Total Penyaluran BPUM 2021 Rp15,36 Triliun kepada 12,8 Juta Usaha Mikro

Menu

Mode Gelap
Pacu Adrenalin, Wisata Air Curug Kiara Cocok Jadi Pilihan Yuk Rajin Periksakan Gigi ke RSUD Kota Bogor! Punya Modal Arsitek dan Kepala Daerah, Ridwan Kamil Digadang Jadi Kepala IKN Kota Bogor Terus Lanjutkan Vaksinasi Booster Kasus Harian Covid-19 Tembus 3 Ribu, Komisi IX Ingatkan Pemerintah Hal Ini

Ekonomi ยท 29 Nov 2021 09:23 WIB

Total Penyaluran BPUM 2021 Rp15,36 Triliun kepada 12,8 Juta Usaha Mikro


 Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UKM Luhur Pradjarto, pada acara Optimalisasi Program BPUM.(Humas Kementerian Koperasi dan UKM/Bogordaily.net) Perbesar

Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UKM Luhur Pradjarto, pada acara Optimalisasi Program BPUM.(Humas Kementerian Koperasi dan UKM/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Program Banpres Produktif Bagi Usaha Mikro (BPUM) 2021 terbagi menjadi 2 tahap. Untuk tahap pertama, telah terealisasi 100% pada Juli 2021 kepada 9,8 juta pelaku usaha mikro dengan anggaran sebesar Rp11,76 triliun. Dan untuk tahap 2 telah terealisasi 100% pada November 2021 kepada 3 juta pelaku usaha mikro, dengan anggaran sebesar Rp3,6 triliun.

Hal itu dikatakan Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UKM Luhur Pradjarto, pada acara Optimalisasi Program BPUM yang dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM Kabupaten/Kota di Provinsi DIY dan sebanyak 7 Kabupaten/Kota dari Provinsi Jateng, di Yogyakarta, pada kamis, 25 November 2021.

Sehingga, lanjut Luhur, telah terealisasi seluruhnya sesuai target penyaluran BPUM tahun 2021 kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro, total anggaran seluruhnya sebesar Rp15,36 triliun.

Luhur menambahkan, untuk Provinsi D.I Yogyakarta, pelaku usaha mikro yang telah ditetapkan sebagai penerima BPUM sebanyak 124.218 penerima dengan anggaran sebesar Rp149 miliar, sedangkan untuk Provinsi Jawa Tengah 1.600.165 penerima dengan anggaran sebesar Rp1,92 triliun.

“Dinas yang membidangi koperasi dan UKM di daerah menjadi salah satu pendorong suksesnya program BPUM ini dijalankan,” tandas Luhur.

Maka dari itu, Luhur sangat mengapresiasi peran aktif Dinas di daerah dan berharap koordinasi yang telah dijalankan selama ini dapat terus berlanjut. “Sehingga, program ini berjalan secara akuntabel dan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui tangguh dan bertahannya usaha mikro yang merupakan populasi usaha terbesar di Indonesia,” jelas Luhur.

Di samping itu, Luhur juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Penyalur atas kerjasama dan koordinasi selama ini.

“Dan kami sangat mengharapkan hal ini terus dijalankan dalam upaya percepatan pencairan BPUM kepada para penerima dengan meningkatkan koordinasi bersama Dinas Provinsi, Kabupaten/Kota,” imbuh Luhur.

Saat ini, aku Luhur, KemenKopUKM sedang melaksanakan monitoring dan pemantauan penerima BPUM. Untuk itu, diharapkan dukungan Dinas Provinsi, Kab./Kota pada saat kunjungan ke lapangan.

Menurut Luhur, BPUM merupakan salah satu program yang dicanangkan pemerintah dalam rangka penanggulangan ekonomi nasional. “Sehingga, program ini diharapkan mampu menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi Covid-19,” pungkas Luhur.

Asdep Pembiayaan Usaha Mikro Irene Swa Suryani juga menyampaikan bahwa dalam rangka optimalisasi pencairan, pasca rapat agar dilakukan koordinasi intensif antara Dinas dan Bank penyalur serta KemenKopUKM mengingat batas waktu pencairan BPUM 2021 pada akhir bulan Desember 2021.

Agus Kabid Pembiayaan Dinas yang membidangi koperasi dan UMKM DIY dan Sururi dari dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah menyatakan siap mengoptimalkan penyaluran kepada penerima BPUM.***

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Siap Dukung Pembiayaan, Menteri Teten Minta Lumajang Angkat Produk Unggulan

23 Januari 2022 - 20:06 WIB

Buka Rekening BSI secara Online? Cek Persyaratannya Yuk!

23 Januari 2022 - 08:55 WIB

Buka Rekening BSI

Integrasi Teknologi Kurangi Tenaga Kerja, Menkominfo Dorong Tingkatkan Keterampilan Digital

22 Januari 2022 - 19:08 WIB

KemenKopUKM Akan Intervensi Kawasan Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Menjadi Desa Modern

22 Januari 2022 - 17:43 WIB

hunian

Minyak 14 Ribu: Pembeli Bahagia, Pedagang di Pasar Tradisional Menjerit

22 Januari 2022 - 16:48 WIB

Antusiasme Masyarakat Tinggi, KPR BRI Virtual Expo Sukses Catatkan 4.000 Pengajuan

22 Januari 2022 - 15:39 WIB

Trending di Ekonomi