita berencana akan menanam sebanyak 2.500 bibit durian yang nantinya bisa dinikmati oleh masyarakat Rancamaya,” kata Anas, Jumat 23 Juli 2021.

Baca Juga  Siap-siap Tampung Air, Level Reservoir Rancamaya Rendah, Ini Wilayah yang Terdampak

Untuk mewujudkan itu, sambung Anas, pemerintah tidak sendiri karena ada dukungan dan juga bantuan dari berbagai stackholder, seperti dukungan dari Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), PT Agricon dan juga dari PT Slim.

“Tadi kita sama-sama ke lokasi. Rencananya penanaman sebanyak 2.500 bibit durian itu akan dilakukan oleh Pak Wali tanggal 27 Juli mendatang. Tapi kita akan sesuaikan dengan jadwal beliau,” ucapnya.

Bibit durian yang akan ditanam itu, kata Anas, jenisnya musang king dan biji hitam, sekaligus akan ada pemberian pupuk baik pupuk organik maupun semi organik. “Jadi nantinya durian yang kita tanam itu akan berbuah dengan waktu 3,5 sampai 4 tahun,” ujarnya.

Baca Juga  Siap-siap Tampung Air, Level Reservoir Rancamaya Rendah, Ini Wilayah yang Terdampak

Ditempat yang sama, Lurah Rancamaya Arief Hidayat menambahkan, bahwa durian-durian yang akan ditanam itu nantinya akan diproduksi oleh masyarakat dijadikan berbagai jenis makanan dan minuman, termasuk cenderamata berbahan dasar durian.

“Kita sebut Serdadu, jadi makanan dan minumannya itu serba dari durian (serdadu). Dimana nantinya akan menjadi penghasilan masyarakat itu sendiri atau peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.***

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Konsisten, Positivity Rate Selalu di Bawah Dua Persen

22 September 2021 - 23:05 WIB

Konsisten

Tangkal Hoaks, AMSI Jabar Gelar Pelatihan Literasi Berita

22 September 2021 - 21:20 WIB

AMSI

Pemkot Bogor Lakukan Uji Coba untuk Membuka Kembali Objek Wisata

22 September 2021 - 19:35 WIB

Objek

Lokasi Camping Ceria dengan Pemandangan Indah di Bogor

22 September 2021 - 19:13 WIB

Bogor

Tayangkan ‘Kuda Poni’ Live Bugil Hingga Masturbasi, Mango Live Terancam Pemutusan Akses

22 September 2021 - 17:38 WIB

Kuda Poni

DLH Ngaku Dilema untuk Menaikkan Biaya Retribusi Sampah

22 September 2021 - 16:10 WIB

Trending di Headline