Cegah Covid Varian Baru, Pemerintah Diminta Perketat Kedatangan WNA

Menu

Mode Gelap
Bansos Tak Tepat Sasaran, Puluhan Emak-emak Geruduk Balai Desa Pacu Adrenalin, Wisata Air Curug Kiara Cocok Jadi Pilihan Yuk Rajin Periksakan Gigi ke RSUD Kota Bogor! Punya Modal Arsitek dan Kepala Daerah, Ridwan Kamil Digadang Jadi Kepala IKN Kota Bogor Terus Lanjutkan Vaksinasi Booster

Nasional ยท 17 Sep 2021 18:16 WIB

Cegah Covid Varian Baru, Pemerintah Diminta Perketat Kedatangan WNA


 Ilustrasi Tenaga Kerja Asing (TKA), asal China ke Indonesia.(istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi Tenaga Kerja Asing (TKA), asal China ke Indonesia.(istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah untuk memperketat kedatangan warga negara asing (WNA) dari negara-negara dengan banyak kasus Covid-19 varian Mu, Lambda, dan C.1.2.

“Pengetatan dan pengawasan itu guna antisipasi dampak penyebaran Covid-19 varian Mu, Lambda dan C.1.2 yang saat ini menjangkiti puluhan negara,” kata Mufida baru-baru ini.

Secara khusus, ia mengusulkan agar ada revisi Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 27 Tahun 2021, agar semangat pelarangan masuknya tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia benar-benar nyata.

“Terutama mereka yang mendapat ITAS tapi kembali ke negaranya lalu masuk lagi ke Indonesia harus ditolak dalam kondisi seperti ini,” katanya.

Legislator Fraksi PKS itu menuturkan, perjuangan masyarakat yang selama dua bulan lebih menjalani Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hendaknya diikuti dengan pembatasan kedatangan WNA dari luar negeri.

Terlebih, tiga varian baru di atas disebut menurunkan kadar antibodi tubuh dan dampak efikasi dari vaksin.

Jangan sampai angka vaksinasi kita yang belum cukup besar harus ditambah dengan ancaman tiga varian baru ini.

Bahkan, lanjut Mufida, WHO telah memasukkan varian Mu dan Lambda sebagai variant of interest karena dianggap cukup mengancam, bisa menyebar lebih cepat, menyebabkan infeksi parah, dan lolos dari kekebalan yang diinduksi vaksin.

“Meski disebut penularannya tidak secepat varian Delta, tapi disebut kebal terhadap vaksin, kita mesti waspada sejak dini, jangan sampai kecolongan lagi,” pungkasnya.***

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Bansos Tak Tepat Sasaran, Puluhan Emak-emak Geruduk Balai Desa

24 Januari 2022 - 11:09 WIB

Bansos Tak Tepat Sasaran

Presiden Akan Groundbreaking Proyek Hilirisasi Batu Bara di Muara Enim

24 Januari 2022 - 09:32 WIB

groundbreaking

Takut Omicron Serang Anak-Anak, Evaluasi Lagi PTM!

24 Januari 2022 - 04:26 WIB

Kesiapan Warga Sekolah

Waspada Lonjakan Kematian Gara-Gara Omicron

23 Januari 2022 - 21:12 WIB

Ini Cara Memanfaatkan Jalur Penyelamat, Antisipasi Rem Blong

23 Januari 2022 - 19:06 WIB

Kasus Harian Covid-19 Tembus 3 Ribu, Komisi IX Ingatkan Pemerintah Hal Ini

23 Januari 2022 - 18:37 WIB

Kasus Harian Covid-19
Trending di Nasional