Kasus Harian Covid-19 Tembus 3 Ribu

Menu

Mode Gelap
Geger! Instagram Mendiang Vanessa Angel Mendadak Hilang Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Nasional · 23 Jan 2022 18:37 WIB

Kasus Harian Covid-19 Tembus 3 Ribu, Komisi IX Ingatkan Pemerintah Hal Ini


 ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati menyoroti kasus harian positif Covid-19 yang menyentuh angka 3 ribu atau 3.205 pada Sabtu 22 Januari 2022. Dia mengingatkan pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi, atas lonjakan kasus harian tersebut.

“Jangan sampai terlambat dan jangan sampai kasus Juni-Juli tahun lalu terulang lagi,” kata Mufida kepada wartawan, Minggu 23 Januari 2022.

Mufida menekankan, kasus kematian pertama akibat Omicorn adalah sebuah alarm untuk meningkatkan level kewaspadaan.

Sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan ada dua kasus kematian pertama akibat varian Omicron.

“Kasus Omicron sudah banyak datang dari luar negeri, termasuk satu dari dua yang meninggal juga pelaku perjalanan luar negeri. Kita justru malah membuka pintu bagi semua negara untuk masuk,” kata dia menuturkan.

Mufida juga menyarankan beberapa wilayah yang mengalami peningkatan kasus cukup signifikan, seperti DKI Jakarta, tidak memaksakan kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Menurut data, sejak 15 Desember hingga saat ini, secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia. Bukan hanya Omicron, varian Delta dan varian lain yang terdeteksi lebih dulu juga masih ada di Indonesia.

“Laporan perawatan rumah sakit juga menunjukkan tren meningkat kembali. Pemerintah seharusnya menentukan parameter, saat tercapai indikator apa harus segera ditarik rem darurat,” ucap dia menegaskan.

Mufida kembali mengajak publik untuk meningkatkan disiplin dan menegakkan protokol kesehatan. Ia melihat pemakaian masker dan kebiasaan mencuci tangan sudah mulai kendor, terutama di ruang-ruang publik.

“Tidak panik berlebihan, tapi disiplin wajib diterapkan. Jadikan kebiasaan baru memakai masker dan selalu mencuci tangan, karena itu juga bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat,” kata Mufida.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Hore, Penumpang Kereta Jarak Jauh yang Sudah Vaksin Kedua Tak Perlu Tes Antigen

18 Mei 2022 - 19:50 WIB

Mulai Hari Ini, OJK Terbitkan Aturan Baru Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan 

18 Mei 2022 - 19:30 WIB

OJK

Waspada! Kasus Hepatitis Akut Misterius di Indonesia Bertambah Menjadi 14

18 Mei 2022 - 19:08 WIB

Hepatitis akut misterius

Ngeri, Detik-detik Bus Rombongan Takziah Terbalik di Sleman, Puluhan Luka-luka 1 Tewas

18 Mei 2022 - 17:35 WIB

Sekolah di Swasta, Siswa Miskin Jabar Dapat Bantuan Rp2,7 Juta/tahun

18 Mei 2022 - 17:20 WIB

Tak Bayar THR, Dunkin Donuts Resmi Dilaporkan

18 Mei 2022 - 17:02 WIB

Trending di Nasional