Momentum di Hari Santri, Bupati Bogor Ajak Santri Menangkal Ideologi Menyimpang

Menu

Mode Gelap
Wakapolda Jatim : Bripda RB Hamili Novia dan Minta Aborsi Polisi Periksa Polisi Berinisal R Atas Kematian Novia Widyasari Novia Ambil Jurusan Pendidikan Demi Bantu Anak Kurang Mampu JK Apresiasi Sumbangsih Rizal Ramli Bagi Perekonomian Negara Polisi Mabuk Berlagak Koboi, Anak 7 Tahun Kena Peluru Nyasar

Headline · 22 Okt 2021 17:28 WIB

Momentum di Hari Santri, Bupati Bogor Ajak Santri Menangkal Ideologi Menyimpang


 Bupati Bogor Ade Yasin saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Santri Nasional di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Jumat 22 Oktober 2021.(Diskominfo/Bogordaily.net) Perbesar

Bupati Bogor Ade Yasin saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Santri Nasional di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Jumat 22 Oktober 2021.(Diskominfo/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Bupati Bogor Ade Yasin melalui momentum Hari Santri Nasional (HSN) 2021 mengajak para santri berperan aktif menangkal penyebaran ideologi menyimpang, dan senantiasa menjaga kondusifitas dan toleransi umat beragama untuk menciptakan kesalehan sosial di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, Keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015 tentang Hari Santri menjadi dasar diperingatinya hari santri setiap tanggal 22 Oktober. Peringatan Hari Santri Nasional dilakukan sebagai bentuk penghargaan, dedikasi, dan perjuangan para santri dalam menghantarkan Indonesia menuju kemerdekaan.

Sebagaimana yang diketahui bersama bahwa tema Peringatan Hari Santri tahun ini adalah “Santri Siaga Jiwa Raga”. Artinya santri dituntut untuk siap siaga jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian dunia.

“Untuk itu saya mengajak para santri untuk berperan aktif dalam upaya menangkal penyebaran ideologi menyimpang yang dapat merusak pertahanan dasar negara. Tidak pernah lelah untuk berikhtiar dan berkarya, berpegang teguh dengan aqidah, nilai-nilai ajaran Islam Rahmatan Lil’alamin, serta mengajak para santri dan seluruh umat Islam di Kabupaten Bogor untuk senantiasa menjaga kondusifitas dan toleransi umat beragama, untuk menciptakan kesalehan sosial di Kabupaten Bogor, sehingga dapat mendorong terwujudnya Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban,” ungkap Bupati Bogor.

Menurutnya, penting menangkal penyebaran ideologi menyimpang seperti isu radikalisme untuk itu ia meminta pondok pesantren lebih fokus kepada pendidikan dan pembinaan para santri.

“Saat ini dengan mudahnya isu radikalisme disebar melalui media sosial, dimana berita yang disampaikan tidak utuh hanya setengah-setengah, membuat masyarakat tidak paham dan berpotensi salah menerima dan memahami pesan yang disampaikan,” ujar Ade Yasin.

Lanjut Ade Yasin menambahkan, peringatan HSN dibarengi juga dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah melalui Bogor Bersholawat. Katanya, pada momentum Maulid Nabi Muhammad ini ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor bersama-sama meneladani kecintaan Rasulullah kepada umatnya.

“Dalam rangka memperingati Maulid nabi Muhammad SAW, kita akan fokus dan ikut serta agar pendidikan pondok pesantren dan madrasah ini maju. Kami pun mengundang KH. Mustofa Aqil Siradj untuk memberikan tausiah, Alhamdulillah mendapat sambutan yang meriah dari masyarakat,” beber Ade Yasin.

Kemudian, Ketua MUI Kabupaten Bogor Mukri Aji menambahkan, bahwa Hari Santri Nasional sebuah kewajiban untuk diperingati dan bagi para santri pondok pesantren di Kabupaten Bogor dan seluruh Indonesia agar menjadi hamba yang sholeh dan sholehah, juga calon kyai, calon intelektual, calon pejabat, calon gubernur, dan juga presiden. Menjadi santri yang saling bertoleransi antar umat dan toleransi aqidah.

“Nuansa ini cukup luar biasa untuk bahan muhasabah bahwa Indonesia merdeka dibuat oleh santri dan para kyai. Di era milenial yang seperti ini, di era digital ibu Bupati Bogor telah merespon dengan Bogor Berkeadaban yang ada di Pancakarsa. Itu sangat luar biasa dengan menyiapkan 1.000 hafidz Al Quran, dan pondok-pondok pesantren untuk menyongsong santri-santrinya yang tidak hanya menguasai ilmu agama tapi mereka juga menguasai ilmu teknologi,” pungkasnyanya.(buc/sh)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tirta Kahuripan Mempermudah Pelanggan Melalui Aplikasi “SI CANTIK”

4 Desember 2021 - 05:23 WIB

Tirta Kahuripan

Petugas Dishub Pungli, Polsek Leuwiliang Lakukan Lidik

3 Desember 2021 - 18:32 WIB

Pungli

Hore! Akhirnya PPKM Kabupaten Bogor Turun Jadi Level 2

3 Desember 2021 - 10:04 WIB

ppkm level 1

Pengurus Karang Taruna Kecamatan Cisarua Gelar Raker

2 Desember 2021 - 17:27 WIB

Pengurus Karang Taruna

Ade Yasin Resmikan Program Samisade Pembangunan Jalan Sepanjang 15 Kilometer

2 Desember 2021 - 16:05 WIB

15 kilometer

Tim Verifikasi Dewan Pers Sambangi Redaksi bogordaily.net

2 Desember 2021 - 13:48 WIB

Trending di Kabupaten Bogor