Dicari Partisipan Penelitian untuk Olahraga Sambil Mengonsumsi Ganja

Menu

Mode Gelap
Yuk Rajin Periksakan Gigi ke RSUD Kota Bogor! Punya Modal Arsitek dan Kepala Daerah, Ridwan Kamil Digadang Jadi Kepala IKN Kota Bogor Terus Lanjutkan Vaksinasi Booster Kasus Harian Covid-19 Tembus 3 Ribu, Komisi IX Ingatkan Pemerintah Hal Ini Tenggelam di Sungai Kapuas, Balita Berusia 2 Tahun Belum Ditemukan

Kesehatan ยท 8 Des 2021 12:35 WIB

Dicari Partisipan Penelitian untuk Olahraga Sambil Mengonsumsi Ganja


 Ilustrasi ganja. (Pixabay/rexmedlen) Perbesar

Ilustrasi ganja. (Pixabay/rexmedlen)

Bogordaily.net – Para peneliti University of Colorado berencana merekrut partisipan penelitian untuk olahraga sambil mengonsumsi ganja. Partisipan yang berminat dan mendaftar harus tinggal di Boulder, Colorado yang terbiasa memadukan ganja dan olahraga lari.

Untuk lelaki, ia harus berusia 21 hingga 40 tahun, dan perempuan harus berusia 21 hingga 50 tahun. Tidak tanggung-tanggung, partisipan yang mendaftar akan dibayar 100 dollar atau setara Rp 1,4 juta per orang hingga penelitian ini selesai.

Mengutip Insider, yang dilansir suara.com, Rabu 8 Desember 2021, adapun latar belakang penelitian ini untuk membuktikan, pengguna ganja cenderung berolahraga lebih lama dan lebih banyak mengeluarkan keringan, dibandingkan yang bukan pengguna ganja.

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kegunaan ganja untuk partisipan bisa lebih sering berolaharaga. Penelitian tersebut dikerjakan untuk proyek SPACE, atau penelitian di Physicial Activity and Cannabis Effects.

Selanjutnya partisipan yang mendaftar dengan cara mengirim email dan menelepon tim peneliti, yang selanjutnya dipilih, akan menjalani tiga set latihan treadmill.

Tiga set ini dibagi dalam dua sesi treadmill dalam keadaan normal, dan satu sesi partisipan melakukan treadmill sambil menggunakan ganja. Tiga set latihan ini ditempuh selama 30 menit dalam setiap sesi, berlari di atas treadmill.

Menanggapi ini, Dokter Penyakit Dalam sekaligus Ketua Asosiasi Spesialis Ganja, Dr. Jordan Tishler membenarkan bahwa ganja mampu menenangkan bagian otak, menghasilkan mentalitas agar terhindar dari perasaan stres saat olahraga.

“Ketika seseorang mengonsumsi ganja, maka secara lembut merangsang reseptor otak yang bertanggung jawab atas dopamin, yaitu neurotransmitter yang membuat penggunanya merasa bahagia,” tutup Tishler.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Yuk Rajin Periksakan Gigi ke RSUD Kota Bogor!

24 Januari 2022 - 10:38 WIB

Periksakan Gigi

Efek Tidur Pakai Kipas Angin, Bisa Kena Bell’s Palsy

24 Januari 2022 - 08:01 WIB

Kipas angin

Studi Terbaru Bawa Kabar Tak Enak Soal Sinovac

23 Januari 2022 - 03:14 WIB

Temuan Baru, Varian Omicron Bisa Sebabkan Sakit Telinga

22 Januari 2022 - 19:29 WIB

WHO : Remaja Tak Perlu Diberi Vaksin Booster

22 Januari 2022 - 14:47 WIB

WHO rapat darurat varian baru covid-19

Ciptakan Generasi Pendonor Berkelanjutan, PDDI Kota Bogor Gelar Donor Darah

22 Januari 2022 - 14:28 WIB

Trending di Kesehatan