Kehadiran PT. AITG, Gairahkan Pariwisata Kecamatan Lumbis Pansiangan

Menu

Mode Gelap
Breaking News, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 15 September 2021 Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini! Menu Baru Djoeragan Resto, Spicy Chicken Mozzarella with Salad Ponpes di Rumpin Ludes Terbakar, Hubungan Arus Pendek Diduga Jadi Penyebabnya

Wisata ยท 14 Sep 2021 15:48 WIB

Kehadiran PT. AITG, Gairahkan Pariwisata Kecamatan Lumbis Pansiangan


 Kehadiran PT. AITG, Gairahkan Pariwisata Kecamatan Lumbis Pansiangan Perbesar

Bogordaily.net – Rencana PT. Aurora Indonesia Trading Group (PT. AITG) ingin berinvestasi transportasi di Kecamatan Lumbis Pansiangan, Kabupaten Nunukan dipastikan bakal menggairahkan pariwisata yang sedang dikembangkan di Lumbis Pansiangan.

Plt. Camat Lumbis Pansiangan Lumbis S.Sos mengatakan, tiga Minggu lalu ia dihubungi oleh Fredy Sitorus Business Development Manager PT. Aurora Indonesia Trading Group, yang merupakan perusahan pengembang sarana transportasi hovercraft di Indonesia yang “bermarkas” di Graha Mandiri Lantai 17 Menteng Jakarta Pusat.

“Beliau presintasi secara online dari Kantor dan mengirim data-data yang berkaitan,” ujar Lumbis.

Lumbis merasa kaget karena PT. AITG begitu mengenal kondisi geografis Lumbis Pansiangan dan PLBN Labang, bahkan ia tahu berapa jarak dari Mansalong dan Labang serta jarak Labang dengan kota-kota di Sabah Malaysia.

“Bahkan mereka tahu berapa liter minyak habis dari Mansalong ke Labang,” ungkap Lumbis.

Lumbis menjelaskan terdapat sejumlah skema yang ditawarkan. Rencananya tim survei mereka akan turun ke Labang pada Oktober 2021. PT. AITG optimis jika PLBN sudah buka akan berinvestasi, berdasarkan hasil research Medan Giram/Riam di sepanjang sungai Sembakung-Sungai Pansiangan sangat cocok dikembangkan sarana transportasi hovercraft yang medium muatan 30 orang.

“Saat ini Aurora Group memiliki stok Hovercraft Medium Triton 3 Unit yang muatan 30 orang, yang rencananya berinvestasi di Kalimantan Utara salah satunya menyediakan jasa transportasi PLBN Labang-Manslaong dan akan membuka rute ke Pagalungan,” terangnya.

Mansalon-Labang-Pegalungan, satu hal harus dipikirkan karena hal ini juga berhubungan dengan pelayanan dan kenyamanan penumpang dari berbagai negara bukan saja dari Malaysia, seperti dulu Tarakan-Nunukan hanya menggunakan Dompeng atau Sped kecil sekarang sudah sped-sped besar yang full AC bahkan sambil nonton TV.

“Lama jarak tempuh jika menggunakan perahu tradisional 3 jam tetapi dengan hovercraft hanya kurang lebih 1 jam karena kecepatan hovercraft 80-120 km/jam dengan konsumsi BBM kurang lebih 20 liter/jam, sehingga selain nyaman, aman juga murah,” katanya.

Selain itu PT. Aurora Group membidik angkutan pembangunan PLTA Sungai Kayan karena rupanya ada juga yang untuk Cargo angkutan barang yang bisa mengangkut hingga kapasitas 10 ton, dengan kondisi sungai yang dangkal kapal tidak bisa masuk sehingga Hovercraft Cargo bisa menjadi solusi.

“Pak Lumbis, perusahan kami telah lama mempelajari Lumbis Pansiangan, PLBN Labang dan dan sekitarnya melalui Internet, YouTube dan tulisan-tulisan bapak, termasuk usaha pemerintah desa, Kecamatan dan Kabupaten Nunukan yang lagi sedang giat-giatnya mengembangkan wisata di Perbatasan,” ungkap Fredy Sitorus Business Development Manager PT. Aurora Indonesia Trading Group.

Fredy Sitorus menuturkan, Lumbis Pansiangan itu unik, apalagi saat ini sedang dibangun PLBN, Hilir Indonesia dan Hulu Sabah Malaysia dan di Indonesia baru tempat yang temui.

Hal ini sehingga sudah tepat Instruksi Presiden Jokowi bangun PLBN di Labang karena jika sudah dibuka Lumbis Pansiangan (PLBN Labang) akan menjadi pintu gerbang negara dan menjadi perlintasan orang maupun barang secara internasional.

“Oleh karena itu pak, kedepan perlu juga pemerintah memikirkan keamanan dan kenyamanan segi tranportsasi sungainya karena akan berhubungan dengan pelayanan/jasa kepada pelintas batas. Sarannya,” tandasnya.*

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Panorama Pabangbon, Wisata Alam di Bogor yang Tengah Hits

18 September 2021 - 16:14 WIB

68 Obyek Wisata di Daerah Ini Tak Diizinkan Beroperasi, Kenapa Ya?

17 September 2021 - 18:35 WIB

Gokil! Resor di Bali Ini Masuk Peringkat Ke-5 Terbaik di Dunia

16 September 2021 - 15:33 WIB

Sate, Makanan Khas Indonesia yang Lezat dan Mudah Ditemui

15 September 2021 - 19:02 WIB

Makanan

OMG! Makanan Papeda Ternyata Sudah Ada Sejak Jaman Prasejarah

15 September 2021 - 15:27 WIB

Soal Pernyataan Wisata ke Candi Borobudur Haram, Ketua Lesbumi Magelang Minta Polisi Turun Tangan

14 September 2021 - 15:35 WIB

Trending di Wisata