Wali Kota Bogor Dituntut 8 Hal oleh Pemuda Sunda Menggugat

Menu

Mode Gelap
Punya Modal Arsitek dan Kepala Daerah, Ridwan Kamil Digadang Jadi Kepala IKN Kota Bogor Terus Lanjutkan Vaksinasi Booster Kasus Harian Covid-19 Tembus 3 Ribu, Komisi IX Ingatkan Pemerintah Hal Ini Tenggelam di Sungai Kapuas, Balita Berusia 2 Tahun Belum Ditemukan Jajan Food Street Festival di Padjadjaran Suites Resort Yuk!

Kota Bogor ยท 1 Des 2021 20:09 WIB

Wali Kota Bogor Dituntut 8 Hal oleh Pemuda Sunda Menggugat


 Wali Kota Bogor Dituntut 8 Hal oleh Pemuda Sunda Menggugat Perbesar

Bogordaily.net – Pemuda Sunda Menggugat mengajukan tuntutan kepada Wali Kota Bogor Bima Arya agar meninjau kembali terkait pagelaran Jaringan Kota Pusaka Indonesia. Yang mana Kota Bogor sendiri menjadi tuan rumah perlehatan acara tersebut pada tanggal 2-5 Desember 2021.

Ketua koordinator unjuk rasa Pemuda Sunda Menggugat, Putra Sungkawa menjelaskan lebih lanjut bahwa, Bima Arya harus meninjau kembali untuk menjadikan Kota Bogor sebagai tuan rumah kegiatan tersebut karena masih banyak permasalahan yang belum diselesaikan.

“Wali Kota Bogor tidak memberikan Keputusan Terhadap Revitalisasi Tahap III Jalan Suryakencana atas perubahan yang bertentangan dengan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 6 tahun 2021,”ungkapnya.

Tak hanya itu, Putra juga mempunyai delapan tuntutan untuk Wali Kota Bogor, yaitu:

1. Memenuhi Tuntutan Masyarakat atas penyelamatan Cagar Budaya di Wilayah Kota Bogor.

2. Memberikan Kepastian atas permasalahan Kebun Raya Bogor untuk
dikembalikan tatanannya sesuai dengan Marwah Kebun Raya Bogor.

3. Menyelesaikan Permasalahan di Kota Bogor terhadap pengrusakan Cagar
Budaya di Kebun Raya Bogor.

4. Mengumumkan Riset atas Dampak GLOW di Kebun Raya Bogor.

5. Menghentikan Mega Proyek Dana PEN Revitalisasi Tahap III Jalan
Suryakencana atas dasar Penggunaan Dana PEN, Nihil AMDAL, Nihil Andalalin. Sehingga menimbulkan kerugian sosial, budaya dan ekonomi.

6. Menerbitkan Keputusan Wali Kota Bogor atas Kebun Raya Bogor dan Mega
Proyek Dana PEN Revitalisasi Tahap III Jalan Suryakencana.

7. Menerbitkan Surat Keputusan Cagar untuk Kawasan Istana Batutulis.

8. Menyelesaikan Permasalahan Kawasan Cagar Budaya yang telah dilakukan
pengrusakan.

“Pemuda Sunda menggugat, meminta kepada Wali Kota Bogor agar tidak melakukan aktivitas apapun di Kebun Raya Bogor sebelum semua persoalan selesai,” tambahnya.

Bahkan menurut Putra, jika Wali Kota Bogor tidak mendengar aspirasi masyarakat, ia menempuh jalur hukum baik secara pidana maupun perdata dan akan melakukan aksi unjuk rasa dalam skala besar.

“Jika tidak diresponnya tuntutan Pemuda Sunda Menggugat terhadap Kawasan Cagar Budaya, lebih baik Bima Arya Mundur dari Jabatan Wali Kota Bogor,” pungkasnya.***

Artikel ini telah dibaca 2.450 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Kota Bogor Terus Lanjutkan Vaksinasi Booster

24 Januari 2022 - 09:18 WIB

Vaksinasi Booster

Wow! Penumpang Biskita Trans Pakuan Capai 300 Ribu Orang

23 Januari 2022 - 18:44 WIB

Biskita trans

Penerapan Gage Sukses Tekan Volume Kendaraan yang Masuk ke Kota Bogor

23 Januari 2022 - 18:26 WIB

Tekan Volume Kendaraan

Hore! Bis Kita Trans Pakuan Akan Kembali Mengaspal di Kota Bogor Mulai Besok

23 Januari 2022 - 15:51 WIB

Kembali Mengaspal di Kota Bogor

DPC Syarikat Islam Kota Bogor Dukung Kadernya Maju Pemilu Legislatif 2024

23 Januari 2022 - 10:23 WIB

Pemilu Legislatif 2024

Pengurus Baru Dikukuhkan, Dedie Minta Kesejahteraan PWRI

23 Januari 2022 - 08:12 WIB

PWRI
Trending di Kota Bogor