AGJT Desak Pemberlakuan Jam Operasional di Kecamatan Ciseeng

Menu

Mode Gelap
Muhammad Ameer Azzikra, Putra Ustaz Arifin Ilham, Meninggal Dunia Buset, Mercy Bodong dengan Sopir Tak Ber-SIM Lawan Arah Tol Tabrak 3 Mobil Usai Lantik Pengurus Baru, AMSI Gelar Seminar Media Siber Sehat Ade Yasin Klaim Vaksinasi Kabupaten Bogor Sudah Lampaui Target Polisi Selidiki Video Mesum Durasi 35 Detik Diduga Dua Pelajar

Kabupaten Bogor ยท 24 Nov 2021 16:49 WIB

Timbulkan Kecelakaan, AGJT Desak Pemberlakuan Jam Operasional di Kecamatan Ciseeng


 Aliansi Gerakan Jalur Tambang (AGJT) desak Kepala Dinas Perhubungan dan Pemkab Kabupaten Bogor, untuk segera membuat perturan jam operasional truk tambang di Kecamatan Ciseeng.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Aliansi Gerakan Jalur Tambang (AGJT) desak Kepala Dinas Perhubungan dan Pemkab Kabupaten Bogor, untuk segera membuat perturan jam operasional truk tambang di Kecamatan Ciseeng.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Persoalan ekploitasi tambang dan distribusi material tambang dengan segala turunan masalah yang ditimbulkan dari akibatnya seperti kerusakan lingkungan, kerusakan infrastruktur jalan, kecelakaan, pungli, kemacetan dan pelibatan anak dibawah umur belum terselesaikan.

Aliansi Gerakan Jalur Tambang (AGJT) melayangkan surat nomor 025/Agjt/Srt/2021 kepada Kepala Dinas Perhubungan dan Pemkab Kabupaten Bogor, untuk segera membuat peraturan jam operasional truk tambang di Kecamatan Ciseeng, Rabu 24 November 2021.

Berikut adalah 5 dasar penyesuaian:

1. Undang undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan

2. Tingginya angka kecelakaan yang melibatkan truk tambang/tronton diwilayah hukum Kecamatan Ciseeng

3. Kerusakan infrastruktur jalan yang diakibatkan oleh truk tambang dengan muatan lebih/overload

4. PERBUB Tangerang Nomor 46,47/2018 tentang waktu operasional angkutan barang/tambang (tanah,pasir,batu)

5. Surat Keputusan Bersama (SKB) Gunung Sindur, antara masyarakat, transforter/armada, dan Muspika tahun 2019 dan tahun 2020

Sebagai mana diketahui bersama, bahwa di Kabupaten Bogor belum ada satupun peraturan yang berpihak kepada masyarakat ataupun yang melindungi masyarakatnya dari ancaman mobilisasi truk tambang

Dari 5 dasar tersebut, masyarakat Ciseeng melalui Aliansi Gerakan Jalur Tambang mendesak Dinas Perhubungan dan Pemerintah /Pemkab Kabupaten Bogor untuk segera membuat peraturan dan solusi yang berpihak kepada masyarakat Rumpin, Gunung Sindur, Parungpanjang dan Ciseeng, yang selama ini masih dihadapkan pada persoalan mobilisasi truk tambang serta untuk mencegah korban jiwa berikutnya.***

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hati-hati Bocah Kecil Jadi Sasaran Penjambret Handpone

29 November 2021 - 09:56 WIB

Kades Berharap Perbaikan Jalan Letnan Sukarna Ciampea Diprioritaskan

28 November 2021 - 17:24 WIB

Jalan Letnan Sukarna

Ade Yasin optimis, Kabupaten Bogor bisa PPKM Level 1

28 November 2021 - 16:00 WIB

ppkm level 1

Antisipasi Klaster Baru Pasca Nataru, Polda Jabar Tetapkan Sistem Ganjil Genap

28 November 2021 - 09:59 WIB

Sistem Ganjil Genap

Ade Yasin: Peran Ulama Sangat Penting dalam Mengajak Masyarakat untuk Divaksin

28 November 2021 - 08:00 WIB

Ulama

Ade Yasin Klaim Vaksinasi Kabupaten Bogor Sudah Lampaui Target

27 November 2021 - 16:48 WIB

DP3
Trending di Kabupaten Bogor

Sorry. No data so far.