DPR RI Minta Nama Pengusaha yang Ingin Pemilu 2024 Ditunda

Menu

Mode Gelap
DLH Kabupaten Bogor Kantongi Nama Perusahaan yang Cemari Situ Citongtut Lakukan Penataan Kemacetan, Ade Yasin Perintahkan Jajarannya Terjun Langsung Kembalikan Jenazah Pahlawan Kemerdekaan Korea, Moon Jae-in Apresiasi Kazakhstan Satu Siswa Positif Covid-19, SMPN 1 Cibinong Hentikan PTM Imbas Ricuh Mapolda, Ketum LSM GMBI Dibekuk Polda!

Politik · 12 Jan 2022 12:20 WIB

DPR RI Minta Nama Pengusaha yang Ingin Pemilu 2024 Ditunda


 Ilustrasi. (depok pikiran rakyat/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi. (depok pikiran rakyat/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad meminta Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkap siapa nama pengusaha yang ingin pelaksanaan Pemilu 2024 ditunda.

“Bicara mengatasnamakan Pengusaha. Karena itu kita minta daftar nama nama Pengusaha yang minta Pemilu 2024 ditunda. Agar bisa diperiksa Kontribusinya terhadap Pembangunan melalui sejarah Pembayaran Pajaknya,” kata Kamrussamad kepada wartawan, Rabu 12 Desember 2022.

Dia menyatakan jika selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia, para pelaku diberikan berbagai insentif kebijakan. Mulai dari restrukturisasi pinjaman hingga penjamin kredit modal usaha.

“Dunia Usaha saat Pandemic telah diberikan berbagai insentif kebijakan mulai Restrukturisasi Pinjaman di perbankan selama 4 Tahun sejak Maret 2020- sampai Maret 2023. hingga Penjaminan Kredit modal usaha sesuai PMK 72/2021,” beber dia.

Dia menilai fenomena menteri menyiapkan strategi di akhir presiden pada periode kedua adalah fenomena biasa. Hal ini dilakukan agar terselamatkan lagi di pemerintah berikutnya jika rezim berganti.

Lebih lanjut Kamrussamad mengingatkan Kementerian Investasi dan Kepala BPKM adalah produk turunan dari UU Cipta Kerja yang sudah dinyatakan inskonstitusional bersyarat.

“Mungkin dampak Putusan MK tersebut membuat investor jadi “Wait & see” realisasikan investasinya, maka Menteri Bahlil mencari Perhatian baru dari Presiden Jokowi,” tandasnya.

Sebelumnya diketahui Bahlil menyebut jika rata-rata pelaku usaha berharap penyelenggaraan Pilpres 2024 ditunda. Hal ini tak lepas dari pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

“Kalau kita mengecek di dunia usaha, rata-rata mereka memang berpikir adalah bagaimana proses demokrasi ini, dalam konteks peralihan kepemimpinan, kalau memang ada ruang untuk dipertimbangkan dilakukan proses untuk dimundurkan, itu jauh lebih baik,”kata Bahlil dalam paparan survei, Minggu 9 Januari 2022.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

PKS: Adityawarman Berikan Bantuan RTLH, Mencapai Belasan Juta per Rumah

28 Januari 2022 - 18:54 WIB

Adityawarman

Siwi Widi Akan Pulangkan Uang Hasil Korupsi, KPK Tidak Akan Melepaskan dan Terus Ditindak

28 Januari 2022 - 16:30 WIB

KPK

PKS Melantik Perempuan Nonmuslim, Grace Natalie: Biarlah Masyarakat yang Menilai

28 Januari 2022 - 15:08 WIB

Nonmuslim

Inilah Sosok Evalina Heryanti, Wanita Non-Muslim Dewan Pakar PKS

28 Januari 2022 - 13:59 WIB

Evalina Heryanti

KPU Ungkap Masa Kampanye Pemilu 2024 Mengacu Waktu Proses Sengketa Pencalonan

28 Januari 2022 - 09:29 WIB

Masa Kampanye

Golkar Beri Usulan untuk Masa Kampanye Pemilu

26 Januari 2022 - 11:43 WIB

Masa Kampanye Pemilu
Trending di Politik