Jalan Letnan Sukarna Rusak, Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor Kumpulkan Kades se-Kecamatan Ciampea

Menu

Mode Gelap
Muhammad Ameer Azzikra, Putra Ustaz Arifin Ilham, Meninggal Dunia Buset, Mercy Bodong dengan Sopir Tak Ber-SIM Lawan Arah Tol Tabrak 3 Mobil Usai Lantik Pengurus Baru, AMSI Gelar Seminar Media Siber Sehat Ade Yasin Klaim Vaksinasi Kabupaten Bogor Sudah Lampaui Target Polisi Selidiki Video Mesum Durasi 35 Detik Diduga Dua Pelajar

Kabupaten Bogor · 25 Nov 2021 14:54 WIB

Jalan Letnan Sukarna Rusak, Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor Kumpulkan Kades se-Kecamatan Ciampea


 Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor Syaepudin Mukhtar saat menggelar pertemuan dengan 13 kades, Camat, UPT Jalan dan Jembatan serta UPT Pengairan dan Pertenian di Kecamatan Ciampea.(Ruslan/Bogordaily.net) Perbesar

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor Syaepudin Mukhtar saat menggelar pertemuan dengan 13 kades, Camat, UPT Jalan dan Jembatan serta UPT Pengairan dan Pertenian di Kecamatan Ciampea.(Ruslan/Bogordaily.net)

Bogordaily.net — Banyaknya keluhan masyarakat terkait rusaknya Jalan Letnan Sukarna, membuat Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor bergerak cepat dengan menggelar pertemuan bersama 13 kades, Camat dan UPT Jalan dan Jembatan serta UPT Pengairan dan Pertanian di Kecamatan Ciampea, Kamis 25 November 2021.

Pertemuan yang dilakukan secara santai di Kampung Wisata, Desa Cihiudeng Udik itu, Tim Percepatan Pembangunan akan melaporkan permasalahan yang ada di Kecamatan Ciampea salah satunya rusaknya Jalan Letnan Sukarna yang sampai saat ini belum ada penanganan.

Menanggapi hal itu Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor Syaepudin Mukhtar mengatakan pertemuan ini memang rutin dilakukan di setiap kecamatan, dan ini sudah ke 28 kalinya setelah di beberapa desa di kecamatan lainnya.

“Pertama memang ini adalah silaturahmi dengan para kepala desa di Kecamatan Ciampea, bahwa kita ingin memahami terkait dengan masalah masalah dan potensi yang ada di desa sehingga secara perencana di Kabupaten Bogor itu bisa terintegrasi dengan pembangunan yang kedua terkait dengan evaluasi samisadesi,”kata Syaepudin Mukhtar kepada wartawan.

Sambung Gus Udin -sapaanya- itu bahwa, dari 13 desa di Kecamatan Ciampea ini menang hampir semua sudah dapat program samisade meskipun tidak dapat untuh satu miliar

“Dan dari hasil masukan yang kita dapatkan bahwa kita ingin ada pendampingan terkait peningkatan kualitas dari TPK-nya itu sendiri,”katanya .

Pertemuan itu juga kata Gus Udin terkait dengan program -program penting dan permasalahan 13 desa yang ada di kecamatan Ciampea , dan dari hasil pertemuan itu yang akan jadi prioritas untuk disampaikan ke Bupati Bogor yaitu terkait dengan keluhan Jalan Letnan Sukarna.

“Dan titik titik kemacetan yang ada di Lecamatan Ciampea,”katanya.

Sementara menurut Ketua Paguyuban Desa se- Kecamatan Ciampea Ahmad Yani mengatakan pertemuan ini tidak hanya wacana dan usualan saja, ia berharap bisa didengar Bupati dan segera bisa direalisasikan apa yang telah diajukan oleh para kepala desa. Mengingat kata Kades Cibuntu itu bahwa beberapa usualan yang sudah diajukan sampai saat ini beluk juga terealisasi .

“Seperti permasalahan infrastuktur, dan saluran air seperti bendungan saimun itu sampai sekarang belum ada pembangunan,”pungkasnya.

 

(Ruslan)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hati-hati Bocah Kecil Jadi Sasaran Penjambret Handpone

29 November 2021 - 09:56 WIB

Kades Berharap Perbaikan Jalan Letnan Sukarna Ciampea Diprioritaskan

28 November 2021 - 17:24 WIB

Jalan Letnan Sukarna

Ade Yasin optimis, Kabupaten Bogor bisa PPKM Level 1

28 November 2021 - 16:00 WIB

ppkm level 1

Antisipasi Klaster Baru Pasca Nataru, Polda Jabar Tetapkan Sistem Ganjil Genap

28 November 2021 - 09:59 WIB

Sistem Ganjil Genap

Ade Yasin: Peran Ulama Sangat Penting dalam Mengajak Masyarakat untuk Divaksin

28 November 2021 - 08:00 WIB

Ulama

Ade Yasin Klaim Vaksinasi Kabupaten Bogor Sudah Lampaui Target

27 November 2021 - 16:48 WIB

DP3
Trending di Kabupaten Bogor

Sorry. No data so far.