Kawanan Lumba-lumba Terdampar di Pantai Padang Galak Bali

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian, Rabu 10 Agustus 2022 Profil Irjen Ferdy Sambo, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Kota Bogor Diramalkan Cerah Berawan, Rabu 10 Agustus 2022 E-KTP Jadi Syarat Beli Rokok? Terkini! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Selasa 9 Agustus 2022

Nasional · 14 Jan 2022 14:10 WIB

Kawanan Lumba-lumba Terdampar di Pantai Padang Galak Bali


 empat Lumba-lumba Terdampar Di Bibir Pantai Padang Galak, Denpasar, Bali. (kompas/Bogordaily.net) Perbesar

empat Lumba-lumba Terdampar Di Bibir Pantai Padang Galak, Denpasar, Bali. (kompas/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Kawanan Lumba- lumba risso atau jenis glampus griseus terdampar di sekitar Pantai Padang Galak, Denpasar, Bali, Ada 4 lumba-lumba yang terdampar.

Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Permana Yudiarso mengatakan, awalnya satu lumba-lumba terdampar pada Rabu, 12 Januari sore. Sedangkan pada hari ini terlihat 4 lumba-lumba di Pantai Padang Galak.

“Ternyata siang tadi ada video viral nelayan yang menarik-narik lumba-lumba di Pantai Padang Galak. Kami cek di sana ada empat dan yang satu sepertinya sakit terdampar,” kata Yudiarso, dikutip dari Kamis, 13 Januari.

Saat ini, satu lumba-lumba yang terdampar diupayakan didorong ke laut agar tidak terdampar. Sementara, kawanan lainnya masih di sekitar pantai tersebut.

“Lagi diupayakan didorong, kita dorong ke laut kita cegah supaya tidak terdampar. Ketika dia dorong ada tetap yang terdampar dan ingin ke laut itu tandanya mau mati biasanya prilakunya seperti itu,” ujar Yudiarso.

Aksi penyelamatan dilakukan tim gabungan dari Balawista (penjaga pantai), BKSDA Bali, dan BPBD Kota Denpasar.

Terlibat juga unsur Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSL) Denpasar, serta nelayan setempat.

Awalnya hanya ada satu ekor lumba-lumba yang terdampar dalam keadaan sakit.
Mamalia itu lantas terdampar  di bibir pantai.

“Tadi pagi dua ekor sudah ada di tepi. Saat kita dorong ke lautan ada nambah lagi. Total ada empat ekor,” kata seorang relawan, Ida Bagus Nalarya.

Silih berganti, beberapa ekor lainnya tampak bermunculan sesekali, yang diyakini ikut menunggu kawanannya yang sakit itu.

Kamis pagi, petugas gabungan akhirnya melakukan evakuasi dengan mendorongnya ke tengah laut.

Berdasar pemantauan di lapangan tadi pagi dua ekor sudah ada di tepi,” kata Kalaksa BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa.

Namun, saat dilakukan evakuasi, bertambah lagi dua ekor lumba-lumba yang mendekat.

“Saat kita dorong ke lautan, ada nambah lagi dua ekor, sehingga total ada empat ekor,” imbuh Gus Joni, sapaan akrabnya.

Gus Joni menjelaskan proses evakuasi keempat ekor lumba-lumba tersebut berlangsung lama dan tidak mudah.

Pasalnya, keempat ekor ikan cerdas ini diyakini saling menanti kawanannya hingga bugar kembali sebelum melaut. Lumba-lumba, memang dikenal sebagai ikan dengan kesetiakawanan tinggi yang tidak meninggalkan kawanannya begitu saja.

Ketika satu ekor di antaranya sakit dan terdampar, kawanannya akan menunggu sampai pulih dan melaut bersama. Jika satu lumba-lumba yang sakit tak kunjung pulih, kawanannya akan menunggu di sekitar bibir pantai sampai yang sakit tadi mati.

“Berkali-kali kita dorong, tetapi kembali lagi,” tambah seorang relawan dikutip dari inewabali.

“Beruntung keempat lumba-lumba tersebut berhasil diselamatkan untuk kembali ke tengah laut,” papar Gus Joni.

Setelah evakuasi, pihak relawan dibantu Balawista terus melakukan pemantauan. Kondisi cuaca ekstrem di perairan Bali secara keseluruhan, menurut Gus Joni, turut mempengaruhi habitat lumba-lumba di tengah laut.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

PLN Beri Bantuan Sambungan Listrik ke 77 Keluarga Kurang Mampu

10 Agustus 2022 - 12:41 WIB

sambungan listrik Keluarga Kurang Mampu

Heboh! Pasutri di Gianyar Jual Video Porno

10 Agustus 2022 - 12:17 WIB

pasutri gianyar

Kenali 4 Ciri Seseorang yang Perfeksionis

10 Agustus 2022 - 11:51 WIB

Perfeksionis

DKI Tempati Peringkat Atas Kasus Konfirmasi Covid-19

10 Agustus 2022 - 11:29 WIB

DKI Peringkat Atas Covid-19

Mahfud MD Sebut Motif Pembunuhan Brigadir J Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa

10 Agustus 2022 - 08:20 WIB

Namanya Terseret Kasus Brigadir J, Fahmi Alamsyah Mundur dari Penasihat Kapolri

10 Agustus 2022 - 08:15 WIB

Trending di Nasional