Pembagian BST di Desa Bojong Rangkas Ciampea Timbulkan Kerumunan

Menu

Mode Gelap
Hasil Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Menang Tipis 3-2 Atas UEA Siap-siap Tampung Air, Pipa PDAM Sedang dalam Perbaikan Tidak Ditilang, Polisi Tegur Ratusan Pelanggar pada Hari Kedua Operasi Zebra Lodaya Update Terkini Perbaikan Pipa PDAM, Ini Wilayah yang Terdampak Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot!

Headline ยท 1 Agu 2021 14:46 WIB

Pembagian BST di Desa Bojong Rangkas Ciampea Timbulkan Kerumunan


 Warga Merangsek Masuk ke dalam Kantor Desa Bojong Rangkas Ciampea untuk BST Rp 600 ribu. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Warga Merangsek Masuk ke dalam Kantor Desa Bojong Rangkas Ciampea untuk BST Rp 600 ribu. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap ke 5 dan 6 atau bulan Mei hingga Juni 2021 sebesar Rp 600 ribu di Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor Minggu pagi 1 Agustus 2021 timbulkan kerumunan.

Bahkan warga yang megantre sejak pagi itu berdesakan saat masuk ke ruang Aula Kantor Desa Bojong Rangkas, hingga petugas yang berjaga kewalahan.

Bantuan tersebut diberikan pemerintah kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 bantuan tersebut sebelumnya dibagikan di Kantor Pos, namun banyak terjadi kerumunan yang amat parah sehingga dialihkan di setiap desa, meksipun demikian antrean yang tidak teratur masih ditemukan.

Salah seorang warga Kulsum (45) yang sejak pukul 08.00 sampai 12.30 WIB sembari mengais anak perempuannya yang masih balita itu, rela antre demi mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu.

“Sejak pagi ini sambil bawa anak kalau gak dibawa nangis soalnya masih konsumsi susu asi. Jadi terpaksa dibawwa meksipun takut Corona,”katanya.

Kulsum menceritakan ia mendapatkan Bansos bernam BST itu karena memang ia terdampak pandemi Covid-19. Karena suaminya saat ini yang bekerja sebagai karyawan swasta bekerja tidak normal seperti biasa.

“Kerjanya seminggu cuma 3 kali, jadi berpengaruh pada penghasilan, paling uang bantuan ini buat memenuhi kebutuhan sehari-hari,”katanya.

Sementara menurut Lisna, ia antre sejak pagi dan baru mendapatkan bantuan pada siang hari. Saat antre terlihat beberapa warga berebut untuk masuk ke ruang aula lantaran takut tidak kebagian.

“Tadi pagi antrean banyak saya aja dari pagi baru siang hari ini baru dapat, kalau saya uangnya buat dagang karena suami sudah diberhentikan,”katanya.

Sementara menurut Petugas Pembagian BST di Desa Bojong Rangkas, Asep Saepudin terkait antrean yang sempat terjadi dan berdesakan pihaknya sudah mengatur jadwal antrean, namun karena warga yang tidak sabar akhirnya berdatangan pada waktu bersamaan.

“Hal itu yang membuat antrean berdesakan, tapi meksipun demikian petugas langsung mengatur dan Pembagian tetap dilaksanakan,”pungkasnya.***

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Tim Recheking Jabar Menilai Langsung Program TP-PKK Desa Sukamaju

6 Oktober 2022 - 20:37 WIB

Program TP-PKK Desa Sukamaju

Sekda Burhanudin Sebut Pramuka Wadah Pembentukan Karakter Para Pemuda

6 Oktober 2022 - 20:00 WIB

pramuka wadah pemuda

Plt. Bupati Bogor Minta PHRI Rangkul Lebih Banyak Anggota Demi Majukan Pariwisata

6 Oktober 2022 - 18:08 WIB

PHRI

Plt. Bupati Bogor Terima Penghargaan NIB Tertinggi Ke-3 Se-Jawa Barat

6 Oktober 2022 - 17:22 WIB

Penghargaan NIB Tertinggi

Gegara Percikan Api, Rumah dan Mobil Odong-odong Ludes Terbakar

6 Oktober 2022 - 17:10 WIB

Mobil Odong-odong Terbakar

Podcast Bincang Bogordaily Kupas Tuntas ChildFund, Seperti Apa?

6 Oktober 2022 - 11:34 WIB

Trending di Kabupaten Bogor