Sebut Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Edy Dipanggil Penyidik Polri

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor

Nasional · 26 Jan 2022 17:43 WIB

Sebut Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Dipanggil Penyidik Polri


 Edy Mulyadi dipanggil Bareskrim Polri. (suara/Bogordaily.net) Perbesar

Edy Mulyadi dipanggil Bareskrim Polri. (suara/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri telah mengagendakan pemeriksaan terhadap pengarang, Edy Mulyadi (EM). Manatan  calon legislatif (caleg) Partai Keadilan Sejahtera itu, diperiksa lusa, 28 Januari 2022.

Pemanggilan tersebut, terkait ucapang Eddy yang diduga berisi hinaan. Kala itu Edy berucap, Kalimantan adalah tempat jin buang anak. Oleh karena itu, Polri melalukan pemanggilan.

“Pemanggilan kepada EM sebagai saksi dilakukan pada Jumat, 28 Januari 2022,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu, 26 Januari 2022.

Penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri telah menaikkan kasus Edy dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Penetapan itu dilakukan usai gelar perkara.

Sebelum gelar perkara, penyidik telah memeriksa 20 saksi. Para saksi terdiri atas 15 saksi dan lima saksi ahli.

“Hari ini Bareskrim telah mengirimkan dua tim ke Polda Kaltim dan Polda Jawa Tengah untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di wilayah tersebut, termasuk terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang berada di Jakarta,” ujar jenderal bintang dua itu.

Selanjutnya, penyidik memeriksa barang bukti yang telah disita ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polri. Proses penanganan kasus dipastikan terus berlanjut.

Polisi menerima tiga laporan, 16 pengaduan, dan 18 pernyataan sikap terkait dugaan ujaran kebencian Edy Mulyadi.

Salah satu pelaporan yang masuk di Bareskrim Polri dilayangkan Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI). Laporan teregistrasi dengan nomor: LP/B/0031/I/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 24 Januari 2022.

Edy dipersangkakan Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP yang mengatur terkait Penyebaran Berita Bohong.

Kemudian, Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang mengatur terkait penghinaan dan ujaran kebencian, Pasal 156 KUHP tentang Tindak Pidana kebencian atau Permusuhan Individu dan atau Antargolongan. ***

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

BMKG Sebut Ada Dua Zona Berbahaya di Cianjur yang Tak Layak Dihuni

3 Desember 2022 - 10:30 WIB

BMKG Cianjur

Tok! Komisi I DPR Setujui Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI  

2 Desember 2022 - 22:42 WIB

Komisi I DPR Menyetujui Pemberhentian dengan Hormat Jenderal Andika Perkasa

2 Desember 2022 - 19:08 WIB

Jenderal Andika Perkasa

Pengendara Nakal, Tilang Manual Kembali Dilakukan Polisi

2 Desember 2022 - 18:38 WIB

tilang manual kembali

Resmikan PLUT KUMKM Biak Numfor, KemenKopUKM Ciptakan Wirausaha Unggul di Papua

2 Desember 2022 - 16:23 WIB

Biak Numfor

Kabar Duka, Eks Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan Meninggal Dunia

2 Desember 2022 - 15:17 WIB

Ferry Mursyidan Baldan Meninggal
Trending di Nasional