Terkait Kasus dengan Rocky Gerung, BPN Minta Sentul City Jangan Asal Somasi dan Gusur

Menu

Mode Gelap
Terputusnya Aliran Listrik PLN, Ini 3 Wilayah yang Terdampak Akibat Hujan Deras dan Angin, Pohon di Perum Taman Griya Tumbang Klarifikasi, Rachel Vennya: Aku Tidak Lakukan Karantina Sama Sekali Kota Bogor Diterpa Hujan Angin, Satu Mobil Ringsek Terkena Pohon Tumbang Penemuan Jasad Bayi di MTs Babakan, Kapolsek Jasinga: Diduga Dibuang Ibunya

Kabupaten Bogor ยท 22 Sep 2021 18:53 WIB

Terkait Kasus dengan Rocky Gerung, BPN Minta Sentul City Jangan Asal Somasi dan Gusur


 Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor Sepyo Achanto.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor Sepyo Achanto.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor meminta PT Sentul City Tbk untuk melakukan musyawarah dan mufakat ketimbang somasi dan membuldoser lahan ataupun bangunan, baik itu milik Rocky Gerung maupun masyarakat lainnya di Desa Bojong Koneng.

“Untuk permasalahan sengketa lahan di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, kami bersama Pemkab Bogor meminta PT. Sentul City Tbk tidak main asal somasi dan menggusur, tetapi mengedepankan musyawarah mufakat baik dengan masyarakat yang menguasai lahan maupun dengan pemerintah daerah,” kata Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor Sepyo Achanto kepada wartawan, Rabu 22 September 2021.

Untuk klaim kepemilikan surat hak guna usaha (HGU) ataupun hak guna bangunan (HGB), Pemkab Bogor dan Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor akan duduk bersama dengan para pihak yang bersengketa.

“Kami juga berencana akan duduk bersama dengan para pihak yang bersengketa, untuk mencari solusi terbaik dari permasalahan ini,” sambungnya.

Sepyo menjelaskan dengan surat HGB, sang pemilik surat tersebut bisa mendirikan bangunan di lahan milik negara hingga selama 20 tahun, setelah itu bisa diperpanjang atau tidak diperpanjang atau kembali dimiliki negara.

“Kisruhnya permasalahan sengketa lahan ini karena yang memegang surat HGB dan yang menguasai lahan adalah pihak yang berbeda,” jelas Sepyo.(IKC)

 

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Terbentur Lahan Milik TNI, Jalan Samisade Desa Ciampea Dialihkan

20 Oktober 2021 - 18:53 WIB

Samisade Desa Ciampea

Pemkab Bogor Akan Peringati HSN 2021 dengan Bogor Bersholawat

20 Oktober 2021 - 15:10 WIB

Hsn

Polres Bogor Siapkan Vaksin Mobile bagi Wisatawan Puncak

20 Oktober 2021 - 12:02 WIB

Wisatawan

Pengedar Sabu Beromset Miliaran Rupiah, Disikat Polres Bogor

20 Oktober 2021 - 11:26 WIB

Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Rumah Rusak

20 Oktober 2021 - 10:16 WIB

Rumah

Perkuat Sistem Kaderisasi PMII Kabupaten Bogor Gelar Muspimcab

20 Oktober 2021 - 10:10 WIB

Trending di Kabupaten Bogor