Pemotor Biang Kerok Perkelahian TNI vs Polantas, Ternyata Melanggar Lalu Lintas

Menu

Mode Gelap
Muhammad Ameer Azzikra, Putra Ustaz Arifin Ilham, Meninggal Dunia Buset, Mercy Bodong dengan Sopir Tak Ber-SIM Lawan Arah Tol Tabrak 3 Mobil Usai Lantik Pengurus Baru, AMSI Gelar Seminar Media Siber Sehat Ade Yasin Klaim Vaksinasi Kabupaten Bogor Sudah Lampaui Target Polisi Selidiki Video Mesum Durasi 35 Detik Diduga Dua Pelajar

Viral ยท 25 Nov 2021 13:42 WIB

Pemotor Biang Kerok Perkelahian TNI vs Polantas, Ternyata Melanggar Lalu Lintas


 Tangkapan layar personel TNI terlihat berkelahi dengan petugas Polantas. Kejadian tersebut disaksikan banyak warga dan pengguna jalan.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Tangkapan layar personel TNI terlihat berkelahi dengan petugas Polantas. Kejadian tersebut disaksikan banyak warga dan pengguna jalan.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Pemotor warga sipil yang jadi biang kerok perkelahian antara TNI dangan personel Polantas di Kota Ambon, Maluku, ternyata tidak memiliki SIM dan STNK.
Pemotor itu tidak terima ditilang dan melaporkannya ke saudaranya yang merupakan personel TNI.

Kapolda Maluku Irjen Refdi Andri mengatakan dua personel Polantas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease pada Rabu 24 November 2021 sore kemarin melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Rijal, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Kedua personel tersebut mendapati pemotor yang melanggar lalu lintas dengan tidak membawa SIM dan STNK.

“Kelalaian juga (pemotor) yang bersangkutan karena pada saat itu menggunakan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan TNKB, yang juga tidak dilengkapi dengan surat-surat lainnya, seperti surat izin mengemudi (SIM) dan STNK. Kemudian anggota kita melakukan tindakan (tilang),” kata Refdi dalam keterangannya kepada wartawan di Ambon, Kamis 25 November 2021.

Setelah tak terima ditilang, pemotor tersebut pergi dan memanggil saudaranya yang merupakan personel Kodam XVI/Pattimura. Anggota TNI itu lantas datang menemui dua personel Polantas yang menilang saudaranya.

“Hanya mungkin salah persepsi (antara oknum TNI dengan Polantas), mungkin ada miskomunikasi, terjadilah sesuatu yang tidak diinginkan,” katanya.

Sejak kemarin beredar video viral di media sosial, angggota TNI terlibat baku hantam dengan dua personel Polantas di pinggir jalan. Warga dan pengguna jalan terlihat ramai menonton perkelahian tersebut.

Bahkan dalam video tersebut terdengar seorang ibu-ibu yang histeris. “Aduh, kenapa yang lain hanya diamkah (tidak memisahkan),” teriak ibu-ibu dalam video itu.

Pertikaian baru selesai setelah datang seorang pria dan satpam yang membantu melerai keduanya.

Atas kejadian ini, Kapolda mengingatkan kepada setiap pengendara harus tertib berlalu lintas, dengan dibuktikan tertib administrasi, yakni selalu membawa SIM dan STNK.

“Yang namanya STNK ialah legitimasi operasional kendaraan di jalan. Jadi ini jadi pelajaran bagi kita, kita tidak mengikuti kesalahan itu,” tegasnya.***

 

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Viral! Gunakan Kembang Api di Pesta Pernikahan Berujung Petaka

28 November 2021 - 08:51 WIB

kembang api

Sempat Dibayar dengan Buah-buahan, Dokter Ini Buka Praktek Pasang Tarif Seikhlasnya

27 November 2021 - 16:56 WIB

Polisi Selidiki Video Mesum Durasi 35 Detik Diduga Dua Pelajar

27 November 2021 - 15:26 WIB

Video Mesum

Viral, Ada Squid Game Versi Nyata Berhadiah Rp 6,5 M

26 November 2021 - 15:57 WIB

Squid game versi nyata

Digigit Anjing, Model Cantik ini Kehilangan Bibir Bagian Atas

25 November 2021 - 13:14 WIB

Digigit Anjing

Ikuti Tren “Add Yours” di Instagram, Waspada Jadi Korban Penipuan

24 November 2021 - 16:00 WIB

add yours
Trending di Viral