Soal Wacana Pimpin Jakarta, PDIP Minta Gibran Fokus di Solo

Menu

Mode Gelap
Breaking News, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 15 September 2021 Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini! Menu Baru Djoeragan Resto, Spicy Chicken Mozzarella with Salad Ponpes di Rumpin Ludes Terbakar, Hubungan Arus Pendek Diduga Jadi Penyebabnya

Politik · 13 Sep 2021 16:47 WIB

Soal Wacana Pimpin Jakarta, PDIP Minta Gibran Fokus di Solo


 Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Dukungan pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi DKI Jakarta kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming untuk memimpin Jakarta mendapatkan tanggapan yang beragam.

Sementara Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat menyarankan sebaiknya Gibran fokus dulu di Solo.

“Kalau menurut hemat saya orang memuji itu baik, kerja bagus dipuji baik, dikritik juga baik, kalau saya, saran saya sebaiknya Mas Gibran itu fokus, untuk menyelesaikan penugasan di Solo, nggak usah mikir yang macem-macem,” kata Djarot, di kompleks Perlemen, Senayan, Jakarta, Senin 13 September 2021.

“Nggak usah mikir ke Jakarta kek, ke Jawa Tengah kek, kan nanti pemilihannya serentak, ya toh. Jadi saran saya kepada Mas Gibran fokus aja di sana, tapi kalau beliau (PWNU DKI) memuji ya boleh, mengkritik juga boleh,” lanjutnya.

Anggota Komisi II ini mengatakan proses pilkada masih cukup panjang. Untuk itu lah, dia mengatakan PDIP memberikan kesempatan kadernya untuk menyelesaikan tugas terlebih dahulu.

“Karena masih panjang maka sebaiknya berikan kesempatan, kenapa karena proses kepemimpinan seseorang itu melalui jalan yang cukup panjang, jadi semuanya by process, kita berikanlah kesempatan bukan hanya Mas Gibran yang lainnya,” kata Djarot.

Djarot mengatakan PDIP tidak menaruh keistimewaan khusus kepada Gibran. Menurutnya, semua kader berpotensi sama.

“PDIP tidak pernah menganggap Mas Gibran punya keistimewaan, semua sama, untuk sekolah partai dia juga ikut, kita juga evaluasi terus, jadi semua mendapat perlakuan yang sama, tidak ada privilege, bukan hanya Gibran banyak kader yang juga berprestasi,” ucapnya.

Dia menegaskan PDIP memiliki banyak kader yang berpotensi namun belum ada rencana penunjukan pilkada. Saat ini, kata Djarot, PDIP masih menata konsolidasi dan bekerja sesuai arahan Ketum Megawati Soekarnoputri.

Djarot mengatakan PDIP tidak menaruh keistimewaan khusus kepada Gibran. Menurutnya, semua kader berpotensi sama.

“PDIP tidak pernah menganggap Mas Gibran punya keistimewaan, semua sama, untuk sekolah partai dia juga ikut, kita juga evaluasi terus, jadi semua mendapat perlakuan yang sama, tidak ada privilege, bukan hanya Gibran banyak kader yang juga berprestasi,” ucapnya.

Dia menegaskan PDIP memiliki banyak kader yang berpotensi namun belum ada rencana penunjukan pilkada. Saat ini, kata Djarot, PDIP masih menata konsolidasi dan bekerja sesuai arahan Ketum Megawati Soekarnoputri.(dtk)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Tolak Masa Jabatan Kepala Negara Tiga Periode

18 September 2021 - 13:01 WIB

Waduh! Pengamat Bilang Duet Anies-Sandi di Pilpres 2024 Sulit Terwujud

17 September 2021 - 17:14 WIB

Waduh! KPU Usulkan Masa Kampanye Pemilu 2024 Selama 7 Bulan

16 September 2021 - 11:56 WIB

Dana Pensiun Anggota DPR Disorot, Dinilai Pemborosan Anggaran

15 September 2021 - 16:59 WIB

Dana Pensiun bagi Anggota DPR Dianggap Tidak Masuk Akal

15 September 2021 - 16:52 WIB

Pensiun bagi Anggota DPR

Enak Banget! Bukan Cuma Gaji dan Tunjangan, Anggota DPR Juga Dapat Pensiun Seumur Hidup

15 September 2021 - 13:20 WIB

Trending di Politik