RUU Kejaksaan Mutlak Perlu Atur Jaminan Keselamatan Jaksa

Menu

Mode Gelap
Bansos Tak Tepat Sasaran, Puluhan Emak-emak Geruduk Balai Desa Pacu Adrenalin, Wisata Air Curug Kiara Cocok Jadi Pilihan Yuk Rajin Periksakan Gigi ke RSUD Kota Bogor! Punya Modal Arsitek dan Kepala Daerah, Ridwan Kamil Digadang Jadi Kepala IKN Kota Bogor Terus Lanjutkan Vaksinasi Booster

Politik · 21 Nov 2021 12:00 WIB

RUU Kejaksaan Mutlak Perlu Atur Jaminan Keselamatan Jaksa


 Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana saat pertemuan Panja RUU Kejaksaan Komisi III DPR RI dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung Polda Babel di Babel, Jumat 19 November 2021. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana saat pertemuan Panja RUU Kejaksaan Komisi III DPR RI dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung Polda Babel di Babel, Jumat 19 November 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana menyatakan jaminan keamanan bagi para Jaksa dan keluarganya merupakan hal yang mutlak diperlukan, mengingat profesi jaksa rentan terhadap risiko yang mengancam keselamatan nyawanya.

Hal itu menurutnya, merupakan poin penting yang harus dimasukkan ke dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang perubahan atas Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia (UU Kejaksaan).

Politisi Partai NasDem itu menyebut, dalam menjalankan tugasnya, berbagai ancaman keamanan, tekanan dan teror kerap menimpa para jaksa.

Menurutnya, hal tersebut perlu menjadi perhatian serius, sehingga diperlukan regulasi sebagai landasan hukum yang mengatur jaminan keamanan bagi jaksa dan keluarganya.

“Dalam konsepnya, dalam RUU Kejaksaaan nanti akan disebutkan mengenai hal tersebut (ancaman keamanan terhadap jaksa dan keluarga), karena memang kita sudah melihat beberapa kejadian, terjadi adanya hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Terjadi pada jaksa dan keluarganya, terlepas dari jaksa tersebut sedang dalam menangani kasus atau di luar menangani kasus,” kata Eva di usai pertemuan Panja RUU Kejaksaan Komisi III DPR RI dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung Polda Babel di Babel, Jumat 19 November 2021.

Ia menegaskan bahwa negara harus hadir dan bertanggungjawab dalam memberi perlindungan kepada aparaturnya, sehingga saat melaksanakan tugasnya, para jaksa dan keluarga bisa terbebas dari risiko yang mengancam keselamatan, bahkan nyawa.

Hal senada pun turut menjadi permintaan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Babel I Made Suarnawan. Kajati Babel mencontohkan berbagai kejadian perihal adanya teror dan ancaman keselamatan para jaksa dan jajarannya saat bertugas menangani berbagai kasus.

Atas hal itu, Eva pun memastikan RUU Kejaksaan akan memuat poin-poin yang berkaitan dengan perlindungan terhadap jaksa.

“Nah perlindungan ini, pasti kita berikan, karena memang tugas yang dilakukan oleh seorang kejaksaan itu memang sarat dengan adanya pressure, terror, dan sebagainya. Oleh karena itu, pasti negara bertanggung jawab atas keselamatan jaksa dan juga keluarga. Karena memang tugas dan tanggung jawab jaksa itu begitu berat,” tutup legislator dapil Jawa Tengah V tersebut.***

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Legislator PKS Ungkap Masih Banyak Desa Tertinggal Harus Dibangun Daripada IKN

24 Januari 2022 - 09:52 WIB

banyak desa tertinggal

Waduh, PDIP Akan Diboikot saat Pemilu Meski Arteria Dahlan Sudah Minta Maaf

23 Januari 2022 - 15:39 WIB

Arteria

Menyusuri Keunikan Suara Ombak Pantai Goa Cina

23 Januari 2022 - 04:17 WIB

Ridwan Kamil Siap Maju Pilpres, Partai-Partai Buka Pintu

22 Januari 2022 - 07:53 WIB

KPU Usulkan Pemilu Digelar Tanggal 14 Februari 2024

21 Januari 2022 - 18:44 WIB

KPK Diawal Tahun Lakukan 4 OTT, Siap Berantas Korupsi

21 Januari 2022 - 13:12 WIB

Penajam Paser Utara
Trending di Politik