Gempa Di Banten, Berdampak Kerusakan Bangunan Di Kabupaten Bogor

Menu

Mode Gelap
DLH Kabupaten Bogor Kantongi Nama Perusahaan yang Cemari Situ Citongtut Lakukan Penataan Kemacetan, Ade Yasin Perintahkan Jajarannya Terjun Langsung Kembalikan Jenazah Pahlawan Kemerdekaan Korea, Moon Jae-in Apresiasi Kazakhstan Satu Siswa Positif Covid-19, SMPN 1 Cibinong Hentikan PTM Imbas Ricuh Mapolda, Ketum LSM GMBI Dibekuk Polda!

Kabupaten Bogor · 14 Jan 2022 20:06 WIB

Getaran Gempa di Banten, Berdampak Kerusakan Bangunan di Kabupaten Bogor


 Getaran Gempa Yang Berpusat Di Banten, Dirasakan Hingga Kabupaten Bogor dan Merubuhkan Bangunan. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Getaran Gempa Yang Berpusat Di Banten, Dirasakan Hingga Kabupaten Bogor dan Merubuhkan Bangunan. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Getaran  gempa yang terpusat di wilayah Banten berkekuatan 6,6 Magnitudo juga dirasakan hingga ke wilayah Kabupaten Bogor, bahkan beberapa rumah warga di Kecamatan Sukajaya dan Cigudeg dikabarkan alami kerusakan.

Belum dilaporkan ada tidaknya korban dampak dari peristiwa ini.

Diungkapkan Sekdes Desa Harkatjaya Kecamatan Sukajaya Rizki Permana bahwa akibat gempa itu dari  hasil pendataan sementara  bahwa ada empat rumah yang alami kerusakan  yang terjadi di dua Kampung , Kampung Pasir Ipis ada dua rumah dan Kampung Cibuluh ada dua rumah.

“Dari laporan sementara dua kampung yang baru laporan dampak gempa, rumah di Kampung  Ipis atas nama ibu Nurminah ada dua kepala keluarga itu kerusakan 80 persen dan satu lagi rumah bu Ratmi itu kerusakan 50 persen,” kata Rizki Permana saat dihubungi.

Rizki Permana mengatakan, bahwa  di Kampung Cibuluh akibat gempa ada dua rumah yang alami kerusakan, Rumah atas nama Ratib dan Muhamad kerusakan sekitar 30 persen.

“Namun saat ini pihak desa dibantu RT dan RW masih melakukan pendataa,” katanya.

Sementara itu, Kasie Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor M. Adam menyampaikan, dari laporan kerusakan beberapa rumah warga di wilayah Kecamatan Cigudeg dan Sukajaya.

“(Fasilits publik) belum ada (laporan),” katanya.

Saat ini, pihaknya sudah meminta kepada aparatur desa setempat untuk kembali memonitor wilayah masing-masing. Termasuk anggotanya juga akan melakukan penyisiran untuk memonitor ada tidaknya dampak kerusakan lainnya dari gempa tersebut.

“Tadi saya sudah minta aparat desa masing-masing untuk monitor menghimpun data. Karena anggota kami juga yang kebetulan off piket disuruh mutar di wilayah masing-masing. Sementara itu laporan informasi dari orang desa,” kata Adam.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Polemik Lahan di Sentul City, Diduga Ada Oknum Dibalik Warga yang Masih Keberatan

28 Januari 2022 - 23:34 WIB

Polemik

Bocah 11 Tahun di Parungpanjang Tersambar Petir Usai Memancing

28 Januari 2022 - 23:16 WIB

Tersambar

Demi Memaksimalkan Pelayanan Publik, Pemkab Gelontorkan 25 Miliar

28 Januari 2022 - 21:25 WIB

25 Miliar

Tembus 283 per Hari Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor

28 Januari 2022 - 19:45 WIB

283

DLH Kabupaten Bogor Kantongi Nama Perusahaan yang Cemari Situ Citongtut

28 Januari 2022 - 15:44 WIB

situ Citongtut

Lakukan Penataan Kemacetan, Ade Yasin Perintahkan Jajarannya Terjun Langsung

28 Januari 2022 - 15:23 WIB

25 Miliar
Trending di Kabupaten Bogor