Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK, Ini Profil Ubedilah Badrun

Menu

Mode Gelap
DLH Kabupaten Bogor Kantongi Nama Perusahaan yang Cemari Situ Citongtut Lakukan Penataan Kemacetan, Ade Yasin Perintahkan Jajarannya Terjun Langsung Kembalikan Jenazah Pahlawan Kemerdekaan Korea, Moon Jae-in Apresiasi Kazakhstan Satu Siswa Positif Covid-19, SMPN 1 Cibinong Hentikan PTM Imbas Ricuh Mapolda, Ketum LSM GMBI Dibekuk Polda!

Tokoh · 11 Jan 2022 11:38 WIB

Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK, Ini Profil Ubedilah Badrun


 Ubedilah Badrun laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK. (@ubedilahbadrun.official/Bogordaily.net) Perbesar

Ubedilah Badrun laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK. (@ubedilahbadrun.official/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Ubedilah Badrun melaporkan dua anak Presiden Joko “Jokowi” Widodo, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya dilaporkan atas dugaan tindak pidana pencucian uang.

Sang pelapor adalah aktivis 98 yang menjadi dosen di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), berikut profil Ubedilah Badrun :

1. Ubedilah dijuluki sebagai idiologi FKSMJ

Ubedilah lahir pada 15 Maret 1972. Ia juga dikenal sebagai akademisi, analis sosial politik dan aktivis gerakan mahasiswa dan pendiri FKSMJ 1996, sebuah organisasi pergerakan mahasiswa yang kemudian menjadi motor penting gerakan reformasi 1998.

Para aktivis Jakarta pun menjulukinya idiologi FKSMJ. Sebab, ia lebih memilih menjadi seorang guru yang membentuk karakter bangsa dan menggeluti dunia tulis menulis, dibandingkan menjadi anggota DPR dan masuk ke partai politik.

2. Ubedilah pernah pimpin rapat strategi gerakan reformasi

Di masa kuliah, Ubedilah pernah terpilih sebagai mahasiswa berprestasi IKIP Jakarta pada 1995. Kemudian, ia juga pernah terpilih sebagai Presidium FKSMJ pada 1996, sebuah organisasi penting penggerak gerakan mahasiswa 1998.

Pada 1995, Ubedilah pernah ditangkap polisi saat menjadi pimpinan simpul gerakan demonstrasi menuntut Harmoko diadili dan Golkar dibubarkan di depan gedung Kejaksaan Agung. Pada 26 Desember 1997, ia memimpin demonstrasi menolak pencalonan kembali Soeharto sebagai Presiden RI.

Selain itu, masih banyak lagi aktivitas yang dilakukan Ubedilah. Mulai dari pernah mengingatkan Habibie bahwa akan jatuh apabila menggantikan Soeharto, hingga memimpin rapat strategi gerakan reformasi.

3. Ubedilah fokus mengajar dan menulis

Ubedilah lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengajar dan menulis. Pada 1997-2002, Ubedilah pernah mengajar di Labschool Jakarta dan menjadi vice principal di Tokyo Indonesian School (SRIT) sambil mendalami budaya dan politik Jepang hingga akhir 2006.

Sepulang dari Jepang, ia kini mengajar di Universitas Negeri Jakarta untuk mata kuliah Sosiologi Politik pada jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS). Beberapa karya tulisnya telah dipublikasikan di sejumlah media massa, baik lokal maupun nasional.

Karya tulis Ubedilah di antaranya Sufistik, Formaslistik dan Aksi Sosial (Harian Terbit, 1995), Menduga Kemungkinan Suksesi Nasional 1998 (dalam buku Perubahan Tanpa Gejolak?, Roch Basuki Mangunprojo, 1997), Pendidikan Politik Yang Buruk (Kompas, 2000), Kultur Universitas? (Transformasi-UNJ, 2001), Membaca Kemungkinan Dua Presiden (Media Indonesia, 2001), Bila Golkar Menang Pemilu 2004 (Jawa Pos, 2003), dan masih banyak lagi.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

2 Sosok Jendral TNI ini Siap Dampingi Maruli Simanjuntak

28 Januari 2022 - 15:38 WIB

maruli

Ridwan Kamil Didukung Jadi Kepala IKN, Paguyuban Pasundan: Sing Nanjung Sing Terus

28 Januari 2022 - 12:09 WIB

Paguyuban Pasundan

Puan Maharani Harap Perjanjian Ekstradisi RI-Singapura Kuatkan Komitmen Penegakan Hukum

27 Januari 2022 - 09:50 WIB

penegakan hukum

Kasus Omicron Naik, Fadli Zon Minta Sekolah Kembali Online

26 Januari 2022 - 11:12 WIB

Sekolah Kembali Online

Para Tokoh Sepakat Ridwan Kamil Pemimpin Nasional Representasi Orang Sunda

25 Januari 2022 - 23:49 WIB

Representasi Orang Sunda

Dukung Presiden Jokowi Tiga Periode, Mardigu Bossman Dikecam Netizen

25 Januari 2022 - 10:10 WIB

Mardigu Bossman
Trending di Tokoh