PLN Rampungkan 50 Proyek Tegangan Tinggi di Jawa Bagian Barat

Menu

Mode Gelap
Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka Diduga Nikah Sirih, Viral Tersebar Buku Nikah Al Ghazali dan Pacar

Advetorial · 24 Des 2021 15:29 WIB

Sepanjang 2021, PLN Rampungkan 50 Proyek Tegangan Tinggi di Jawa Bagian Barat


 50 proyek menyerap investasi Rp 8,8 triliun dan meningkatkan keandalan pasokan listrik khususnya di Jawa Bagian Barat.(Pln/Bogordaily.net) Perbesar

50 proyek menyerap investasi Rp 8,8 triliun dan meningkatkan keandalan pasokan listrik khususnya di Jawa Bagian Barat.(Pln/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – PT PLN (Persero) berhasil merampungkan 50 proyek infrastruktur kelistrikan senilai Rp 8,8 triliun sepanjang 2021. Penyelesaian proyek-proyek ini bakal memperkuat keandalan pasokan listrik ke wilayah DKI Jakarta, Banten dan sebagian Jawa Barat.

Adapun 50 infrastruktur yang masuk dalam proyek strategis nasional tersebut terdiri dari 26 proyek gardu induk dengan total kapasitas 1.380 MVA, 23 jaringan transmisi sepanjang 271,5 kms, dan sebuah pembangkit berkapasitas 171 MW.

Direktur Mega Project dan Energi Baru Terbarukan PLN, Wiluyo Kusdwiharto menjelaskan, meski dalam kondisi pandemi, PLN tetap melakukan pembangunan ketenagalistrikan demi pasokan listrik yang andal bagi pelanggan. Infrastruktur kelistrikan ini menjadi modal utama untuk pemulihan ekonomi nasional.

“Meskipun sejumlah proyek sempat diterpa berbagai masalah, namun PLN terus berkomitmen dalam menyelesaikan pembangunan proyek ini selaras dengan nawacita pemerintah. Hal ini patut kita apresiasi,” ujar Wiluyo.

General Manager PLN UIP Jawa Bagian Barat, Ratnasari Sjamsuddin mengungkapkan, seluruh proyek ini memiliki empat tujuan utama yang selaras dengan tujuan PLN secara korporat, yaitu meningkatkan suplai listrik ke masyarakat, peningkatan keandalan sistem kelistrikan, menjadi pendorong penggerak roda perekonomian masyarakat, pembangunan dan industri, serta penurunan biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik.

“Di mana tujuan-tujuan tersebut guna mewujudkan visi menjadi Perusahaan Listrik Terkemuka se-Asia Tenggara dan #1 Pilihan Pelanggan untuk Solusi Energi.” jelas Ratnasari.

Ratnasari meneruskan, pengoperasian proyek-proyek strategis ini sangat berdampak besar pada sentra ekonomi dan bisnis. Tak hanya itu, kehadiran infrastruktur kelistrikan ini juga untuk mendukung sejumlah program pemerintah seperti Mass Rapid Transit (MRT) fase 2, perluasan Bandara Soekarno Hatta.

“Juga turut mendukung keandalan pasokan listrik di wilayah ring 1 Ibukota Indonesia serta masyarakat dan industri di DKI Jakarta, Banten dan sebagian Jawa Barat,” terang dia.

Tantangan dalam pelaksanaan pembangunan pun tak pelak harus dihadapi PLN. Lokasi yang sebagian berada di tengah perkotaan padat penduduk, mengharuskan PLN ekstra hati-hati demi tidak mengganggu mobilitas.

Di sisi lain, ada pula proyek yang dikerjakan di wilayah cukup terpencil, sehingga akses material untuk ke lokasi pun menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal ditambah penggunaan teknologi yang mumpuni, membuat proyek tersebut berhasil selesai dengan aman.

Sementara itu, dalam menyongsong era digital dan revolusi industri 4.0, PLN berhasil membangun Gardu Induk Digital full pertama di Indonesia, yaitu Gardu Induk Digital (GID) 150 kV Sepatan II yang resmi energize pada 29 November lalu.

Gardu Induk Digital ini telah menggunakan teknologi maju, lebih aman, rendah karbon, dan lebih ramah lingkungan. Penggunakan teknologi terbaru dengan kabel fiber optic yang mengurangi penggunaan kabel tembaga hingga 80 persen, yang secara penuh dapat dioperasikan secara remote dan tanpa operator melalui jaringan internet.

Di sisi lain, PLN juga mencatat keberhasilan penyelesaian proyek SUTET 500 kV Balaraja-Kembangan. Dengan jumlah tower dan panjang transmisi yang fantastis, yaitu sejumlah 157 tower dengan total panjang 94,38 kms, SUTET 500 kV Balaraja-Kembangan bertujuan untuk menyalurkan energi listrik dari PLTU Jawa 7 dengan kapasitas 2 x 1.000 MW ke sistem kelistrikan Jawa-Bali.

Khusus untuk Section Cikupa-Kembangan sendiri telah menggunakan desain Compact Lattice Tower yang pertama di Indonesia. Penggunaan tower jenis tersebut bertujuan untuk optimalisasi lahan eksisting yang ada karena menggunakan jalur 150 kV eksisting. Proyek ini sangat strategis karena mampu menghemat biaya pokok penyediaan listrik hingga Rp10 triliun per tahun.

PLN berupaya mengoptimalkan pekerjaan yang bisa dilakukan dalam format virtual, seperti supervisi secara online dari engineer di negara asal masing-masing, terkait dengan warranty equipment.

“Semoga semangat energi optimisme dan kerja keras kami menerangi negeri di tahun 2021 ini dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, serta ikut mendukung roda perekonomian Indonesia, untuk Indonesia Terang, Indonesia Tangguh!,” pungkas Ratnasari.

Adapun 50 proyek strategis yang berhasil diselesaikan selama tahun 2021 ini antara lain:

Gardu Induk

1. GID 150 kV Sepatan II
2. GI 150 kV Indonesia Torray Synthetics (ITS)
3. GI 150 kV Multi Nabati Asahan (MNA)
4. GI 150 kV Gunung Mulia Steel (GMS)
5. GI KTT 150 kV Sinar Sahabat
6. Ext. GI 150 kV Sinar Sahabat
7. Ext. GISTET 500 kV Kembangan
8. Ext. GIS 150 kV Antasari
9. GIS 150 kV Gambir Lama II
10. Ext GIS 150 kV Poncol Baru II
11. GIS 150 kV New Senayan
12. GIS 150 kV Senayan Baru II
13. GIS 150 kV Cipinang II/Jatinegara
14. GIS 150 kV Kebon Sirih II
15. GIS 150 kV Muara Karang New
16. GIS 150 kV Pulo Gadung II
17. Ext. 2 LB GIS 150 kV Grogol
18. GIS 150 kV Tomang
19. Ext. GIS 150 kV Kandang Sapi
20. Ext. GIS 150 kV Penggilingan
21. GIS 150 kV Penggilingan II/Rawa Kuning
22.Ext. GI Tangerang Baru II
23. GI 150 kV Tangerang Baru II
24. Ext. GI 150 kV Rangkasbitung II
25. GI 150 kV Bunar Baru
26. Ext. GI 150 kV Sepatan

Transmisi

1. SKTET 500 kV Suralaya Baru – Suralaya Lama
2. SUTET 500 kV Balaraja – Kembangan
3. SUTT 150 kV ITS – Inc. (Tangerang Baru – Cengkareng II)
4. SUTT 150 kV MNA – Inc. (Cilegon Baru – Cilegon Baru II)
5. SUTT 150 kV Sinar Sahabat – Inc. (Citra Habitat – Legok)
6. SUTT 150 kV PLTU Lontar – Tangerang Baru III
7. SUTT 150 kV Tangerang Baru II – Tangerang Baru III
8. SUTT 150 kV Tangerang Baru II – Inc. (Balaraja – Suvarna Sutera)
9. SUTT 150 kV Bunar Baru – Rangkasbitung II
10. SUTT 150 kV Sepatan II – Sepatan
11. SUTT 150 kV Kebon Sirih II – Inc. (Gambir Lama – Pulo Mas)
12. SUTT 150 kV Muara Karang New – Incomer
13. SUTT 150 kV Pulogadung II – Incomer
14. SUTT 150 kV Poncol Baru II – Poncol Baru
15. SKTT 150 kV Gambir Lama II – Inc.
16. SKTT 150 kV Senayan Baru II – New Senayan
17. SKTT 150 kV Plumpang – Kandang Sapi
18. SKTT 150 kV Cipinang II/Jatinegara – Pulo Gadung II
19. SKTT 150 kV CSW II/Antasari – Inc. (Durentiga – Kemang)
20. SKTT 150 kV Pulo Gadung II – Pulo Gadung
21. SKTT 150 kV Tomang – Grogol
22. SKTT 150 kV Penggilingan II/Rawa Kuning – Penggilingan
23. Relokasi SKTT 150 kV Ketapang – Mangga Besar

Pembangkit

1. Commercial Operation Date (COD) PLTGU Muara Karang Steam Turbine 3.0.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Tim Reaksi Cepat Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Tetap Siaga Pada Hari Libur Lebaran 1443 Hijriah

22 April 2022 - 21:19 WIB

Publikasi Kinerja Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Bogor

22 April 2022 - 08:01 WIB

Publikasi Kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor Tahun 2022

21 April 2022 - 11:29 WIB

Serunya Memasak dan Berbagi 2.022 Porsi Takjil Nasi Goreng Kebuli

13 April 2022 - 17:15 WIB

Antisipasi Perubahan Pola Pemakaian Air Pelanggan Perumda Tirta Kahuripan

13 April 2022 - 17:05 WIB

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Hadiri Talkshow Bahas Soal SPAM di Kabupaten Bogor

23 Maret 2022 - 19:18 WIB

Trending di Advetorial