Leuwihejo Tutup, Banyak Oknum Jual Tiket Ilegal

Menu

Mode Gelap
Mau Kuliah Gratis di STAI Al-Hidayah? Cek Persyaratannya! Harga Emas Antam Masih Rp 989.0000 Hari Ini Mediasi Pertama, Angga Wijaya Tetap Ingin Bercerai dengan Dewi Perssik Tepok Bulu Vindes 2022: Hesti-Erika Menang Lawan Raisa-Anya Geraldine Pemerintah Perpanjang PPKM di Luar Jawa-Bali Sampai 1 Agustus

Kabupaten Bogor · 5 Nov 2021 13:34 WIB

Leuwihejo Tutup, Banyak Oknum Jual Tiket Ilegal


 Sejumlah wisatawan saat menikmati air terjun di kawasan wisata Leuwihejo. Belakangan pasca ditutupnya Wisata Leuwihejo, banyak oknum yang menjual tiket ilegal.(Instagram@ leuwihejosentul/Bogordaily.net)  Perbesar

Sejumlah wisatawan saat menikmati air terjun di kawasan wisata Leuwihejo. Belakangan pasca ditutupnya Wisata Leuwihejo, banyak oknum yang menjual tiket ilegal.(Instagram@ leuwihejosentul/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Wisata Leuwihejo masih tutup, pasca viralnya harga tiket yang cukup mahal. Tapi di tengah wisata tersebut yang masih tutup, ternyata banyak oknum yang menjual tiket ilegal masuk ke sejumlah wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten Bogor Deni Humaedi mengatakan, tiket masuk yang dijual sejumlah oknum itu ilegal karena Wisata Leuwihejo sendiri masih ditutup.

“Ilegal itu, bisa dinamakan pungli, padahal pemerintah sudah memerintahkan untuk ditutup dahulu,”tegasnya.

Tutupnya wisata leuwihejo Riverside, imbas viralnya harga tiket yang cukup mahal, padahal tiket masuk hanya senilai Rp.15 ribu kemudian naik menjadi Rp.40 ribu. “Pemerintah sendiri tidak mengetahui kenaikan tersebut, walaupun itu ranah pengelola, tapi kan ada pajak-pajak wisata yang harus dibayarkan, kalau tidak ada pemberitahuan juga salah,”jelasnya.

Walaupun sudah memiliki Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) (CHSE) namun di Kabupaten Bogor masih masuk PPKM level tiga, melarang semua wahana Curug yang ada lingkungan Leuwihejo buka. “Ketentuan level tiga belum boleh keseluruhan dibuka, apalagi di Leuwihejo ada enam curuh yang berdampak keramaian nantinya, “ungkapnya.

Dirinyapun menghimbau kepada pengelola adanya bahasan terkait naiknya harga tiket tersebut. “Coba dimusyarawakan dengan beberapa pihak, pengelola, Perhutani, dan pemerintah desa, agar menemukan titik temu harga tiketnya,”tutupnya.(csc/sh)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Pemkab Bogor Terima Bantuan Dari BPKH Untuk Korban Bencana

5 Juli 2022 - 20:47 WIB

Bantuan Korban bencana

Plaza Toyota Citeureup Terus Berikan Promo Terbaik Bulan Juli, Segera Cek Disini

5 Juli 2022 - 19:45 WIB

Imtihanussanah MDT Al Haya Berlangsung Meriah

5 Juli 2022 - 15:56 WIB

Babinsa Kelurahan Margajaya Pantau Perlombaan Sudut Baca Ceria

5 Juli 2022 - 15:20 WIB

Iwan Setiawan Minta Pengelola Medsos Tingkat Kabupaten dan Kelurahan Berikan Konten Kreatif

5 Juli 2022 - 14:30 WIB

IIDI Kabupaten Bogor Lakukan Bulan Bakti, Ini Wilayah Yang Akan Didatangi

5 Juli 2022 - 14:24 WIB

Trending di Kabupaten Bogor