22 Klub Bulutangkis Purwasari Adu Ketangkasan

Menu

Mode Gelap
Ditinggal Ibunya Saat Nyebrang, Anak Perempuan Ini Tertabrak di Tengah Jalan Update Lalin Dua Jalur Puncak, Kasatlantas : Sudah Normal Depak Vietnam, Atlet Kota Bogor Sabet Medali Emas dan Perak di SEA Games 2021 Lebih Seram dari  KKN di Desa Penari, Ini Thread Lengkap Sewu Dino dari SimpleMan Setelah KKN di Desa Penari, Netizen Ingin Sewu Dino Difilmkan

Sport · 17 Jan 2022 23:15 WIB

22 Klub Bulutangkis Purwasari Adu Ketangkasan


 Ketua Panitia Agus bersama peserta turnamen bulutangkis di Kampung Rawasari, Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.(Gibran/Bogordaily.net) Perbesar

Ketua Panitia Agus bersama peserta turnamen bulutangkis di Kampung Rawasari, Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.(Gibran/Bogordaily.net)

Bogordaily.netKegandrungan masyarakat Indonesia pada olahraga bulutangkis yang kerap dibanggakan di kancah internasional tak dapat terelakkan lagi. Kondisi tersebut disaksikan Bogordaily.net saat menyusuri kampung di beberapa kecamatan di Kabupaten Bogor yang menggelar turnamen antar klub dari berbagai level dan kategori pemain.

Suasana pertandingan turnamen bulutangkis yang digelar di lapangan terbuka.(Gibran/Bogordaily.net)Seperti yang berlangsung di Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Pada kejuaraan yang diikuti 22 klub lokal itu, setiap tim lokal boleh mendaftarkan pemain dari luar daerah dengan pembatasan maksimal dua pemain tarkam atau antarkampung. Pertandingan pun begitu menyedot perhatian, terlebih digelar di lapangan terbuka sehingga menjadi hiburan tersendiri bagi warga.

“Ini dilakukan untuk menstimulus talenta lokal dengan pemain yang sudah berpengalaman dan memiliki jam terbang tinggi,” jelas Iwan, tim manager PB Citra yang menjadi salah satu peserta turnamen ketika ditemui di sela-sela pertandingan, Minggu, 17 Januari 2022.

Dengan  terlibatnya pemain tarkam di setiap klub lokal desa, kata Iwan, terdapat interaksi dan transformasi pengalaman dan teknik bermain yang lebih maju.

“Ini juga untuk terus menghidupkan olahraga bulutangkis agar tidak kehilangan talenta tersembunyi,” kata Iwan kepada Bogordaily.net.

Warga tampak antusias menyaksikan pertandingan. (Gibran/Bogordaily.net)Sementara itu, terkait animo yang masih tinggi dari kalangan masyarakat terhadap cabang bulutangkis, mantan pemain Thomas Cup Indonesia, Joko Suprianto mengatakan bertumbuhnya level-level turnamen perlu mendapat apresiasi agar bakat-bakat terpendam yang selalu ada di pelosok mendapat perhatian. Selain itu, turnamen tersebut juga menjadi ajang untuk mengasah kemampuan sehingga cabang bulutangkis tetap bisa memberikan kontribusi bagi keberlanjutan prestasi di tingkat dunia.

“Jangan diabaikan sumbangsih atlet dari pelosok merupakan bagian perjalanan sejarah cabang bulutangkis,” beber Joko yang kini bermukim di Bogor dan membina atlet-atlet di Hall Victory. (Gibran)

Artikel ini telah dibaca 500 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Indonesia Hadapi Thailand di Semifinal Sepakbola SEA Games 2021

16 Mei 2022 - 22:41 WIB

Depak Vietnam, Atlet Kota Bogor Sabet Medali Emas dan Perak di SEA Games 2021

16 Mei 2022 - 20:50 WIB

SEA Games 2021

Erik ten Hag ke Inggris Pekan Ini

16 Mei 2022 - 13:01 WIB

manchester united

Onfire!! Timnas Sudah Siap Ladeni Malaysia atau Thailand di Semifinal SEA Games 2021

16 Mei 2022 - 11:55 WIB

Bangga, KORMI Kota Bogor Sabet 9 Juara di Pembukaan FORPROV Jabar

16 Mei 2022 - 11:54 WIB

KORMI Kota Bogor

Sewot, Pep Minta Southampton Bantai Liverpool 4-0

16 Mei 2022 - 11:36 WIB

Pep Guardiola
Trending di Sport