Wednesday, 8 February 2023
HomeHeadlineVideo Pedagang Asongan Jualan di Ruang Isolasi Covid-19 Viral di Medsos

Video Pedagang Asongan Jualan di Ruang Isolasi Covid-19 Viral di Medsos

IIMS

Bogordaily.net – Viral di sosial media (sosmed) seorang pedagang asongan yang sedang berjualan di dalam ruangan isolasi Covid-19.

Pedagang asongan tersebut terlihat sedang menawari sejumlah orang yang berada di ruangan tersebut, dan satu perempuan membeli dagangannya.

Setelah adanya transaksi jual belk, pedagang itu kembali menawari ibu lain yang kebetulan berada di ruangan yang sama.

Peristiwa itu kabarnya terjadi di Rumah Sakit Umum (RSU) Manado Medical Center, Manado, Sulawesi Utara, Minggu 1 Agustus 2021.

Lantas video tersebut beredar luas di media sosial dengan mempertanyakan bagaimana pedagang tersebut bisa masuk, bahkan ada yang iba dengan kejadian itu.

“Mereka lebih takut kelaparan daripada terpapar covid. Tapi hidup ini pilihan kan?,” tulis salah satu naetizen.

“Menantang hidup demi bertahan hidup, miris,” tulis netizen.

“Satpam dan perawatnya mana? Ko bisa sampe masuk sih?,” heran netizen.

Dengan kabar yang beredar, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulawesi Utara Steven Dandel pun angkat bicara.

Ia mengatakan peristiwa itu terjadi di saat petugas rumah sakit disibukkan oleh peningkatan pasien Covid-19 di rumah sakit.

“Kemarin terjadi peningkatan pasien yang signifikan secara tiba-tiba, dimana saat itu torang (mereka) fokus di pemberian pelayanan terhadap pasien. Sampai security saat itu sedang menolong perawat membantu memindahkan oksigen karena perawat juga sempat kewalahan,” kata Steven, dikutip dari detik, Minggu 1 Agustus 2021.

Menurutnya, pihak rumah sakit tak menyangka peristiwa tersebut bisa terjadi. Namun Steven menyampaikan, pedagang tersebut bakal dilakukan tes swab.

“Hanya torang (mereka) nda (tak) sangka bisa kecolongan dengan pedagang asongan tersebut. Pedagang yang bersangkutan akan di lakukan pemeriksaan swab,” ucapnya.

Steven pun menjelaskan bahwa pihak rumah sakit meminta maaf atas kejadian tersebut, memastikan peristiwa itu tidak akan terulang.

“Usahakan tidak terjadi lagi hal tersebut,” kata Steven.

Lebih lanjut, Steven menduga, kemungkinan besar pedagang tersebut tidak mengetahui ruangan tersebut merupakan ruangan isolasi pasien Covid-19

Dia pun telah menyarankan RS menambah papan informasi dan peringatan terkait keberadaan ruang isolasi.

“Karena banyak ruangan rawat biasa telah dikonversiin menjadi ruang isolasi sejak peningkatan kasus bertambah secara signifikan. Sudah disarankan ke RS untuk menambah sign dan peringatan terkait keberadaan ruang isolasi,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

E-paper

Hari Pers Nasional

Selamat Tahun Baru 2023

Bank Kota Bogor