Proyek Rel Ganda Didatangi Komisi V DPR-RI, Konsep Penataan Batutulis

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor

Kota Bogor ยท 2 Des 2021 21:11 WIB

Proyek Rel Ganda Didatangi Komisi V DPR-RI, Dedie Jelaskan Konsep Penataan Batutulis


 Komisi V DPR - RI mendatangi proyek jalur ganda (double track) di Stasiun Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis 2 Desember 2021. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Komisi V DPR - RI mendatangi proyek jalur ganda (double track) di Stasiun Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis 2 Desember 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Rombongan legislator dari Senayan kembali sambangi Kota Bogor. Kali ini, jajaran dari Komisi V DPR – RI mendatangi proyek jalur ganda (double track) di Stasiun Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis 2 Desember 2021.

Rombongan diterima langsung Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Kunjungan kerja spesifik legislatif pusat itu, untuk melihat langsung progres dari rel ganda Bogor – Sukabumi. Dimana rel ganda tersebut masuk dalam proyek strategis nasional saat ini.

Dalam pemaparannya, Dedie menjelaskan saat ini ada tiga proyek strategis nasional yang terkait dengan perkeretaapian dan urusan lalu lintas.

Yang pertama ada proyek strategis nasional Bogor Outer Ring Road (BORR) yang saat ini sudah terbangun dari Sentul sampai ke Salabenda.

Batutulis

Dimana pada proyek itu akan dilanjutkan tahun depan dari Salabenda sampai ke arah Parung.

Selain itu ada percepatan pembangunan LRT dari Cibubur, Cimanggis sampai ke Baranangsiang di Kota Bogor. Kemudian yang terakhir, ada proyek strategis nasional double track Bogor – Sukabumi.

“Dimana double track ini juga bersinggungan langsung dengan 3.000 kepala keluarga yang sudah berhasil kita relokasi dengan kerohiman. Dan Alhamdulillah tidak ada hal yang kemudian mencuat dan mengkhawatirkan dan bisa kita lakukan dengan landai,” terang Dedie.

Di hadapan pejabat Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan anggota Komisi V, Dedie menyampaikan ada hal-hal yang perlu didukung dalam penataan kawasan sekitaran Stasiun Batutulis.

Seperti pembangunan ramp yang menghubungkan jalan depan Istana Batutulis hingga jalan ke arah Cipaku-Pamoyanan.

Menurut Dedie, saat rel ganda rampung dan kereta api beroperasi kembali, otomatis ada peningkatan volume kereta api yang melintas dari Stasiun Bogor maupun dari arah Sukabumi. Untuk itu tidak mungkin ada perlintasan sebidang lagi.

“Kita kembangkan area Batutulis ini menjadi TOD. Dan Insya Allah selain menjadi TOD, Perwalinya akan keluar. Untuk itu Dirjen Perkeretaapian dan PT KAI akan bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mengembangkan Batutulis ini sebagai salah satu tujuan atau tempat berangkatnya penumpang dari Bogor sampai dengan Yogyakarta di kemudian hari,” urainya.

Dedie juga berharap, setelah pembangunan rel ganda rampung, penataan harus dilakukan. Terutama untuk menambah fasilitas pelayanan lainnya seperti TOD dan park and ride.

“Stasiun Batutulis ini ini memiliki nilai historis yang tinggi. Persis di sebelah kita ini mungkin jaraknya 20 meter adalah Istana Batutulis. Ini merupakan istana yang dulunya pernah juga Bung Karno tinggal tahun 1958 sampai dengan tahun 1965. Jadi selain di Istana Bogor Bung Karno juga pernah tinggal di Istana Batu Tulis,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Rombongan sekaligus Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Robert Rouw menjelaskan, kunjungan spesifik ini dilakukan untuk meninjau secara langsung pembangunan jalur ganda Bogor-Sukabumi, sebagai prasarana penunjang mobilitas angkutan penumpang dan barang.

“Sebagaimana kita ketahui kereta api merupakan salah satu sarana transportasi yang sangat diminati oleh masyarakat sebagai angkutan umum yang murah dan aman,” kata Robert.

Batutulis

Oleh karena itu, sambung Robert, diperlukan dukungan prasarana yang memadai dan peningkatan mutu pelayanan perkeretaapian yang optimal.

Terutama dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat akan transportasi kereta api. Di luar itu, Komisi V DPR-RI mendukung pembangunan jalur ganda Bogor – Sukabumi.

“Terlebih dalam upaya meningkatkan fasilitas pelayanan meningkatkan kapasitas dan meminimalisir biaya angkut barang dan distribusi logistik. Serta mengurangi beban kepadatan lalu lintas di jalan raya dan efisiensi waktu tertentu antara Bogor dan Sukabumi,” paparnya.

Kunjungan spesifik itu, juga untuk menginventarisir permasalahan dalam pembangunan jalur ganda Bogor – Sukabumi untuk ditindaklanjuti.

Komisi V DPR-RI juga meminta kepada Ditjen Perkeretaapian dan stakeholder terkait untuk memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan.

“Sehingga masyarakat mendapatkan sarana transportasi yang lancar aman dan nyaman. Dengan meningkatnya sarana dan prasarana perkeretaapian diharapkan semakin banyak masyarakat yang menggunakan jasa kereta api. Tentunya kita berharap dengan adanya pembangunan jalur ganda Bogor – Sukabumi ini dapat memberikan daya dorong bagi pertumbuhan ekonomi dan potensi daerah. Yang akan berdampak pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.***

 
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Warga Cimanggu Permai Pasang Spanduk, Tolak Rencana Pembangunan RS Mitra Keluarga

1 Desember 2022 - 15:31 WIB

Pembangunan rs mitra keluarga

Dukung Kemajuan Sektor Industri, Politeknik AKA Bogor Gelar Seminar Nasional Kimia Industri dan Terapannya

1 Desember 2022 - 14:27 WIB

Ruza Goes To School: Pembinaan Kepribadian Menuju Pra Pubertas oleh RS Azra di SD Taruna Bangsa

1 Desember 2022 - 14:16 WIB

Hasil Survei Universitas Pakuan, Pelayanan Perumda Tirta Pakuan Memuaskan

1 Desember 2022 - 11:52 WIB

Fakta-fakta Penemuan Mayat Terseret Arus Kali di Tanah Sareal Bogor

1 Desember 2022 - 11:23 WIB

Gebyar 12.12.2022 Tirta Pakuan, Pasang Baru Dapat Voucher Belanja

1 Desember 2022 - 09:59 WIB

Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor H. Rivelino Rizky. (Istimewa/bogordaily.net).
Trending di Kota Bogor