Ferdinand Hutahaean Jadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara!

Menu

Mode Gelap
DLH Kabupaten Bogor Kantongi Nama Perusahaan yang Cemari Situ Citongtut Lakukan Penataan Kemacetan, Ade Yasin Perintahkan Jajarannya Terjun Langsung Kembalikan Jenazah Pahlawan Kemerdekaan Korea, Moon Jae-in Apresiasi Kazakhstan Satu Siswa Positif Covid-19, SMPN 1 Cibinong Hentikan PTM Imbas Ricuh Mapolda, Ketum LSM GMBI Dibekuk Polda!

Tokoh ยท 11 Jan 2022 11:26 WIB

Ferdinand Hutahaean Jadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara!


 Ferdinand Hutahaean. (@Ferdinand Hutahaean/Bogordaily.net) Perbesar

Ferdinand Hutahaean. (@Ferdinand Hutahaean/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Ferdinand Hutahaean resmi menjadi tersangka dalam kasus cuitan ‘Allahmu lemah’. Bareskrim Polri sendiri menyebutkan sejumlah pasal dengan ancaman hukuman penjara hingga 10 tahun.

Pasal yang dipersangkakan untuk Ferdinand sendiri yakni Pasal 14 ayat 1 dan 2 peraturan hukum pidana UU nomor 1 tahun 1946, Pasal 45 ayat 2 junto Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

“Ancaman secara keseluruhan 10 tahun,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin 10 Januari 2022 malam WIB.

Sekedar informasi, kasus ini bermula dari adanya tagar #tangkapferdinand yang sempat ramai di lini masa media sosial Twitter. Pemicunya akibat kicauan Ferdinand yang dinilai mengandung unsur penistaan agama.

Kicauan yang dimaksut berbunyi ‘kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa maha segalanya’. Ferdinand sendiri mengaku cuitan itu ditujukan untuk dirinya sendiri.

Pada Senin, 10 Januari 2022 lalu, Bareskrim memeriksa Ferdinand dalam kasud ini. Usai diperiksa, Ferdinand langsung ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

2 Sosok Jendral TNI ini Siap Dampingi Maruli Simanjuntak

28 Januari 2022 - 15:38 WIB

maruli

Ridwan Kamil Didukung Jadi Kepala IKN, Paguyuban Pasundan: Sing Nanjung Sing Terus

28 Januari 2022 - 12:09 WIB

Paguyuban Pasundan

Puan Maharani Harap Perjanjian Ekstradisi RI-Singapura Kuatkan Komitmen Penegakan Hukum

27 Januari 2022 - 09:50 WIB

penegakan hukum

Kasus Omicron Naik, Fadli Zon Minta Sekolah Kembali Online

26 Januari 2022 - 11:12 WIB

Sekolah Kembali Online

Para Tokoh Sepakat Ridwan Kamil Pemimpin Nasional Representasi Orang Sunda

25 Januari 2022 - 23:49 WIB

Representasi Orang Sunda

Dukung Presiden Jokowi Tiga Periode, Mardigu Bossman Dikecam Netizen

25 Januari 2022 - 10:10 WIB

Mardigu Bossman
Trending di Tokoh