Akankah Duet Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto Terwujud di Pilpres 2024

Menu

Mode Gelap
Muhammad Ameer Azzikra, Putra Ustaz Arifin Ilham, Meninggal Dunia Buset, Mercy Bodong dengan Sopir Tak Ber-SIM Lawan Arah Tol Tabrak 3 Mobil Usai Lantik Pengurus Baru, AMSI Gelar Seminar Media Siber Sehat Ade Yasin Klaim Vaksinasi Kabupaten Bogor Sudah Lampaui Target Polisi Selidiki Video Mesum Durasi 35 Detik Diduga Dua Pelajar

Politik · 25 Nov 2021 12:55 WIB

Akankah Duet Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto Terwujud di Pilpres 2024


 Saat Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dimomen kebersamaanya. Kedua tokoh tersebut digadang-gadang untuk berduet maju di Pilpres 2024.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Saat Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dimomen kebersamaanya. Kedua tokoh tersebut digadang-gadang untuk berduet maju di Pilpres 2024.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Sejumlah kalangan mulai mencocokkan duet Ganjar Pranowo dengan Airlangga Hartarto untuk maju di Pilpres 2024, dengan didukung koalisi Partai Golkar, NasDem dan Partai Demokrat.

Akankah duet tersebut bakal terwujud di Pilpres 2024. Pasalnya koalisi tersebut memiliki peluang besar untuk mengusung pasangan Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto.

Peluang Demokrat berkoalisi dengan Golkar dan NasDem cukup besar menurut Manajer Program Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad. Sedangkan duet pasangan Ganjar-Airlangga,  dinilai cukup ideal.

“Iya itu salah satu pasangan yang cukup ideal. Pak Ganjar itu populer, dikenal dan sekarang ini suaranya tertinggi paling potensial untuk terpilih, dan dia butuh seorang wakil yang teknokratis, dan saya kira Pak Airlangga itu memenuhi itu,” kata Saidiman Ahmad, kepada wartawan, Kamis 25 November 2021.

Selain itu menurutnya, Airlangga sebagai ketua partai politik besar memiliki poin plus yang sangat penting. Menteri Perekonomian itu akan membuat seluruh kader Golkar menjadi solid untuk mendukung pasangan tersebut.

“Dia menyelesaikan friksi-friksi yang ada di dalam tubuh Golkar, dan itu prestasi yang luar biasa. Jadi, dia memiliki dua hal yang penting kalau dia sebagai wakil. Yang pertama itu, dia bisa mengisi aspek teknokratis dari kepemimpinan nasional nanti. Kemudian yang kedua, punya dukungan politik yang kuat,” papar dia.

Sementara itu, lanjut Saidiman, kalau simulasi partai, Golkar, NasDem dan Demokrat memiliki sejarah yang baik, para pemimpinnya memiliki kedekatan emosional. Contohnya, Surya Paloh yang pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Golkar.

Begitu juga dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia menyebut SBY juga memiliki kedekatan ideologis dengan orang-orang Golkar.

“Poros alternatif yang dasarnya secara ideologis itu katakanlah poros kuning, yang menyebutnya itu boleh jadi karena Demokrat, Pak SBY juga punya kedekatan ideologis dengan orang-orang Golkar pada dasarnya,” sebutnya.

Saidiman memprediksi kalau Demokrat bakal legawa mengusung Ganjar dan Airlangga. Demokrat, kata dia, memiliki kepentingan yang lebih sakral ketimbang memaksakan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju sebagai capres atau cawapres.

“Menurut saya, Demokrat punya kepentingan untuk mengembalikan kejayaannya. Itu sama saja pada 2009 ketika Demokrat menjadi partai nomor 1. Ketika itu dan salah satu cara mengembalikan kejayaan itu adalah dengan menemukan figur yang populer di publik,” paparnya.

“Dulu Demokrat ini muncul sebagai semacam kuda hitam dalam pemilihan legislatif, karena sosok Pak SBY yang sangat kuat ketika itu sangat populer. Jadi Pak SBY mendongkrak perolehan legislatif pada Demokrat saat itu,” kata dia.

Sementara itu menurutnya pasangan Ganjar-Airlangga ini, pasangan yang saling melengkapi, terpenting bisa bekerja dengan baik.

“Kalau saya melihat itu pasangan yang cukup ideal yang tadi saya katakan. Satu sisi, kan presiden dan wakil presiden itu bukan cuma membutuhkan menang, tapi juga nanti kalau menang mereka bisa bekerja dengan baik dan karena itu sosok pendamping teknokratis itu dibutuhkan,” pungkasnya.***

 

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

PollsterRp dan Bung Hatta di Mata Rizal Ramli

28 November 2021 - 13:28 WIB

PollsterRp

Pemuda Pancasila Geruduk DPR, Tuntut Junimart Girsang Minta Maaf

25 November 2021 - 15:52 WIB

Bantu Warga Positif Covid-19, MPC Pemuda Pancasila Gandeng Polres Bogor Kota

Bersama Direksi PT. BRI, Elly Yasin Bahasa Program BRIlian Preneur

24 November 2021 - 18:27 WIB

Pimpin BM PAN Kabupaten Bogor, Laras Widyaningsih Terpilih Secara Aklamasi

24 November 2021 - 11:59 WIB

RUU Kejaksaan Mutlak Perlu Atur Jaminan Keselamatan Jaksa

21 November 2021 - 12:00 WIB

keselamatan jaksa

Lagi-Lagi Opini Jelek Arteria Dahlan : “Polisi dll Tidak Boleh Di-OTT!”

20 November 2021 - 10:51 WIB

Arteria Dahlan
Trending di Headline

Sorry. No data so far.