Bogordaily.net – Kembali Matahari Departemen Store Tbk (LPPF) menutup gerainya, kali ini perusahaan ritel milik Grup Lippo menutup gerainya yang ada di Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Menyikapi penutupan tersebut, Sekretaris Perusahaan Matahari Department Store, Miranti Hadisusilo beralasan penutupan gerai Matahari yang ada di Pasar Baru sudah sesuai dengan rencana perusahaan.
“Iya benar. Penutupan tersebut sejalan dengan rencana perseroan sebelumnya yang akan menutup gerai-gerai yang tidak perform,” kata Miranti saat dikonfirmasi detikcom, Selasa 2 Oktober 2021.
Miranti memastikan, rencana perusahaan yang menutup sejumlah gerai tidak akan memberikan dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada pegawainya. Dia mengatakan, para pegawai akan dialihkan ke gerai-gerai terdekat.
“Karyawan kami alihkan ke gerai-gerai terdekat, tidak ada yang di PHK,” tegasnya.
Sebelumnya, informasi mengenai penutupan gerai Matahari di Pasar Baru diketahui dari sebuah potongan gambar di media sosial. Dalam postingan tersebut menyebutkan bahwa gerai Matahari Pasar Baru resmi tutup sejak Senin 1 November 2021 kemarin.
“Kpd, YTH Pelanggan setia MATAHARI Pasar Baru, Kami informasikan terhitung hari Senin : 01 November 2021 Toko MATAHARI Pasar baru Berhenti Beroperasional/TUTUP. Terimakasih sudah setiap dengan MATAHARI PASAR BARU,” tulis pengumuman tersebut.
Selama pandemi COVID-19, satu persatu gerai ritel raksasa harus tutup karena terkena dampak. Sebelum di Pasar Baru, Matahari juga sudah menutup beberapa gerainya di Bogor, Bandung dan Yogyakarta.
Pada tahun pertama pandemi COVID-19 yaitu 2020, mereka mengalami rugi bersih hingga Rp 358 miliar yang kemudian perlahan membaik pada semester I 2021 di mana mereka berhasil mengantongi laba bersih hingga Rp 533 miliar.
“Kami percaya Matahari dapat tampil jauh lebih baik setelah PPKM seiring dengan semakin cepatnya pelaksanaan inisiatif dan tantangan terkait COVID-19 semakin terlampaui dan kami bermaksud menjadikan musim lalu sebagai pembelajaran utama bagi musim lebaran 2022,” kata CEO Matahari Terry O’Connor dalam keterangannya beberapa waktu yang lalu.(dtk/sh)