Pemerintah Sebut Positivity Rate RI Capai Batas Aman WHO

Menu

Mode Gelap
Breaking News, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 15 September 2021 Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini! Menu Baru Djoeragan Resto, Spicy Chicken Mozzarella with Salad Ponpes di Rumpin Ludes Terbakar, Hubungan Arus Pendek Diduga Jadi Penyebabnya

Kesehatan ยท 14 Sep 2021 14:22 WIB

Pemerintah Sebut Positivity Rate RI Capai Batas Aman WHO


 Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA). Perbesar

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA).

Bogordaily.net – Pemerintah menyambut baik capaian angka positivity rate Covid-19 Indonesia, yang terus menurun hingga mencapai batas aman dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Pemerintah pun mengapresiasi kerja keras semua pihak dalam pencapaian itu.

Hingga Minggu 12 September 2021, positivity rate di Indonesia turun menjadi 3,05 persen atau telah berada di bawah batas aman yang ditetapkan WHO, yakni 5 persen.

“Per Minggu (12/9), positivity rate Indonesia telah turun ke 3,05 persen, atau berada di bawah 5 persen yang merupakan angka ideal dari WHO,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Selasa 14 September 2021.

Tingkat rata-rata positivity rate saat ini telah turun drastis dari posisi saat puncak lonjakan kasus terjadi pada Juni-Agustus 2021 yang sempat mencapai 30 persen.

Johnny mengatakan, pemerintah mengapresiasi kerja keras semua pihak hingga angka positivity rate Covid-19 di Indonesia terus menunjukan tren penurunan. Pemerintah mengharapkan kerja keras ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Menkominfo menyebutkan kondisi ini sejalan dengan upaya penanganan pandemi di Indonesia yang terus membaik. Namun, kerja keras dan keberhasilan ini tidak boleh membuat semua lengah dan terlena dalam euforia.

“Kita semua harus tetap mempertahankan, bahkan memperkuat kolaborasi untuk mempertahankan kinerja saat ini dan menghindari potensi lonjakan kasus terjadi di masa mendatang,” kata Johnny.

Menkominfo juga memastikan pemerintah akan terus memperkuat kapasitas penanganan pandemi dari hilir hingga hulu. Di antaranya dengan meningkatkan tes epidemiologi dan rasio kontak erat agar orang yang terinfeksi bisa segera dirawat, serta surveilans genomik di daerah yang berpotensi mengalami lonjakan kasus.

Pemerintah juga terus memperkuat layanan kesehatan primer, menambah, dan meningkatkan pemanfaatan isolasi terpusat sambil mengimbau pasien untuk dirawat di isoter atau RS.

Selain itu, pemerintah juga terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur, oksigen, hingga alkes di RS. Kemudian mengerahkan tenaga kesehatan cadangan, memperketat syarat masuk RS, mendampingi pasien isolasi mandiri dengan ketat melalui layanan telemedicine, dan memberikan paket obat isoman.

“Tentunya, pemerintah juga tak akan lelah untuk terus menggencarkan program vaksinasi dari sisi hulu dan tetap mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Semua upaya ini diharapkan bisa membawa Indonesia keluar dari dampak pandemi,” ujar Menkominfo.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Takut Keguguran, Bumil Ngga Boleh Makan Nangka

19 September 2021 - 14:01 WIB

Makan

Catat Yuk! Minyak Alami Bikin Wajah Halus dan Bercahaya

18 September 2021 - 06:11 WIB

Alami

Bye Perut Buncit! Ajaibnya Minuman Berserat

17 September 2021 - 22:51 WIB

Minuman

Rahasia Gaya Hidup Idol K-Pop Biar Bugar dan Kinclong

17 September 2021 - 17:17 WIB

Gaya hidup

Dari 5.344 Pasien Covid-19 di RS PMI Bogor, Kini Tersisa 1 Pasien

17 September 2021 - 16:19 WIB

RS PMI Bogor

4 Cara Menjaga Mental Agar Kamu Damai dan Bahagia

16 September 2021 - 12:47 WIB

Trending di Kesehatan