Lima e-Commerce Ini Tak Akan Jual Barang Palsu (KW)

Menu

Mode Gelap
Info Terkini Gempa Menurut BMKG, Sabtu 28  Januari 2023 Link Streaming Man City vs Arsenal, Aman dan Legal Catat, Ini Nomor Hotline Pengaduan Penculikan Anak di Kota Bogor Doa Buka Puasa Rajab 2023 dan Qadha Ramadhan Lengkap Pasar Kaget di Taman Heulang Dikeluhkan Warga, Sahib Khan Usulkan Relokasi

Nasional · 6 Oct 2021 19:35 WIB

Lima e-Commerce Ini Tak Akan Jual Barang Palsu (KW)


 Lima e-Commerce Ini Tak Akan Jual Barang Palsu (KW) Perbesar

IIMS

Bogordaily.net – Lima e-Commerce Indonesia telah menyatakan komitmennya untuk ‘mengharamkan’ barang palsu dan bajakan dijual.

Kelima e-Commerce marketplace yang dimaksud adalah Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Blibli, dan Lazada.

Mereka mendukung upaya pemberantasan produk yang melanggar Kekayaan Intelektual (KI) di platform masing-masing.

Komitmen tersebut tertuang dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM, Bareskrim, dan perusahaan e-Commerce yang beroperasi di Indonesia.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly mengungkapkan untuk mencegah kerugian yang besar terhadap pemilik HKI terdaftar (IP Holder), maka diperlukan kerja sama antara e-commerce dengan pemerintah/regulator, khususnya aparat penegak hukum.

“Di samping e-Commerce juga harus memiliki suatu sistem pengawasan dan mekanisme pelaporan (reporting) terhadap laporan aduan masyarakat pemilik HKI yang merasa dilanggar hak-haknya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Yasonna, Rabu 6 Okrober 2021.

Kelima e-Commerce yang berada di bawah naungan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) yang bersedia untuk menyatakan deklarasi dalam rangka mendukung kebijakan perlindungan dan penegakan hukum HKI.

“Akhir-akhir ini para pelaku usaha e-commerce tengah berlomba-lomba menutup ribuan akun (merchant) yang disinyalir palsu (fake account), menyesatkan konsumen atas informasi asal-muasal produk, hasil pembajakan, dan lain sebagainya,” tuturnya.

Komitmen tersebut kemudian dituangkan ke dalam penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) antara Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM dengan Bareskrim Polri.

Pada agenda yang sama juga diumumkan deklarasi e-Commerce dalam mendukung kebijakan perlindungan hukum Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia.***

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Demo Aremania Rusuh, Massa Rusak Kantor Arema FC

29 January 2023 - 22:14 WIB

Demo Aremania Rusuh

Ini Dia 15 Jurusan di UI yang Sepi Peminat, Bisa Jadi Referensi

29 January 2023 - 21:27 WIB

Jurusan Ui sepi peminat

Informasi Jadwal Kereta Panoramic Bulan Februari 2023, Harga Tiket dan Rutenya

29 January 2023 - 16:00 WIB

Jadwal Kereta Panoramic 2023

Kereta Panoramic Kembali Beroperasi Februari 2023, Ini Tujuan dan Harga Tiketnya

29 January 2023 - 15:45 WIB

Kereta Api Panoramic Beroperasi

Asal Muasal Seruan Pita Hitam untuk Pegawai PT KAI dan Tagar #KAIsedangtidakbaikbaiksaja

28 January 2023 - 20:17 WIB

Asal Muasal Seruan Pita Hitam untuk Pegawai PT KAI dan Tagar #KAIsedangtidakbaikbaiksaja

DPR Desak BPKH Susun Pembiayaan Haji yang Lebih Rasional

28 January 2023 - 19:44 WIB

Pembiayaan Haji
Trending di Nasional