Kondisi Situ Cilala Memprihatinkan, Begini Kata Yayasan CAI

Menu

Mode Gelap
Breaking News, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 15 September 2021 Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini! Menu Baru Djoeragan Resto, Spicy Chicken Mozzarella with Salad Ponpes di Rumpin Ludes Terbakar, Hubungan Arus Pendek Diduga Jadi Penyebabnya

Kabupaten Bogor ยท 14 Sep 2021 13:12 WIB

Kondisi Situ Cilala Memprihatinkan, Begini Kata Yayasan CAI


 Kondisi Situ Cilala Memprihatinkan, Begini Kata Yayasan CAI Perbesar

Bogordaily.net – Ketua Yayasan Cakrawala Alam Indonesia (CAI), bertemu dengan Team Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Direktorat Jendral Sumber Daya Air Jakarta, membahas hasil penelusuran Y-CAI sejak 2016. Kondisi Situ Cilala di Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor kondisinya memprihatinkan.

“Sumber mata air tidak terurus, PH air berubah akibat limbah dari aktifitas budidaya ikan yang tidak baik sehingga merusak sedimentasi serta keasrian lingkungan,” kata Ketua Yayasan Cakrawala Alam Indonesia (CAI), Tubagus Didi, Senin 13 September 2021.

Tubagus menjelaskan, untuk konservasi ini perlu campur tangan dari institusi pemerintah dalam hal ini Kementrian PUPR Dirjen Sumber Daya Air dan Balai Besar Wilayah Sungai.

“Kami berharap ada campurtangan darim pihak berwenang supaya situ Cilala seluar 18 hektar bisa diselamatkan,” kata Didi.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan Situ Cilala harus berdasarkan konservasi yang continue dan permanen.

Supaya bisa melakukan penyelamatan kawasan konservasi di Situ Cilala, Yayasan CAI melayangkan surat permohonan Rekomtek (Rekomendasi Teknis)ke Kementrian PUPR/Dirjen Sumber Daya Air dan BBWS.

“Setelah tika kali kami bersurat baru kali ikni team dari balai melihat langsung kondisi situ,” papar Didi.

Didi berharap supaya bisa dilakukan penyelamatan konservasi di Situ Cilala, Kementrian PUPR/Dirjen Sumber Daya Air dan BBWS memberikan Rekomtek kepada Y-CAI ditunjuk dan dikuasakan sebagai pengelola Situ Cilala.

“Maka kita akan tindak lanjuti ke Pemda Kab Bogor cq. Kades Jampang (legalitas) dan ke PT. Kuripan Raya (CSR) utk mendukung pelaksanaan Konservasi nya,” katanya.

“insyaaAllah mulai bulan Oktober kita sdh bisa terealisasi dan berjalan,” tambahnya.

Ia menjelaskan Yayasan CAI akan melakukan konservasi Situ Cilala supaya lingkungan di kawasan itu terjaga, terpelihara dan bermanfaat. Sehingga keberadaan dapat memberikan dampak positik kepada masyarakat tanpa merusak Situ Cilala. Potensi yang bisa dikembangkan kedepan berupa objek wisata air.

“Sesuai dengan tagelane Kabupaten Bogor Sport and Tourism,” kata Didi.

Diketahui, Situ Cilala memiliki luar 18 hektar, lokasinya berada di kawasan Perumahan Telaga Kahuripan, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Saat ini pengelolaan situ Cilala berada di bawah PT. Kuripan Raya (Pengembang Perumahan Telaga Kahuripan). Situ tersebut mempunyai fungsi utama sebagai daerah resapan air tanah bagi masyarakat sekitar, suplesi irigasi/sumber air, dan pengendali banjir.

Fungsi lainnya adalah sebagai tempat bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan budidaya ikan dalam keramba, penangkapan ikan dengan menggunakan jala, dan pemancingan.***

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Alkes/Teguh & Japen/Ciwok Juarai Turnamen Bulutangkis GOR TOP

19 September 2021 - 13:35 WIB

Bulutangkis

Bersama Indonesia Pasti Bisa, Polsek Kemang Gelar Vaksinasi Massal

19 September 2021 - 13:01 WIB

Indonesia pasti bisa

Bupati Bogor Berikan Apresiasi dan Dukung Kinerja KPAD

18 September 2021 - 19:29 WIB

Ingat! Parkir Sembarangan di Jalan Raya Puncak, Bakal Dirazia Satpol PP

18 September 2021 - 17:38 WIB

Bupati Bogor dan Bupati Cianjur Bahas Jalur Puncak 2

18 September 2021 - 17:30 WIB

Puncak

Catat! Menhub Bakal Keluarkan Peraturan Ganjil-Genap di Puncak

18 September 2021 - 16:52 WIB

Trending di Kabupaten Bogor