PKN Bogor Gelar Pendidikan dan Informasi Seputar Layanan Hepatitis C

Menu

Mode Gelap
Bansos Tak Tepat Sasaran, Puluhan Emak-emak Geruduk Balai Desa Pacu Adrenalin, Wisata Air Curug Kiara Cocok Jadi Pilihan Yuk Rajin Periksakan Gigi ke RSUD Kota Bogor! Punya Modal Arsitek dan Kepala Daerah, Ridwan Kamil Digadang Jadi Kepala IKN Kota Bogor Terus Lanjutkan Vaksinasi Booster

Kota Bogor · 4 Des 2021 21:31 WIB

PKN Bogor dan RSUD Kota Bogor Gelar Pendidikan dan Informasi Seputar Layanan Hepatitis C


 Komunitas Persaudaraan Korban NAPZA Bogor atau PKN Bogor, melaksanakan kegiatan untuk Pendidikan dan Informasi seputar layanan Hepatitis C di Kota Bogor di aula RSUD Kota Bogor pada Sabtu 4 Desember 2021. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Komunitas Persaudaraan Korban NAPZA Bogor atau PKN Bogor, melaksanakan kegiatan untuk Pendidikan dan Informasi seputar layanan Hepatitis C di Kota Bogor di aula RSUD Kota Bogor pada Sabtu 4 Desember 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Sebagai bentuk perhatian terhadap permasalahan Hepatitis C di Indonesia. Rekan-rekan komunitas Persaudaraan Korban NAPZA Bogor atau PKN Bogor, melaksanakan kegiatan untuk Pendidikan dan Informasi seputar layanan Hepatitis C di Kota Bogor.

Kegiatan tersebut bekerjasama dengan RSUD Kota Bogor, serta mendapat dukungan dari PKNI Nasional dan NAPUD. Bertempat di aula RSUD Kota Bogor pada Sabtu 4 Desember 2021.

Koordinator PKN Bogor, Bonny Sofianto menjelaskan lebih lanjut bahwa,  Kegiatan ini dilaksanakan melihat kebutuhan rekan – rekan yang berlatar belakang korban NAPZA dalam mengakses layanan kesehatan yang dalam hal ini Hepatitis C.

“Kegiatan ini dilaksanakan melihat kebutuhan rekan – rekan yang berlatar belakang korban NAPZA,” kata Bonny Sofianto Sabtu 4 Desember 2021.

Tak yanya itu, Bonny Sofianto yang didampingi Humas PKN Bogor Pramudya Adhi, menceritakan bahwa, Hepatitis C merupakan penyakit infeksi dan peradangan pada organ hati (hepar) akibat virus hepatitis C.

“Permasalahan Hepatitis C di Indonesia saat ini cukup menjadi perhatian banyak kalangan,” tambahnya.

Sedangkan, prevalensi penduduk Indonesia yang terinfeksi Hepatitis C di Indonesia menurut penelitian Kementerian Kesehatan terakhir adalah sekitar 1,1% dari total penduduk Indonesia.

Apabila saat ini penduduk Indonesia diperkirakan sekitar 270 juta orang, maka sekitar 3 juta orang yang terinfeksi penyakit ini.

Sementara itu, menurut dr Yeti Hariyati Sp.PD dari RSUD Kota Bogor menjelaskan, sekitar 15% penderitanya berhasil sembuh dari penyakit ini tanpa penanganan khusus.

Dan 85% sisanya akan menyimpan virus untuk waktu lama yang kemudian berkembang menjadi infeksi hepatitis C kronis.

“Penderita hepatitis C kronis memiliki risiko sekitar 20% untuk terkena sirosis hati dalam waktu 20 tahun,” ungkapnya.

Sirosis Komplikasi ini dapat berakibat fatal bahkan dapat menyebabkan kematian, sehingga, para Praktisi dan Akademisi menyebut Hepatitis C ini sebagai Virus atau penyakit “Silent Killer“.

Beberapa tahun lalu, bagi mereka yang memiliki Uang berlebih, terdapat obat Antivirus yang umum digunakan untuk menghentikan Perkembangan Virus dan Mencegah Kerusakan Hati.

Para pakar kemudian berhasil menemukan jenis obat baru yang lebih efektif sekaligus lebih aman dan bisa ditoleransi oleh tubuh.

Nama obat terbaru itu adalah direct antiviral agent (DAA), yang saat ini tersedia di RSUD Kota Bogor dan dapat diakses secara gratis dengan mengikuti Alur dan Prosedur yang telah ditentukan. (Irfan Ramadhan)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Kota Bogor Terus Lanjutkan Vaksinasi Booster

24 Januari 2022 - 09:18 WIB

Vaksinasi Booster

Wow! Penumpang Biskita Trans Pakuan Capai 300 Ribu Orang

23 Januari 2022 - 18:44 WIB

Biskita trans

Penerapan Gage Sukses Tekan Volume Kendaraan yang Masuk ke Kota Bogor

23 Januari 2022 - 18:26 WIB

Tekan Volume Kendaraan

Hore! Bis Kita Trans Pakuan Akan Kembali Mengaspal di Kota Bogor Mulai Besok

23 Januari 2022 - 15:51 WIB

Kembali Mengaspal di Kota Bogor

DPC Syarikat Islam Kota Bogor Dukung Kadernya Maju Pemilu Legislatif 2024

23 Januari 2022 - 10:23 WIB

Pemilu Legislatif 2024

Pengurus Baru Dikukuhkan, Dedie Minta Kesejahteraan PWRI

23 Januari 2022 - 08:12 WIB

PWRI
Trending di Kota Bogor