Pantau Stok Gabah, DKP Kabupaten Bogor Punya Inovasi SiGili

Menu

Mode Gelap
Malang Diguncang Gempa Berkekuatan M 5,3 Niat Jemput Anak, Seorang Ibu Asal Cigudeg Tewas Tertabrak Truk Terputusnya Aliran Listrik PLN, Ini 3 Wilayah yang Terdampak Akibat Hujan Deras dan Angin, Pohon di Perum Taman Griya Tumbang Klarifikasi, Rachel Vennya: Aku Tidak Lakukan Karantina Sama Sekali

Kabupaten Bogor · 13 Okt 2021 17:00 WIB

Pantau Stok dan Harga Gabah, DKP Kabupaten Bogor Punya Inovasi SiGili


 Aplikasi SiGili, memantau stok harga gabah dan juga beras yang ada di tingkat penggilingan. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Aplikasi SiGili, memantau stok harga gabah dan juga beras yang ada di tingkat penggilingan. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Dinas Ketahan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor punya inovasi SiGili, aplikasi ini berfungsi untuk merekap, memantau stok harga gabah dan juga beras yang ada di tingkat penggilingan.

SiGili atau Sistem Penggilingan merupakan suatu aplikasi berbasis web.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan Pemda agar terus membangun kapasitas dan daya saing sehingga perlu terus berinovasi.

Demi memberikan layanan yang lebih cepat, lebih baik, lebih murah, lebih transparan dan lebih bermanfaat dalam lingkup internal birokrasi maupun pelayanan publik.

“Saat ini kami punya 199 inovasi yang sudah tervalidasi, salah satunya adalah SiGili. SiGili atau Sistem Penggilingan merupakan suatu aplikasi berbasis web yang diluncurkan oleh Dinas Ketahan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor. Aplikasi ini berfungsi untuk merekap, memantau stok harga gabah dan juga beras yang ada di tingkat penggilingan,” kata Ade Yasin.

Ade mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen untuk mendorong dan membangun budaya inovasi melalui kolaborasi dan kompetisi di berbagai sektor, salah satunya dengan kebijakan one institution, one innovation dan one village, one innovation.

Harapan akhir dari aplikasi ini untuk memberikan gambaran ketersediaan stok dan harga gabah/beras di Kabupaten Bogor ditingkat penggilingan di Kabupaten Bogor, baik penggilingan kapasitas sedang maupun kapasitas kecil.

Kepala Dinas Ketahan Pangan Kabupaten Bogor, Dedi Ade Bachtiar menyampaikan, pembuatan aplikasi ini didasari fakta di lapangan yaitu adanya gejolak ketersediaan beras di masyarakat.

Apabila gejolak tersebut tidak dapat dipantau serta dikontrol dengan baik, maka nantinya akan mengganggu pasokan beras itu sendiri untuk sampai ke tingkat konsumen.

“Aplikasi ini secara teknis digunakan oleh petugas lapangan stok gabah dan beras. Mereka terdiri dari 15 petugas yang disebar ke 15 kecamatan, di mana tempat penggilingan padi berada. Mereka memiliki kewajiban untuk melakukan survei ke tempat penggilingan masing-masing dan setelah itu hasil surveinya akan diinput oleh mereka di aplikasi SiGili.

Dedi menambahkan, semua laporan yang sudah diinput di aplikasi tersebut nantinya akan direkap dan dipantau juga oleh admin SiGili di tingkat OPD.

Hasil SiGili berupa laporan harga, stok untuk beras, gabah di wilayah Kabupaten Bogor nantinya dapat dijadikan dasar bagi pemegang kebijakan, untuk mengambil keputusan dalam menangani distribusi pangan.***

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Satgas Covid-19 RW 07 Perumahan Batavia Siapkan Dorprize Saat Vaksinasi

23 Oktober 2021 - 14:08 WIB

Perumahan Batavia

Mentri KKP Tebar 100 Benih ikan di Situ Lebak Wangi

23 Oktober 2021 - 10:30 WIB

KKP

Pemkab Bogor Tebar Penghargaan untuk Para Santri Pemenang Lomba Musabaqoh Qiroatil Kutub

22 Oktober 2021 - 20:18 WIB

Musabaqoh

Momentum di Hari Santri, Bupati Bogor Ajak Santri Menangkal Ideologi Menyimpang

22 Oktober 2021 - 17:28 WIB

Pengerjaan Jalan Cigudeg Kiarapandak-Cisangku Sukajaya Lambat, Sekda Kab Bogor Sentil Kontraktor

22 Oktober 2021 - 16:53 WIB

Jalan Cigudeg Kiarapandak

Personel Korem 061 Suryakencana Bahu Membahu Bangun Jembatan Rawayan yang Nyaris Ambruk

22 Oktober 2021 - 16:19 WIB

Trending di Kabupaten Bogor