Terjerat Pinjaman Online Ilegal? Lakukan Lima Hal Ini

Menu

Mode Gelap
Presiden Jokowi Sapa Peserta Vaksinasi Merdeka di IPB Akibat Pohon Tumbang di Depok, Jalur KRL Bogor Masih Diperbaiki Breaking News, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 15 September 2021 Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini!

Ekonomi · 21 Jul 2021 18:23 WIB

Terjerat Pinjaman Online Ilegal? Lakukan Lima Hal Ini


 Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah Gamal Abdul Kahar. Perbesar

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah Gamal Abdul Kahar.

Bogordaily.net – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah Gamal Abdul Kahar menyarankan kepada masyarakat untuk melakukan lima hal jika sudah terlanjur terjerat pinjaman online dari financial technology (fintech) ilegal.

“Pertama, segera lunasi, sebab jika tidak (pemberi) pinjol (pinjaman online) ilegal akan meneror peminjam seperti menelfon dengan kata-kata kasar hingga menelfon orang-orang pada kontak ponsel peminjam agar menyuruh peminjam melunasi utangnya yang berujung peminjam dipermalukan,” katanya di Kota Palu, Sulteng, Rabu.

Kedua, lanjutnya, laporkan ke Status Tugas (Satgas) Waspada Investasi dan kepolisian agar fintech ilegal tersebut secepatnya ditindak agar tidak memakan lebih banyak korban jiwa.

Baca Juga  Tugu Insurance Terus Genjot Inklusi Asuransi Selama Pandemi

Ketiga, jika tidak sanggup membayar, ajukan keringanan seperti pengurangan bunga, perpanjangan waktu dan lain-lain yang dapat meringankan peminjam dalam melunasi utangnya.

“Keempat, jangan mencari pinjaman baru untuk membayar utang lama sebab itu tidak akan menyelesaikan masalah, justru malah menambah masalah baru yang dapat makin memperberat beban peminjam melunasi utangnya,”ujarnya.

Kelima, kata Gamal, jika mendapat penagihan tidak beretika seperti teror, intimidasi, pelecehan hingga fitnah segera blokir semua kontak nomor yang mengirim teror.

“Kemudian beri tahu orang-orang yang memiliki kontak di ponsel peminjam jika mendapat pesan dari pinjol ilegal agar diabaikan,” ucapnya.

Baca Juga  Begini Rupa-rupa Modus Pinjaman Online Agar Targetnya Teperdaya

Berikutnya, laporkan ke pihak kepolisian dan lampirkan laporan polisi ke kontak penagih yang masih muncul.

Gamal juga meminta kepada masyarakat jika telah melunasi utang dengan fintech ilegal agar tidak kembali melakukan pinjaman apalagi mereka kerap memberikan bunga pinjaman hingga di atas nilai pinjaman yang justru hanya mencekik peminjam.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Demi Gerakkan Ekonomi Warga, Ribuan Paket Bantuan Disalurkan

22 September 2021 - 23:29 WIB

Erick Ubah Strategi Antara Sucofindo dan Surveyor

22 September 2021 - 20:20 WIB

Erick

Kredit Hanya Dirasakan 20 persen Pelaku UMKM, Ini yang Dilakukan Elly Rachmat Yasin

22 September 2021 - 15:38 WIB

Elly Rachmat Yasin

Kolaborasi Indonesia dan Korea Mendukung Future SMEs

22 September 2021 - 15:08 WIB

SMEs

Shoppe dan Tokopedia Terus Bersaing Berebut Dominasi

22 September 2021 - 12:05 WIB

Diterpa Pandemi UMKM Kriya Kaca Masih Tegak Berdiri

21 September 2021 - 18:49 WIB

Kriya Kaca
Trending di Ekonomi