Menparekraf Beri Lampu Hijau Anak di Bawah 12 Bisa ke Tempat Wisata

Menu

Mode Gelap
Malang Diguncang Gempa Berkekuatan M 5,3 Niat Jemput Anak, Seorang Ibu Asal Cigudeg Tewas Tertabrak Truk Terputusnya Aliran Listrik PLN, Ini 3 Wilayah yang Terdampak Akibat Hujan Deras dan Angin, Pohon di Perum Taman Griya Tumbang Klarifikasi, Rachel Vennya: Aku Tidak Lakukan Karantina Sama Sekali

Wisata ยท 8 Okt 2021 17:22 WIB

Menparekraf Beri Lampu Hijau Anak di Bawah 12 Bisa ke Tempat Wisata


 Sandiaga saat kunjungan ke Kampung Wisata Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta, Jumat (8/10/2021)(KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO) Perbesar

Sandiaga saat kunjungan ke Kampung Wisata Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta, Jumat (8/10/2021)(KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO)

Bogordaily.net – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberikan lampu hijau wisatawan di bawah 12 tahun. Tapi, implementasinya harus seizin kepala daerah.

Sandi menjelaskan, destinasi wisata identik untuk keluarga. Jika anak tidak diperbolehkan masuk, wisatawan otomatis banyak wisatawan yang balik kanan.

“Kami berikan diskresi untuk ayah dan ibunya yang sudah divaksin full,” kata Sandi, saat Anugerah 50 Desa Wisata Bangkit di Kelurahan Rejowinangun, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, Jumat 8 Oktober 2021.

Menukil dari detikcon, Sandi mengungkapkan, diskresi ini diberikan kepada pemerintah daerah. Sebab, tanpa ada memasukkan anak usia di bawah 12 tahun, tentu akan sangat sulit bagi destinasi wisata tetap dikunjungi.

“Bapak-bapak di pemerintah daerah bisa memberikan diskresi ini, karena wisata ini identik dengan wisata keluarga. Tanpa memasukkan anak-anak usia di bawah 12 tahun tentunya akan sangat sulit,” katanya.

Meski memberikan lampu hijau, lanjut Sandi, protokol scanning barcode aplikasi PeduliLindungi tetap wajib dilakukan.

“Tentunya dengan pengawasan ketat protokol kesehatan, testing, tracing ditingkatkan, agar wisata ini aman dan bebas COVID-19,” jelasnya.

Seperti telah diberitakan, Gembira Loka (GL) Zoo memilih hanya membuka Sabtu dan Minggu karena larangan anak usia di bawah 12 tahun masuk.

Direktur Utama GL Zoo, KMT.A. Tirtodiprojo mengaku minimnya kunjungan karena banyak orang tua yang tidak jadi masuk GL Zoo karena membawa anak berusia di bawah 12 tahun. Padahal, sebagian besar pengunjung GL Zoo adalah anak-anak.

“Rata-rata mereka itu bisa mengakses aplikasi PeduliLindungi, tapi karena membawa anak tidak bisa masuk. Jadi mereka tidak bisa masuk karena anaknya tidak bisa masuk, namanya juga orangtua kalau anaknya tidak masuk ya pilih tidak jadi masuk kan. Padahal kan konsumen GL Zoo untuk anak-anak,” ujarnya.

“Bahkan, rata-rata yang tidak bisa masuk itu sekitar 5 sampai 6 kali dari pengunjung yang berhasil masuk. Jadi kalau GL Zoo ada 50 orang maka ada 300 sampai 400 orang yang tertolak masuk,” lanjut Joko.***

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Ingin Dapat Spot Foto yang Indah di Jayapura, Mampir di Jembatan Merah Youtefa

23 Oktober 2021 - 17:57 WIB

Naik Pesawat Wajib PCR Dulu, Ini Aturan Barunya

23 Oktober 2021 - 16:44 WIB

Naik Pesawat Wajib PCR

Pink Beach! Pantai Cantik di Pulau Komodo, Bikin Lelah Langsung Hilang

22 Oktober 2021 - 14:31 WIB

Pink

Menyuguhkan Keindahan Bahari, Pulau Kei Dijuluki Surga Tersembunyi

22 Oktober 2021 - 09:29 WIB

Asiik! Taman Margasatwa Ragunan Siap Sambut Pengunjung

21 Oktober 2021 - 14:50 WIB

Taman

Wisata Candi Jawi, Jejak Kerajaan Singasari dan Relief yang Menyisakan Misteri

20 Oktober 2021 - 12:43 WIB

Wisata
Trending di Wisata