Friday, 4 April 2025
HomeBeritaTurki Jadi Negara Vaforit Bill Gates, Ini Alasannya

Turki Jadi Negara Vaforit Bill Gates, Ini Alasannya

Bogordaily.net – Selain tanah kelahirannya Amerika Serikat, tampaknya menjadikan sebagai salah satu negara favoritnya. Apa saja indikasinya?

Baru-baru ini, liburan ke . Bahkan pertengahan tahun ini, sang pendiri Microsoft juga memilih refreshing berkunjung ke sana, demikian pula di waktu-waktu sebelumnya.

menggunakan kapal pesiar mewah ke negara itu. Dia terlihat mengunjungi kota kuno Efesus yang dikenal sebagai tempat ziarah. Setelahnya, dia mengunjungi resort wisata Bordrum dengan kapal pesiar tersebut. Ini adalah kunjungan keduanya ke sana dalam 4 bulan terakhir.

Selain untuk liburan, Bill Gates kabarnya juga akan berinvestasi di dalam bentuk pembelian lahan pertanian. Sumber New York Post menyebut Bill Gates ingin membeli tanah pertanian seluas ratusan akre.

Tanah itu kemudian akan dirancang ramah lingkungan. “Bill Gates ingin membangun tanah pertanian yang besar dan berkelanjutan di untuk yayasannya,” kata sang sumber.

Gates yang baru saja merayakan ulang tahun ke 66 ini berpidato di konferensi COP26 di Glasgow bahwa dia ingin membantu petani dengan mengembangkan tanaman yang kebal terhadap ancaman perubahan iklim.

“Kecuali petani kecil bisa beradaptasi pada perubahan iklim, maka kita akan kalah dari peperangan global melawan kelaparan dan kemiskinan,” demikian katanya.

Media melaporkan bahwa Gates sudah memiliki lahan di sebelumnya. Luasnya sekitar 34 mil persegi di wilayah Thrace, Barat.

Di Amerika Serikat sendiri, laporan dari Land Report menyebut bahwa Bill Gates adalah pemilik lahan pertanian terbesar di Amerika Serikat. Gara-gara itu, dia mendapat kritik dari sejumlah pihak. Sang pendiri Microsoft pun melontarkan tanggapannya.

Secara total Bill Gates mempunyai sekitar 242 ribu akre tanah pertanian di Negeri Paman Sam, nilainya sekitar USD 690 juta. Kira-kira total besarnya hampir menyamai wilayah Hong Kong.

Bill Gates tercatat membeli tanah pertanian di lebih dari 12 negara bagian Amerika. Persentase terbesar berada di wilayah Lousiana, Arkansas, Nebraska, Arizona dan Washington.

Maka kritik pun datang bagaimana bisa satu orang punya tanah sedemikian banyaknya. Hal itu juga menggambarkan kesenjangan yang sangat besar antara warga negara Amerika.

Bill Gates mengakui pembelian lahan itu pada awalnya semata untuk investasi, bukan untuk tujuan lain seperti menangkal perubahan iklim yang getol ia bicarakan. Keputusan investasi dilakukan oleh grup miliknya, Cascade Investments. “Grup investasi saya yang memilih melakukan hal ini. Tidak ada hubungannya dengan soal cuaca,” sebut Bill Gates singkat.

Grup investasi Bill Gates tersebut telah berjanji akan memperlakukan tanah pertanian itu dengan ramah lingkungan. Namun tetap saja berita itu telah memantik keresahan sebagian pihak.

“Buat apa Bill Gates membeli lahan sebanyak itu? Mereka membuat harga tanah naik dan menyulitkan petani muda kecuali ingin bertani selamanya di tanah sewaan,” demikian kritikan di kolom komentar Fox News.

Sumber: detikcom

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here