BSI Catat Outstanding Pembiayaan Gadai Emas Rp3,6 Triliun

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022 Terkini! Ini Ramalan Kota Bogor Hari Ini, Rabu 28 September 2022 Masih Sama, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa, 27 September 2022 Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Selasa 27 September 2022

Advetorial · 21 Des 2021 12:37 WIB

BSI Catat Outstanding Pembiayaan Gadai Emas Rp3,6 Triliun


 Gedung Bank Syariah Indonesia (BSI). (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Gedung Bank Syariah Indonesia (BSI). (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. terus mengakselerasi kinerja pembiayaan, termasuk mendorong pertumbuhan pembiayaan gadai emas dan cicil emas sebagai salah satu produk unggulan perseroan.

Upaya mendorong pertumbuhan pembiayaan gadai emas dan cicil emas di antaranya melalui program grebek pasar di 23 titik pasar di wilayah Jakarta yang dikelola oleh PD Pasar Jaya, dikutip dari Bisniscom.

Direktur Retail Banking BSI, Kokok Alun Akbar mengatakan pada tahun ini, BSI menargetkan net growth pembiayaan gadai emas dan cicil emas sebesar Rp788 miliar.

Adapun sampai dengan September 2021, outstanding pembiayaan Gadai Emas BSI mencapai Rp3,6 triliun dan Cicil Emas mencapai Rp824 miliar.

Dia menyampaikan tujuan grebek pasar ini dalam rangka memperluas informasi dan awareness tentang produk gadai emas dan cicil emas Bank Syariah Indonesia, serta menjaring calon nasabah baru gadai emas dan cicil emas.

“Melalui Grebek Pasar, kami berharap dapat menjangkau dan mengedukasi masyarakat tentang layanan gadai emas dan cicil emas dengan prinsip syariah. Investasi emas merupakan salah satu investasi yang diminati oleh masyarakat,” ujar Kokok Alun Akbar melalui siaran pers, Kamis 16 Desember 2021.

Oleh karena itu, BSI ke depannya akan melaksanakan program grebek pasar secara nasional.

Menurut Kokok Alun, program ini menyasar lokasi pasar tradisional yang dikelola oleh pemerintah daerah setempat dan program pembukaan booth di pusat perbelanjaan (mall) untuk menyasar konsumen level menengah.

Program ini menargetkan konsumen di area terbuka melalui media promosi luar ruang, yaitu pengunjung pasar seperti kaum ibu dan juga para pemilik lapak di pasar tradisional.

Pemilihan pasar tradisional yang dikelola oleh Pemprov DKI sendiri didasari oleh target customer Bank Syariah Indonesia yang ada di dalam ekosistem pasar tersebut.

Secara rinci, grebek pasar BSI yang bekerja sama dengan PD Pasar Jaya ini dilaksanakan di 23 pasar di Jakarta, di antaranya Pasar Tanah Abang Blok B, Pasar Tanah Abang Blok F, Pasar Lontar/ Kebon Jati, dan Pasar Tebet Barat.

Selain itu, Pasar Minggu, Pasar Rumput, Pasar Pondok Labu, Pasar Cipete Selatan, Pasar Kebayoran Lama, Pasar Mayestik,Pasar Cipete, Pasar Mede, Pasar Waru, dan Pasar Sunter Podomoro.

Ditambah juga Pasar Muara Angke, Pasar Cipulir, Pasar Kedoya, Pasar Palmerah, Pasar Pramuka, Pasar Klender SS, Pasar Jatinegara, Pasar Ciracas, Pasar Cibubur.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Capaian Penerimaan Pajak Daerah Triwulan III Tahun 2022

28 September 2022 - 13:02 WIB

Publikasi Kinerja Kecamatan Tajurhalang 2022

19 September 2022 - 08:01 WIB

Publikasi Kinerja Kecamatan Ciomas Tahun 2022

7 September 2022 - 15:03 WIB

Plt. Bupati Bogor Harap Lomba Desa Bisa Tingkatkan Budaya Gotong-Royong di Kabupaten Bogor

1 September 2022 - 11:40 WIB

Coffe Morning Pemerintah Daerah Bersama Organisasi Kemasyarakatan (Compas)

24 Agustus 2022 - 15:19 WIB

The Beatles Night hadir di Café Rooftop Tertinggi Kota Bogor

15 Agustus 2022 - 11:54 WIB

Trending di Advetorial