Rizal Ramli Sarankan Pemerintah Lakukan Lockdown Sesuai UU

Menu

Mode Gelap
Presiden Jokowi Sapa Peserta Vaksinasi Merdeka di IPB Akibat Pohon Tumbang di Depok, Jalur KRL Bogor Masih Diperbaiki Breaking News, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 15 September 2021 Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini!

Advetorial ยท 13 Jul 2021 20:18 WIB

Rizal Ramli Sarankan Pemerintah Lakukan Lockdown Sesuai UU


 Ekonom Senior Indonesia Rizal Ramli (RR). (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Ekonom Senior Indonesia Rizal Ramli (RR). (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Pakar Ekonom Indonesia Rizal Ramli menyarankan agar pemerintah lakukan lockdown, sebagaimana yang diatur dalam konstitusi yaitu UU Kekarantianaan.

Menurutnya, permasalahan Covid-19 ini tidak hanya dapat teratasi dengan cepat, tapi pemerintah juga telah menunjukkan tanggung jawabnya terhadap rakyat, sebab dalam regulasi itu mengharuskan pemerintah untuk memberikan pangan terhadap masyarakat.

“Ada UU-nya namanya Kekarantinaan. Kalau lakukan lockdown semua rakyat harus dikasih makan, bahkan ternak juga dikasih. Karena pemerintah nggak mau pakai istilah lockdown, ya rakyatnya nggak harus dikasih makan,” kata Rizal Ramli pada Selasa, 13 Juli 2021.

Baca Juga  Pengumuman!! Ini Rekayasa Lalulintas, Jika Kota Bogor Dilockdown

RR sapaan akrabnya menilai tidak heran jika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada kenyataannya di lapangan tidak ada perubahan sama seperti kebijakan sebelumnya.

“Padahal kalau rakyat dikasih makan, uang, obat-obatan, dilockdown sebulan nggak masalah. Ini pemerintah dobel ndablek, nyuruh rakyat di rumah tapi nggak dikasih makan,” katanya.

Rizal juga menambahkan pemerintah selalu mengganti istilah untuk menangani pandemi Covid-19. Namun faktanya tidak kunjung membuahkan hasil yang signifikan.

Tingkat penderita terpapar hingga yang meninggal masih saja tinggi. Kebijakan terbaru, pemerintah memutuskan untuk menerapkan PPKM Darurat.

Baca Juga  Satgas Nasional Yakin PSBB Ketat DKI Bakal Kendalikan Corona Lagi

Kebijakan itu tidak berbeda dengan yang sebelumnya yakni Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Sekarang gunakan istilah PPKM. Sebelumnya bernama PSBB. Ini kan cuma ganti-ganti istilah saja. Dari dulu apa yang terjadi di lapangan tetap tidak ada perubahan,” tutur Rizal. Adv

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di Masa Peralihan Musim

22 September 2021 - 23:30 WIB

Peralihan

Konsisten, Positivity Rate Selalu di Bawah Dua Persen

22 September 2021 - 23:05 WIB

Konsisten

Tangkal Hoaks, AMSI Jabar Gelar Pelatihan Literasi Berita

22 September 2021 - 21:20 WIB

AMSI

MenKopUKM Siap Penuhi Tuntutan Asosiasi UMKM Agar Usaha Terus Bergerak

22 September 2021 - 20:57 WIB

Asosiasi

Tasikmalaya Masih di Level 3, Covid-19 Sudah Melandai

22 September 2021 - 20:09 WIB

Tasikmalaya

Ribuan Atap Pabrik di Jabar Diwajibkan Memakai Panel Surya

22 September 2021 - 19:16 WIB

atap
Trending di Nasional