Duh, Duh! Masih Melanggar dan Bikin Macet, Kapan Truk Tambang Ditindak?

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor

Kabupaten Bogor · 30 Jan 2022 19:04 WIB

Duh, Duh! Masih Melanggar dan Bikin Macet, Kapan Truk Tambang Ditindak?


 Truk tambang terlihat melintas di wilayah barat Kabupaten Bogor pada siang hari.(Ruslan/Bogordaily.net) Perbesar

Truk tambang terlihat melintas di wilayah barat Kabupaten Bogor pada siang hari.(Ruslan/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–Truk tambang di wilayah barat Kabupaten Bogor masih nekat wara-wiri di luar jam operasional yang telah ditentukan. Padahal Bupati Bogor Ade Yasin sudah mengeluarkan aturan melalui Perbup Bogor Nomor 120 Tahun 2021 tentang Pembatasan Waktu Operasional Kendaraan Angkutan Barang Khusus Tambang Pada Ruas Jalan di Wilayah Kabupaten Bogor.

Seperti yang terjadi Minggu, 30 Januari 2022. Kehadiran truk di siang hari membuat kemacetan di simpang jalan lingkaran Dramaga.

Ketua KNPI Kecamatan Dramaga Arof Akbar menyoroti truk-truk yang melanggar tersebut. Menurutnya ketegasan pemerintah dalam menerapkan Perbub masih dinilai lemah dan belum jelas. Penindakan terhadap pelanggaran ini pun dipertanyakan.

“Saya liat dan belum lagi keluhan warga hampir setiap hari truk angkutan tambang itu melintas di jam siang. Padahal itu belum waktunya,” kata Arof kepada wartawan, Minggu, 30 Januari 2022.

Arof mengatakan, truk yang melanggar bukan hanya satu dua, bahkan terlihat sekaligus tiga truk beriringan sehingga menyebabkan kemacetan parah.

“Truknya mending kecil, ini kan tahu sendiri truk tambang itu ukuran besar-besar kalau tiga truk beriringan gimana gak terjadi macet parah,” jelasnya. “Jalanan macet parah,” imbuhnya.

Ia pun berharap, penerapan Perbub tidak hanya menjadi sebuah peraturan yang seolah penerapannya di lapangan nihil atau tidak ada ketegasan dari pihak terkait.

“Bahkan Bupati bilang peraturan itu tidak hanya untuk satu wilayah saja, tetapi semua wilayah di Kabupaten Bogor,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bogor Asep Agus Ridho berjanji akan menerapkan Perbub 120 dengan cara mensosialisasikan melalui papan bilboar di setiap wilayah berikut dengan sanksi jika melanggar.

“Saya sudah cek ke beberapa wilayah dan dalam waktu dekat ini akan melakukan rakor terkait Perbub 120 penerapan pembatasan jam operasional truk angkutan tambang,” ujarnya.

Seperti diberitakan, bukan kali ini saja truk-truk tersebut melanggar jam operasional dan mengakibatkan kemacetan. Padahal Bupati Bogor Ade Yasin melalui Perbup Bogor Nomor 120 Tahun 2021 menyatakan operasional truk tambang diatur mulai pukul 20.00 WIB hingga 05.00 WIB.

Pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang khusus tambang ini berlaku untuk semua kendaraan angkutan baik yang mengangkut tanah, pasir, batu, gamping ataupun batu kapur.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin bahkan menyebut akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor untuk menindak truk tambang nakal tersebut. (Ruslan)

 

 

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Pengurus Matlahul Anwar Kabupaten Bogor Resmi Dilantik

3 Desember 2022 - 15:46 WIB

Tragis, Mayat Laki-Laki Ditemukan Kaku Terlungkap di Ciseeng

3 Desember 2022 - 13:37 WIB

mayat ciseeng

Bersama Pemdes, Karang Taruna Desa Tegal Salurkan Bantuan Korban Gempa Cianjur

3 Desember 2022 - 09:58 WIB

korban gempa

Antre Bansos di Desa Sukajaya, Warga Berdesakan hingga Terjepit Pintu

3 Desember 2022 - 09:52 WIB

Anak di Bawah Umur Jadi Korban Keji Pelaku Pencabulan di Klapanunggal

3 Desember 2022 - 08:33 WIB

Pelaku pencabulan

Jangan Sampai Ditilang, Berikut Perpanjangan SIM Keliling di Kabupaten Bogor Hari Ini

3 Desember 2022 - 07:35 WIB

Perpanjangan SIM Keliling
Trending di Kabupaten Bogor