Dunia Melihat UMKM Indonesia Untuk Perkuat Ekonomi Hijau

Menu

Mode Gelap
Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka Diduga Nikah Sirih, Viral Tersebar Buku Nikah Al Ghazali dan Pacar

Ekonomi · 28 Jan 2022 15:54 WIB

Dunia Melihat UMKM Indonesia Untuk Perkuat Ekonomi Hijau


 Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Pertemuan sejumlah filantrofi dunia di Bali pada April 2022, yang akan membahas berbagai isu salah satunya UMKM Indonesia untuk mempercepat UMKM unggul dan mendunia.

“Pertemuan itu adalah kesempatan Indonesia untuk mengambil manfaat guna menjalin kemitraan yang lebih luas,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Jumat 28 Januari 2022.

MenKopUKM menegaskan Indonesia memiliki potensi besar yang menjadi daya tarik bagi berbagai negara dan organisasi dunia termasuk para filantrofi untuk menjalin kemitraan.

Sebab, dalam berbagai kajian menunjukkan trend ekonomi dunia akan bergeser dari ekonomi berbasis ekstraksi sumber daya alam ke ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Adapun, UMKM Indonesia memiliki modalitas besar untuk memimpin pergeseran ekonomi di masa depan tersebut.

“Indonesia dipandang strategis dalam masa depan ekonomi dunia karena kita memiliki generasi muda mencapai lebih dari 64 persen penduduk, keragaman sumber daya alam di darat dan laut yang kaya, pasar yang luas dengan potensi ekonomi digital yang sangat besar serta berbagai praktik baik pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat,” kata MenKopUKM.

Berbagai kegiatan Internasional yang berlangsung di Indonesia sepanjang tahun ini menjadi peluang untuk optimalisasi tersebut, yakni kepemimpinan Indonesia dalam Forum G20, MotoGP di Mandalika, dan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR), KTT-APEC-ASEAN 2022.

“Kita berkepentingan dengan berbagai forum dan pertemuan internasional yang berlangsung di Indonesia untuk mengakselerasi dan menaikkan akses pelaku UMKM terhadap pembiayaan, pasar dan kemitraan yang lebih luas,” tegas MenKopUKM.

Menteri Teten mengatakan  sejumlah  peluang  dimiliki Indonesia, yakni populasi anak muda mencapai lebih dari 64 persen penduduk (BPS, 2020).

Sebanyak 73 persen anak muda Indonesia ternyata berminat berwirausaha (SMERU, 2021). Generasi muda  akan terus didorong untuk menjadi entrepreneur-entrepreneur muda yang produktif dan kompetitif.

Ekonomi digital  Indonesia terus bertumbuh.  Tahun 2021 nilai transaksi e-commerce sekitar Rp395 triliun dan akan terus meningkat. Diprediksi nilai ekonomi digital akan mencapai US$146 miliar atau sekitar Rp2.100 triliun di tahun 2025.

Dukungan pembiayaan untuk sektor UMKM yang dialokasikan pemerintah semakin besar.  Plafon KUR  ditingkatkan menjadi Rp373,17 triliun, dengan dengan pemberian subsidi bunga 3 persen selama 6 bulan.

MenKopUKM mengatakan agenda KemenKopUKM tahun 2022 adalah pemulihan dan tranformasi UMKM nasional.

Untuk itu, sebanyak 70 persen program prioritas KemenkopUKM tahun 2022 langsung menyasar anak muda, perempuan, serta fokus untuk mendukung pengembangan usaha yang ramah lingkungan berbasis keunggulan lokal.

Agenda itu didukung oleh survey yang dilakukan oleh KemenKopUKM bahwa sekitar 95% UMKM tertarik dengan gagasan praktik usaha ramah lingkungan dan  90% tertarik untuk melakukan praktik usaha inklusif.

UMKM milik perempuan pun menunjukkan dukungan besar untuk praktik usaha ramah lingkungan dan inklusif.

“Trend pemulihan ini menjadi momentum Indonesia melakukan percepatan pengembangan UMKM Nasional untuk semakin mendunia dengan memanfaatkan perubahan paradigma ekonomi dunia dan berbagai forum internasional yang berlangsung di Indonesia,” kata MenkopUKM.***

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Ingin Memulai Usaha? Inidia Ide Usaha Rumahan yang Patut Dicoba

18 Mei 2022 - 06:19 WIB

ide usaha rumahan

Imbas Konflik, Neraca Perdagangan RI dengan Rusia dan Ukraina Defisit

17 Mei 2022 - 21:37 WIB

rusia dan ukraina

Impor April 2022 Lesu, Kepala BPS Ungkap Ada Pola Penurunan

17 Mei 2022 - 21:31 WIB

Dear Emak-Emak, Ini Cara Membeli Minyak Goreng Rakyat Rp14.000 per Liter  

17 Mei 2022 - 16:46 WIB

Menteri Teten Ajak Aktivis & Penggiat NGO Dialog Mendorong Sejuta Wirausaha Baru

17 Mei 2022 - 08:05 WIB

Tak Ada Lagi BI Checking, Ini Dia Penggantinya

16 Mei 2022 - 23:01 WIB

Trending di Ekonomi