Berangkat dari Penonton Bayaran, Komar Preman Pensiun Menjelma Jadi Aktor

Menu

Mode Gelap
Breaking News, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 15 September 2021 Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini! Menu Baru Djoeragan Resto, Spicy Chicken Mozzarella with Salad Ponpes di Rumpin Ludes Terbakar, Hubungan Arus Pendek Diduga Jadi Penyebabnya

Tokoh ยท 9 Sep 2021 11:29 WIB

Berangkat dari Penonton Bayaran, Komar Preman Pensiun Menjelma Jadi Aktor


 Mat Drajat (Seno/tabloidbintang.com) Perbesar

Mat Drajat (Seno/tabloidbintang.com)

Bogordaily.net – Sosok Kang Komar sudah tidak asing lagi bagi pecinta sinetron. Pemilik nama asli Mat Drajat ini dikenal lewat perannya di sinetron ‘Preman Pensiun’.

Di balik kesuksesannya sekarang di dunia akting, butuh perjuangan dan kerja keras yang dijalani Mat Drajat. Sebelum sukses menjadi aktor, dia mengawali kariernya sebagai penonton bayaran. Cerita itu disampaikan Mat Drajat saat menjadi bintang tamu di acara ‘Lapor Pak’.

Makin Dikenal
Nama Kang Komar makin dikenal setelah menjadi pemeran di sinetron ‘Pemeran Pensiun’. Dari situ pula honornya mulai naik.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada preman pensiun. Saya banyak terangkat disana. Sementara perjuangan saya 14 tahun di dunia film itu tidak sebentar. Jadi saya berangkat progresif pelan-pelan. Mulai dari bayar 30 naik 50 lama tuh naik 100 dipotong bunda 20, 80 terima sampai 120, sampai 250 dan akhirnya ada kontrak, alhamdulillah,” ucap Mat Drajat.

Mat Drajat mendapat penghargaan karena kiprahnya di dunia peran. Dia mendapatkan penghargaan sebagai pemeran utama pria terpuji.

Jadi Penonton Bayaran
Mat Drajat mengungkapkan, jika dirinya mengawali karier sebagai penonton bayaran. Setelah itu dia sempat menjadi figuran.

“Dulu pertama kiprah itu ada reka ulang ‘Lacak’. Saya berperan sebagai antagonis. Jadi ketika lacak itu memang bisa dikatakan diperankan oleh model gitu. Membunuh apa, segala macem, saat itu masih pake alat-alat yang asli,” ucap Mat Drajat.

Mat Drajat sempat menceritakan pengalaman tak terlupakan saat terlibat di program ‘Lacak’.

“Sampai saat itu saya pernah punya pengalaman. Jadi kejadian aslinya itu dibunuhnya cuma satu tetesan darah gitu. Dipegang lehernya di atas langsung ditancep ternyata celuritnya lepas. Itu yang sampai sekarang keinget terus, jadi celuritnya di samping kepala lepas dari itu tapi engga kena cuma lepas aja. Cuma kalau sekarang udah pake alat bantu ya kalau dulu engga, bener bener pake itu,” sambung dia.

Sumber: merdeka.com

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Demi Album Baru Musisi Iran Rela Masuk Penjara

18 September 2021 - 15:24 WIB

penjara

Kisah Hidup yang Inspiratif

17 September 2021 - 13:01 WIB

Kisah Hidup yang Inspiratif

Peneliti Demam Berdarah UGM Masuk Daftar Orang Paling Berpengaruh 2021 versi TIME

16 September 2021 - 15:33 WIB

TIME

Didukung Maju di Pilpres, Ganjar Bilang Lagi Fokus Ngurus Covid-19

16 September 2021 - 15:14 WIB

Cerminan Batin Kotor Istana, Ngabalin

15 September 2021 - 12:30 WIB

Cerminan Batin

Shalimar, Parfum Bernuansa Mistis Kegemaran Sang Proklamator

14 September 2021 - 17:40 WIB

Parfum
Trending di Tokoh