Polemik Lahan di Sentul City, Ada Oknum Dibalaik Warga Masih Keberatan

Menu

Mode Gelap
Geger! Instagram Mendiang Vanessa Angel Mendadak Hilang Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Kabupaten Bogor · 28 Jan 2022 23:34 WIB

Polemik Lahan di Sentul City, Diduga Ada Oknum Dibalik Warga yang Masih Keberatan


 Plang Lahan Sengketa Tanah PT. Sentul City. (irfan/Bogordaily.net) Perbesar

Plang Lahan Sengketa Tanah PT. Sentul City. (irfan/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Permasalahan sengketa lahan antara PT. Sentul City dan masyarakat di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor menuai banyak polemik sampai saat ini.

Terkait hal itu, Head of Corporate Communication PT Sentul City Tbk, David Rizar Nugroho angkat suara, ia menceritakan, pihaknya justru menawarkan kerjasama dengan masyarakat di Desa Bojong Koneng tersebut mengenai lahan.

Seharusnya, polemik seperti ini tak perlu terjadi. Karena pihak PT telah memberikan solusi yang terbaik untuk para warga.

“Seperti pemanfaatan lahan selama lahan tersebut belum dimanfaatkan oleh pemilik yang sah, dalam hal ini PT. Sentul City,” kata David Rizar Nugroho Jumat 22 Januari 2022.

Bahkan ia juga mengklaim bahwa, banyak warga yang menerima kerja sama ini dengan memanfaatkan lahan untuk bertani bahkan membuka usaha warung kecil-kecilan. Dan hal itu berlaku bagi masyarakat yang menjadi korban mafia tanah di Sentul.

“Ini berlaku bukan hanya untuk warga asli Bojong Koneng, tapi juga bagi warga luar yang jadi korban penipuan mafia tanah,” tambahnya.

Lanjutnya David mengatakan, dalam musyawarah pihak Sentul City telah menawarkan solusi bagi pihak yang sudah terlanjur mendapatkan tanah di Desa Bojong Koneng tanpa hak. Terutama tanah-tanah yang sudah dimanfaatkan oleh pihak tersebut sebagai tempat usaha.

“Sebagian besar dari para pihak ini telah menyadari kesalahannya dan mau menerima tawaran tersebut. Namun, sebagian dari mereka yang mungkin merasa di belakangnya ada oknum-oknum yang mem-backup mereka melakukan perlawanan melalui jalur politik,” pungkasnya.

 

 

Irfan Ramadan

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Pelonggaran Penggunaan Masker, Ridwan Muhibi: Hadiah Terindah

18 Mei 2022 - 18:22 WIB

Curhat Calon Jamaah Haji Asal Ciampea, Berharap Tetap Berangkat Meski Usia Lanjut

18 Mei 2022 - 18:04 WIB

Nekat Parkir Liar di Kandang Roda-Sentul! Siap-Siap Ban Digembok hingga Mobil Diderek

18 Mei 2022 - 17:12 WIB

Siswi SMK Negeri Bogor Puaskan Guru dan Penguji Demi Lulus Tugas Akhir

18 Mei 2022 - 16:29 WIB

tugas akhir

Hap! Tiga Bocah di Leuwisadeng Bogor Dicabuli

18 Mei 2022 - 14:52 WIB

Optimis Juara, Kampung KB Mawar Desa Rancabungur Wakili Kabupaten Bogor Lomba Tingkat Provinsi Jawa Barat

18 Mei 2022 - 13:07 WIB

Rancabungur
Trending di Kabupaten Bogor