Tuesday, 23 April 2024
HomeBeritaVino, Anak Yatim Piatu karena Covid-19 Diberikan Bantuan Pendidikan

Vino, Anak Yatim Piatu karena Covid-19 Diberikan Bantuan Pendidikan

Bogordaily.net – Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan bantuan untuk Alviano Dafa Raharja anak yatim piatu,  berusia 8 tahun yang baru saja kehilangan kedua orang tuanya lantaran terpapar Covid-19.

Sebagaimana diketahui, merupakan salah satu anak yang harus menjalani isolasi mandiri sendirian di dalam rumahnya di Kutai Barat, Kalimantan Timur, usai kepergian kedua orang tuanya.

Kini , bocah kelas 3 SD itu dalam kondisi sehat dan dibawa pulang oleh kakeknya ke kampung halaman orangtuanya di Sragen, Jawa Tengah.

Bantuan Puan untuk dan Rahmad Dian Agasta serta Heenglay Onglay (Lim), dua anak Sragen yang bernasib sama, diserahkan melalui Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka dan disaksikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

“Kami diutus oleh Ibu Puan Maharani untuk menyerahkan langsung bantuan ini kepada , Rahmad dan Lim,” kata Diah Pitaloka di Sragen, Selasa 3 Agustus 2021.

Bantuan dari Puan untuk , Rahmad dan Lim ini berupa biaya pendidikan dan peralatan sekolah, seperti sepatu, tas dan lainnya.

“Ibu Puan menitip pesan bahwa sebagai seorang ibu, beliau bisa merasakan apa yang dan kawan-kawan rasakan. Ibu Puan juga berpesan agar tetap terus semangat belajar untuk mengejar cita-cita,” kata Diah Pitaloka menahan haru.

Selain itu, Diah Pitaloka juga menyampaikan pesan Puan kepada pemangku kebijakan setempat agar dalam situasi pandemi seperti ini, negara harus hadir menjawab segala kebutuhan anak-anak yang yatim piatu karena Covid-19.

“Tentang anak-anak yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal karena Covid-19 ini menjadi perhatian dari ibu Puan. Kami berharap ada kebijakan khusus mengenai hal ini, baik dari pemerintah pusat melalui kementerian atau pemerintah daerah,” Pemimpin Komisi Sosial dan Perlindungan Anak di DPR ini.

“Misalkan mereka mendapatkan beasiswa melalui KIP dan sejenisnya, jangan sampai masa depan mereka suram,” lanjut Diah Pitaloka.

Sementara itu, Bupati Sragen, Kusdinar Yuni juga menyatakan siap memfasilitasi pendidikan untuk anak-anak seperti , sebagaimana yang dipesankan Puan.

“Tentu akan kita fasilitasi pendidikannya. SD, SMP, SMA, apalagi pendidikan dasar gratis. Hanya kalau perlu biaya buku bisa kita bantu, apalagi kalau anaknya pintar bisa mendapatkan beasiswa sampai kuliah,” kata Bupati Yuni.

Yatin (58), kakek mengaku bersyukur cucunya sehat dan disayang banyak orang, termasuk Puan.

“Terima kasih untuk Ibu Puan Maharani yang memberi perhatian kepada , untuk masa depan cucuk saya,” ungkap Yatin.

Vino, Rahmad dan Lim tampak senang mendapat hadiah dan bantuan yang diberikan Puan. Bahkan mereka sempat mengutarakan cita-cita mereka untuk disampaikan kepada Puan. Vino dan Rahmad mengatakan ingin jadi tentara, sedangkan Lim ingin jadi masinis.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here