Hilang 4 Hari, Nenek di Depok Ditemukan Tewas di Kebun Belimbing

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Harganya! Kecelakaan, Dua Pengendara Motor Terjatuh dari Flyover Pademangan Cara Beli Tiket Kereta Promo KAI 17 Agustus 2022 Cek Lokasi Sim Keliling, Senin 8 Agustus 2022 Ramalan Cuaca Kota Bogor Hari Ini, Senin 8 Agustus 2022

Nasional · 20 Jan 2022 22:22 WIB

Hilang 4 Hari, Nenek di Depok Ditemukan Tewas di Kebun Belimbing


 Warga Rangkapan Jaya Depok, Temukan Mayat Lansia. (istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Warga Rangkapan Jaya Depok, Temukan Mayat Lansia. (istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Dua orang warga Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok menemukan sesosok mayat di kebun belimbing, saat ingin perbaiki saluran air. Mayat tersebut berjenis kelamin perempuan, pada Kamis pagi, 20 Januari 2022.

Kasubag Humas Polrestro Depok, Kompol Supriyadi menuturkan, mayat tersebut ditemukan tergeletak di dalam saluran air yang terletak di tengah kebun belimbing milik warga.

“Mayat tergeletak dengan posisi sedikit tengkurap dan sudah mulai membusuk,” kata Supriyadi.

Mayat ditemukan oleh dua warga yang sedang menyemprot belimbing sekitar pukul 10.00 WIB, yaitu SY dan SU.

“Sesampainya dikebun, SY merasa ada yang mencurigakan lalu mengajak temen saya untuk memeriksa daerah sekitar kebun. pas saya liat dan mengecek saluran air, terlihat ada tubuh manusia,” imbuh Supriyadi.

Dari penelusuran polisi, sosok mayat yang ditemukan berinisial S (65), warga Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas.

Berdasarkan catatan kepolisian, Dia memang dilaporkan sebagai orang hilang oleh keluarganya pada 16 Januari 2022 atau 4 hari sebelum ditemukan meninggal.

Bahkan pihak keluarga sempat menginfokan berita orang hilang, melalui akun instagram.

Menurut hasil pengecekan Tim Inafis Polrestro Depok, korban diduga sudah meninggal selama lebih dari 24 jam.

Keterangan dari keluarganya, korban sudah sangat pikun dan mempunyai sakit stroke ringan dan masih bisa berjalan,” ungkapnya.

Setelah diperiksa polisi, jasad S dibawa ke RS PMI Kabupaten Bogor untuk dipulasari.

Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah, sehingga mereka memohon kepada aparat kepolisian untuk tidak melakukan otopsi terhadap jasad S.

“Selanjutnya, korban akan dimakamkan di TPU Pitara, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok,” pungkas Supriyadi.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Presiden Jokowi Minta Kasus Brigadir J Dituntaskan Secara Terbuka

8 Agustus 2022 - 19:20 WIB

Jokowi ASEAN Para Games

Dengar Arahan Jokowi, Pemprov NTT Tunda Kenaikan Tarif Masuk Pulau Komodo

8 Agustus 2022 - 15:29 WIB

tarif pulau komodo

Dompet Dhuafa Ajak Ratusan Yatim Eduwisata di Ancol

8 Agustus 2022 - 12:26 WIB

dompet dhuafa eduwisata

Angka Janda dan Duda di Pangandaran Capai Angka 32 Ribu

8 Agustus 2022 - 11:46 WIB

Kronologi Tewasnya Brigadir J Rekayasa? Ini Kata Kuasa Hukum Bharada E

8 Agustus 2022 - 11:45 WIB

Data Pasien Covid-19 Terkini, BNPB Catat 4.279 Kasus Baru

8 Agustus 2022 - 09:48 WIB

Data Pasien Covid-19
Trending di Nasional