Sita Perhatian Publik, Penanganan Kasus Pinangki Wajib Dievaluasi

Menu

Mode Gelap
Info Terkini Gempa Menurut BMKG, Sabtu 28  Januari 2023 Link Streaming Man City vs Arsenal, Aman dan Legal Catat, Ini Nomor Hotline Pengaduan Penculikan Anak di Kota Bogor Doa Buka Puasa Rajab 2023 dan Qadha Ramadhan Lengkap Pasar Kaget di Taman Heulang Dikeluhkan Warga, Sahib Khan Usulkan Relokasi

Headline · 8 Aug 2021 09:50 WIB

Sita Perhatian Publik, Penanganan Kasus Pinangki Wajib Dievaluasi


 Anggota Komisi III DPR RI Hinca IP Pandjaitan. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Anggota Komisi III DPR RI Hinca IP Pandjaitan. (Istimewa/Bogordaily.net)

IIMS

Bogordaily.net – Kasus Pinangki terus menyita perhatian publik, belum habis rasa keadilan masyarakat terganggu dengan rendahnya vonis hukuman terhadap dirinya, kini masyarakat disuguhi dengan pemecatan beliau sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Meskipun dinyatakan dipecat, menurut Anggota Komisi III DPR RI Hinca IP Pandjaitan, keputusan ini jelas terlambat.

“Peristiwa ini wajib dievaluasi, bagaimanapun Kejaksaan RI adalah Lembaga Penegak Hukum sehingga mau tidak mau menjadi salah satu wajah penegakan hukum di tanah air,” papar Hinca dalam rilis yang diterima Parlementaria di Jakarta Sabtu 7 Agustus 2021.

Dia mengungkapkan, karena pemecatannya baru dilakukan sekarang kesan di publik tidak baik. Mayoritas publik beranggapan bahwa Pinangki baru dipecat setelah desakan publik deras mengalir.

Yang terakhir, desakan pemecatan disampaikan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) yang mengungkap ke publik fakta, bahwa Pinangki masih menerima gaji dan masih berstatus ASN.

Hinca pun menyarankan perbaikan di tubuh Kejaksaan RI, agar lebih profesional dalam menyelesaikan suatu perkara.

Saat ada oknum dari Kejaksaan RI yang terbukti bersalah secara hukum, sudah menjadi kewajiban Kejaksaan RI untuk bertindak tegas.

“Jangan sampai ada anggapan dari masyarakat bahwa ada pihak yang diistimewakan hanya karena pangkat dan kedudukannya. Ingat prinsip Equality before the law adalah kunci negara hukum berkeadilan,” ujar Politisi dari Fraksi Demokrat ini.

Kasus Pinangki akhinya ia divonis Pengadilan Tinggi Jakarta pada 14 Juni 2021. Sementara baru resmi di pecat, per 5 Agustus 2021.

Argumentasi dari Kejaksaan RI menyatakan bahwa proses pemecatan menunggu status inkracht, setelah Jaksa dan Pinangki dipastikan tidak melakukan Kasasi.

Padahal jangka waktu untuk mengajukan Kasasi hanya sebatas 14 Hari. Maka secara normatif, seyogyanya Keputusan Pemecatan dengan tidak hormat tersebut sudah bisa dikeluarkan bulan Juli 2021.***

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Demo Aremania Rusuh, Massa Rusak Kantor Arema FC

29 January 2023 - 22:14 WIB

Demo Aremania Rusuh

Ini Dia 15 Jurusan di UI yang Sepi Peminat, Bisa Jadi Referensi

29 January 2023 - 21:27 WIB

Jurusan Ui sepi peminat

Informasi Jadwal Kereta Panoramic Bulan Februari 2023, Harga Tiket dan Rutenya

29 January 2023 - 16:00 WIB

Jadwal Kereta Panoramic 2023

Kereta Panoramic Kembali Beroperasi Februari 2023, Ini Tujuan dan Harga Tiketnya

29 January 2023 - 15:45 WIB

Kereta Api Panoramic Beroperasi

Asal Muasal Seruan Pita Hitam untuk Pegawai PT KAI dan Tagar #KAIsedangtidakbaikbaiksaja

28 January 2023 - 20:17 WIB

Asal Muasal Seruan Pita Hitam untuk Pegawai PT KAI dan Tagar #KAIsedangtidakbaikbaiksaja

DPR Desak BPKH Susun Pembiayaan Haji yang Lebih Rasional

28 January 2023 - 19:44 WIB

Pembiayaan Haji
Trending di Nasional