Kemenkes Diminta Tingkatkan Capaian Program Imunisasi

Menu

Mode Gelap
Muhammad Ameer Azzikra, Putra Ustaz Arifin Ilham, Meninggal Dunia Buset, Mercy Bodong dengan Sopir Tak Ber-SIM Lawan Arah Tol Tabrak 3 Mobil Usai Lantik Pengurus Baru, AMSI Gelar Seminar Media Siber Sehat Ade Yasin Klaim Vaksinasi Kabupaten Bogor Sudah Lampaui Target Polisi Selidiki Video Mesum Durasi 35 Detik Diduga Dua Pelajar

Kesehatan · 23 Nov 2021 21:00 WIB

Kemenkes Diminta Tingkatkan Capaian Program Imunisasi


 Iustrasi Imunisasi. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Iustrasi Imunisasi. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Komisi IX DPR RI mendesak Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan capaian program imunisasi demi keberlanjutan program imunisasi dasar lengkap (IDL), imunisasi lanjutan (program BIAS) serta Program Imunisasi Nasional termasuk PCV, HPV, JE dan Rotavirus.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan sistem pelaporan cakupan imunisasi sesuai jadwal sebagaimana dasar untuk pelaksanaan program vaksinasi tahun depan.

“Meningkatkan kolaborasi antar lembaga dan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan vaksin dan distribusinya; dan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada penyedia vaksin PCV, HPV dan Rotavirus untuk menjamin kontinuitas ketersediaan vaksin,” ungkap Ansory saat membacakan poin kesimpulan rapat kerja Komisi IX DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 22 November 2021.

Dalam rapat yang membahas pelaksanaan Program Vaksin Regular, perkembangan pembahasan Program Imunisasi Nasional untuk PCV, HPV, dan Rotavirus serta persiapan pelaksanaan Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2021, Komisi IX juga mendesak Kemenkes segera merevisi SK Menteri Kesehatan No HK 01.007/Menkes/449/2020 tentang Perluasan Program demonstrasi HPV tahun 20202-2024.

“Untuk memastikan komitmen pemerintah dalam rencana perluasan program vaksinasi HPV tahun 2022 di provinsi dengan prevalensi tinggi dan program nasional di tahun 2023,” ucap politisi Fraksi PKS itu.

Lalu untuk peningkatan cakupan imunisasi, Komisi IX mendorong kemenkes untuk meningkatkan sosialisasi guna mempercepat pelaksanaan program imunisasi dasar lengkap (IDL), imunisasi lanjutan melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) serta program imunisasi nasional (termasuk PCV, HPV, JE dan Rotavirus) dengan melibatkan secara intensif pemerintah daerah, organisasi profesi dan komisi IX.

Sebelumnya, (Plt) Dirjen Pencegahan, Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maxi Rein Rondonuwu menyampaikan, penyebab rendahnya cakupan imunisasi rutin pada anak terjadi karena sejumlah kendala seperti masalah administrasi pengadaan vaksin, biaya distribusi dan penyimpanan vaksin serta sejumlah kendala lainnya.

“Rendahnya cakupan imunisasi rutin ini karena beberapa kendala di lapangan seperti kendala administrasi pengadaannya. Tentu harus ada solusi perencanaan metode pengadaan yang tepat,” terangnya.

Adapun imunisasi dimaksud yakni imunisasi mulai anak dari usia 12-23 bulan yang pada bulan Oktober target 78,0 persen, hingga Oktober 2021 ini baru mencapai 56,5 persen.

Selain itu, untuk campak rubella di bawah 2 tahun untuk bayi pada Januari hingga Oktober masih sangat jauh dari target 67,5 persen, saat ini baru mencapai 40,9 persen.

Maxi mengatakan, selain terkendala masalah administrasi pengadaan vaksin, kendala lainnya adalah terkait dengan distribusi dan penyimpanan.

Dalam hal ini, distribusi ke kabupaten/kota terkendala dengan pembiayaan karena ada daerah yang tidak mengalokasikan anggarannya serta kendala gudang penyimpanan vaksin penuh karena bersamaan dengan vaksin Covid-19.

Rapat kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan beserta jajaran, turut dihadiri Pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Pengurus Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Pengurus Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI).***

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Antisipasi Varian Omicron, Warga 8 Negara Ini Dilarang Masuk Indonesia

29 November 2021 - 11:39 WIB

Cek Jadwal Praktik Poliklinik Urologi RSOP Ciamis

28 November 2021 - 15:35 WIB

urologi

Ini Alasan Orang Tua Sering Kehilangan Nafsu Makan

28 November 2021 - 11:26 WIB

nafsu makan

Kapolri dan Bupati Ade Yasin Tinjau Vaksinasi Serentak Indonesia

27 November 2021 - 16:02 WIB

Kapolri dan Bupati Ade Yasin Tinjau Vaksinasi Serentak Indonesia

Percepat Vaksinasi, Polresta Bogor Kota Gelar Vaksinasi di Puskesmas Kedung Badak

27 November 2021 - 15:35 WIB

Percepatan Vaksinasi, Polresta Bogor Kota Lakukan Vaksinasi Serentak Indonesia di Puskesmas Kedung Badak

Muncul Varian Baru, Negara di Dunia Ramai-ramai Melarang Warganya ke Afrika

27 November 2021 - 14:45 WIB

Trending di Kesehatan

Sorry. No data so far.